Anggota Fraksi PPP DPR Dipastikan Tetap Solid

Siswanto

Selasa, 11 November 2014 | 08:24 WIB
Anggota Fraksi PPP DPR Dipastikan Tetap Solid
Ketua umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terpilih, Romahurmuziy (tengah) mengangkat tangan bersama Ketua Majelis Pakar Barlianta Harahap (kedua kanan), anggota Mahkamah, Mahfudoh (kanan), formatur Suharso Manoarfa (kiri), dan Emron Pangkapi (kedua k

Suara.com - Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan Hasan Husairi Lubis memastikan bahwa 39 anggota Fraksi PPP DPR tetap solid.

"Kondisi anggota DPR masih di bawah kendali Ketua Fraksi Pak Hasrul Azwar dan Ketua Umum Romahurmuziy. Faktanya, muktamar Surabaya yang diakui negara," kata Hasan kepada suara.com, Selasa (11/11/2014).

Hasan menekankan bahwa semua anggota Fraksi PPP tetap fokus bekerja untuk rakyat.

Terkait dengan dikabulkannya gugatan kubu Suryadharma Ali di PTUN dan PTUN memerintahkan kepada kubu Romahurmuziy untuk menunda pelaksanaan SK Menkumham RI Nomor M.HH 07.AH.11.01 Tahun 2014 tanggal 28/10/14 tentang Pengesahan Perubahan Susunan Kepengurusan DPP PPP, kata Hasan, itu sifatnya hanya untuk memeriksa atau menunda, bukan membatalkan SK. Penundaan dilakukan selama proses pemeriksaan perkara berlangsung sampai dengan putusan dalam perkara memperoleh kekuatan hukum tetap.

Hasan menambahkan saat ini pihaknya tengah melakukan konsolidasi internal.

Berdasarkan keputusan Muktamar VIII di Surabaya, Jawa Timur, lalu, terjadi perubahan nomenklatur, dari Dewan Pimpinan Cabang menjadi Dewan Pimpinan Daerah, dari Pimpinan Anak Cabang menjadi Dewan Pimpinan Cabang, lalu Ranting menjadi Pimpinan Anak Cabang.

Seperti diketahui, internal PPP sedang bergejolak. Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly telah mengesahkan kepengurusan PPP di bawah Romahurmuziy yang merupakan hasil Muktamar VIII PPP di Surabaya pada 15-18 Oktober 2014. Langkah Menkumham tersebut kemudian dianggap kubu Suryadharma Ali bermuatan politik, karena dilakukan ketika internal PPP masih bermasalah. Lalu, kubu Suryadharma menggugat ke PTUN.

Kemudian, Romahurmuziy menegaskan bahwa penetapan PTUN itu bukan merupakan suatu putusan. "Dan jauh dari apa yang disebut sebagai putusan final," kata Romahurmuziy. "Kesimpulannya, SK Menkumham soal Muktamar Surabaya tetap berlaku dan memiliki kekuatan hukum yang mengikat." 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Romi: Muktamar PPP Surabaya Tetap Sah

Romi: Muktamar PPP Surabaya Tetap Sah

News | Senin, 10 November 2014 | 07:11 WIB

Terkini

Arab Saudi Cari Jalur Ekspor Minyak Baru, Masa Depan Selat Hormuz Makin Suram karena Perang

Arab Saudi Cari Jalur Ekspor Minyak Baru, Masa Depan Selat Hormuz Makin Suram karena Perang

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:52 WIB

3 Zodiak yang Diprediksi Sukses Finansial 14 Agustus 2026, Rezeki Makin Lancar

3 Zodiak yang Diprediksi Sukses Finansial 14 Agustus 2026, Rezeki Makin Lancar

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:48 WIB

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:25 WIB

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:17 WIB

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

×