Terbongkar, Profesi Asli Lelaki Pemutilasi Mayang Prasetyo

Ruben Setiawan | Suara.com

Rabu, 08 Oktober 2014 | 17:19 WIB
Terbongkar, Profesi Asli Lelaki Pemutilasi Mayang Prasetyo
Mayang Prasetyo dan Marcus Volke (inset). (Facebook)

Suara.com - Marcus Peter Volke, pelaku mutilasi Mayang Prasetyo, ternyata bukan seorang chef kapal pesiar seperti yang diberitakan sebelumnya. Rekan Volke memberikan kesaksian yang sama sekali berlawanan dengan laporan tersebut.

Menurut temannya itu, Marcus adalah seorang pekerja seks komersial (PSK). Ia berkenalan dengan Mayang Prasetyo alias Febri Andriansyah di sebuah rumah bordil terkemuka di Melbourne, Australia.

Lansiran Courier Mail, Marcus dan Mayang sama-sama bekerja di rumah bordil tersebut. Rumah maksiat itu bukan tempat kerja pertama Marcus. Sebelumnya, lelaki yang dengan sadis memotong Mayang dan merebusnya itu, juga pernah bekerja sebagai PSK di Kopenhagen, Denmark.

Semasa di Kopenhagen, Marcus memakai julukan "Heath XL" dan mengiklankan dirinya sebagai "pemuda seksi Australia yang ramah, santai, bijaksana, serta profesional.

"Saya sangat terbuka pada orang macam apapun, usia berapapun, dan latar belakang apapun, tapi jika Anda santai, serius, dan ramah, maka kita bisa cocok satu sama lain," bunyi iklan Marcus.

Hanya sedikit orang yang tahu bahwa Marcus memiliki identitas ganda. Ia belum lama ini pindah ke Brisbane dari Melbourne bersama Mayang, yang juga bekerja sebagai PSK transgender dengan bayaran mencapai 500 dolar atau sekitar Rp6 juta per jam.

Alex Devantier, seorang kawan Marcus dan Mayang mengatakan, Marcus tidak pernah bekerja sebagai chef. Ia dan Mayang sengaja mengaku berprofesi sebagai chef untuk menutupi pekerjaan mereka yang sesungguhnya.

"Marcus bahkan tidak menceritakan soal kehidupan pribadinya kepada teman-teman dekatnya. Mereka berbohong kepada keluarga mereka, sehingga keluarga mereka tidak mengetahui pekerjaan apa yang sebenarnya mereka geluti," jelas Devantier kepada Daily Mail Australia.

Jadi, sebelum pindah ke Brisbane, Marcus dan Mayang sama-sama bekerja di Pleasure Dome, sebuah rumah bordil di Melbourne. Saat tinggal di Brisbane, keduanya menjalankan bisnis syahwat mereka secara mandiri.

Kesaksian rekan Marcus dan Mayang tersebut senada dengan pengakuan ibunda keduanya. Dorothy Volke, ibunda Marcus, mengaku tidak tahu apa yang terjadi pada kehidupan si anak. Menurut Dorothy, ia sudah tidak bertemu dengan putranya sejak 18 bulan yang lalu.

Sementara itu, ibunda Mayang, Nining Sukarni, mengatakan, hanya mengetahui bahwa Mayang bekerja di kapal pesiar dari laporan media. Nining juga mengaku tidak mengetahui apa pekerjaan Mayang sehingga bisa membiayai sekolah kedua adiknya di Lampung, Indonesia.

Sebelumnya diberitakan, Mayang Prasetyo alias Febri Andriansyah dibunuh oleh Marcus Peter Volke. Mayatnya dimutilasi dan sebagian potongan tubuhnya direbus oleh Volke.

Polisi menggerebek kediaman Volke setelah ada laporan tetangga yang mencium bau daging busuk dari apartemen si lelaki. Polisi menemukan sebagian potongan tubuh manusia sedang direbus di atas kompor.

Volke melarikan diri lewat pintu belakang dan nekat mengakhiri nyawanya dengan cara menggorok lehernya sendiri di tempat yang berjarak 100 meter dari TKP. (Courier Mail)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polri Mengaku Belum dapat Informasi soal Mayang Prasetyo

Polri Mengaku Belum dapat Informasi soal Mayang Prasetyo

News | Rabu, 08 Oktober 2014 | 05:40 WIB

Sebut Mayang Prasetyo "Banci", Media Australia Dituntut Minta Maaf

Sebut Mayang Prasetyo "Banci", Media Australia Dituntut Minta Maaf

News | Selasa, 07 Oktober 2014 | 20:00 WIB

Mayang Prasetyo: Marcus Sebaik-baiknya Orang

Mayang Prasetyo: Marcus Sebaik-baiknya Orang

News | Selasa, 07 Oktober 2014 | 19:30 WIB

Imigrasi Keluarkan Paspor Mayang Atas Nama Febri Andriansyah

Imigrasi Keluarkan Paspor Mayang Atas Nama Febri Andriansyah

News | Selasa, 07 Oktober 2014 | 18:56 WIB

Mayang Prasetyo Punya Usaha Jual Beli Anjing

Mayang Prasetyo Punya Usaha Jual Beli Anjing

News | Selasa, 07 Oktober 2014 | 18:21 WIB

Data Mayang Tak Ditemukan di Balai Pelayanan TKI Bali

Data Mayang Tak Ditemukan di Balai Pelayanan TKI Bali

News | Selasa, 07 Oktober 2014 | 18:11 WIB

Terkini

Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden

Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:45 WIB

Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM

Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:25 WIB

Wamendagri Wiyagus: Perkuat Peran Damkar, Satpol PP dan Satlinmas untuk Lindungi Masyarakat

Wamendagri Wiyagus: Perkuat Peran Damkar, Satpol PP dan Satlinmas untuk Lindungi Masyarakat

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:21 WIB

Prabowo Kumpulkan 1.500 Komandan Satuan TNI di Bogor: Kobarkan Semangat Maju Tak Gentar

Prabowo Kumpulkan 1.500 Komandan Satuan TNI di Bogor: Kobarkan Semangat Maju Tak Gentar

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:12 WIB

Respons Pratikno Soal Kasus Daycare Aceh: Ada Proses Hukum, Trauma Healing hingga Penutupan

Respons Pratikno Soal Kasus Daycare Aceh: Ada Proses Hukum, Trauma Healing hingga Penutupan

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:11 WIB

Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat

Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:01 WIB

Marak Kasus Kekerasan Anak, Menko PMK Instruksikan Pemda Audit Seluruh Daycare

Marak Kasus Kekerasan Anak, Menko PMK Instruksikan Pemda Audit Seluruh Daycare

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:00 WIB

Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora

Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:56 WIB

3 WNI Diciduk di Makkah Terkait Haji Ilegal, Ada Petugas yang Terlibat?

3 WNI Diciduk di Makkah Terkait Haji Ilegal, Ada Petugas yang Terlibat?

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:49 WIB

Butuh 2 Abad Samai Harta Prabowo, Perempuan Mahardika: Buruh Mustahil Sejahtera di Sistem Oligarki!

Butuh 2 Abad Samai Harta Prabowo, Perempuan Mahardika: Buruh Mustahil Sejahtera di Sistem Oligarki!

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:45 WIB