Ada 'Sesuatu' yang Direbutkan Anggota TNI-Polri

Siswanto | Bagus Santosa | Suara.com

Kamis, 20 November 2014 | 11:37 WIB
Ada 'Sesuatu' yang Direbutkan Anggota TNI-Polri
Sejumlah perwira tinggi Polisi diambil sumpah jabatan saat pelantikan untuk menempati sejumlah jabatan di Ruang Rapat Utama Mabes Polri, Jakarta, Rabu (3/9).

Suara.com - Anggota Komisi Pertahanan (I) DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, TB Hasanuddin, mengatakan pemicu bentrok antara anggota Polri dan TNI biasanya terjadi karena kecemburuan.

"Seguru seilmu jangan ganggu, jangan saling ganggulah. Masing-masing punya lahan. Saya berdasarkan di lapangan, gesekan itu muncul karena kecemburuan. Terlepas dari apapun masalah kecemburuan sosial saja," kata Hasanuddin di DPR, Jakarta, Kamis (20/11/2014). Pernyataan tersebut terkait dengan bentrok antara anggota Polri dan TNI di Batam, Kepulauan Riau, pada Rabu 19 November malam lalu.

Hasanuddin menduga ada "sesuatu" yang sedang mereka rebutkan. Namun, Hasanuddin enggan menerangkannya "sesuatu" yang ia maksud.

"Misalnya saja kasus yang terjadi di Karawang, itu kan belakangya ada sesuatu. Kemudian di Batam, di Medan. Ini yang tidak boleh terjadi," katanya.

Setelah bentrok, biasanya kedua institusi menyelenggarakan acara deklarasi perdamaian. Tapi, kata Hasanuddin, perdamaian Polri dan TNI hanya di tataran elite alias tak mengakar sampai ke tingkat prajurit. Dengan demikian di lapangan, mereka kerab bergesekan.

"Memang ada golf bersama itu kan para perwiranya doang, tamtamanya tidak main golf," kata Hasanuddin.

Hasanuddin mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo untuk segera memanggil Panglima TNI Jenderal Moeldoko dan Kapolri Jenderal Sutarman untuk duduk bersama dan mencari cara menciptakan perdamaian yang benar-benar mengakar sampai ke tingkat prajurit.

"Kalau terjadi lagi kasus seperti ini, maka Panglima Kodam dan Kapolda dicopot. Ini akan memberikan efek jera di lapangan tentu akan berjaga-jaga," kata Hasanuddin.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch Neta S. Pane mengatakan bentrokan antara anggota TNI dan Polri di Batam menunjukkan makin buruknya hubungan psikologis antara kedua institusi aparatur keamanan tersebut. Pertikaian di Batam merupakan yang kedua kali terjadi dalam tiga bulan terakhir.

"Ada tiga penyebab utama dalam kasus bentrokan TNI-Polri di Batam," kata Neta.

Pertama, tidak terkendalinya aksi backing mem-backing, baik dalam bisnis legal maupun ilegal, yang dilakukan oknum kedua institusi. Kedua, masih membaranya dendam kesumat antar oknum kedua institusi pascabentrokan 21 September 2014 yang mengakibatkan empat anggota Batalion 134 Tuah Sakti tertembak.

Ketiga, penggunaan seragam loreng militer pada anggota Brimob, yang dinilai sebagai wujud arogansi Polri. Penggunaan seragam loreng pada Brimob telah membuat lapisan bawah TNI tersinggung hingga gampang terpicu emosi jika berhadapan dengan anggota Brimob.

IPW mendesak pemerintah segera memerintahkan Kapolri Jenderal Sutarman agar mencabut penggunaan seragam loreng pada anggota Brimob.

"Jika hal ini tidak dilakukan bentrokan TNI-Brimob dikhawatirkan akan meluas ke daerah lain," katanya.

IPW juga mendesak agar Kapolda Kepri dan Danrem di Batam dievaluasi atau dicopot. Sebab, bentrokan tersebut dinilai tak terlepas dari kelengahan elite-elite TNI-Polri dalam mencermati dinamika di Batam pascabentrokan 21 September 2014.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tiga Sebab Bentrok TNI Lawan Polri di Batam

Tiga Sebab Bentrok TNI Lawan Polri di Batam

News | Kamis, 20 November 2014 | 10:40 WIB

Investigasi Penembakan Anggota TNI Belum Bisa Dipublikasikan

Investigasi Penembakan Anggota TNI Belum Bisa Dipublikasikan

News | Kamis, 25 September 2014 | 13:24 WIB

Komisi I DPR Selidiki Bentrokan TNI Vs Polisi di Batam

Komisi I DPR Selidiki Bentrokan TNI Vs Polisi di Batam

News | Selasa, 23 September 2014 | 16:36 WIB

Terkini

Gus Ipul Ingatkan Pegawai Kemensos: Korupsi Besar Berawal dari 'Ah, Ini Biasa'

Gus Ipul Ingatkan Pegawai Kemensos: Korupsi Besar Berawal dari 'Ah, Ini Biasa'

News | Senin, 18 Mei 2026 | 10:03 WIB

Senin Pagi di Jakarta Timur: Macet Parah Usai Libur Panjang, Kendaraan Cuma Melaju 10 Km/Jam

Senin Pagi di Jakarta Timur: Macet Parah Usai Libur Panjang, Kendaraan Cuma Melaju 10 Km/Jam

News | Senin, 18 Mei 2026 | 10:02 WIB

Sadis! Cuma Nunggak Rp3,3 Juta, Pemuda di Cakung Disekap dan Disiksa di Showroom Motor

Sadis! Cuma Nunggak Rp3,3 Juta, Pemuda di Cakung Disekap dan Disiksa di Showroom Motor

News | Senin, 18 Mei 2026 | 09:39 WIB

Drone Hantam Pembangkit Nuklir UEA, Trump Ancam Iran: Waktu Kalian Hampir Habis

Drone Hantam Pembangkit Nuklir UEA, Trump Ancam Iran: Waktu Kalian Hampir Habis

News | Senin, 18 Mei 2026 | 09:35 WIB

Kronologis Dua Pesawat Tempur Amerika Serikat Tabrakan di Udara

Kronologis Dua Pesawat Tempur Amerika Serikat Tabrakan di Udara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 09:27 WIB

Dijerat Pasal Berlapis, Feri Penyekap dan Pemerkosa Mahasiswi di Makassar Terancam 12 Tahun Penjara!

Dijerat Pasal Berlapis, Feri Penyekap dan Pemerkosa Mahasiswi di Makassar Terancam 12 Tahun Penjara!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 09:14 WIB

Gagal Edar di Jakarta! Polda Metro Sikat 32 Kg Sabu 'Kiriman' Malaysia di Apartemen Sayana Bekasi

Gagal Edar di Jakarta! Polda Metro Sikat 32 Kg Sabu 'Kiriman' Malaysia di Apartemen Sayana Bekasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 08:47 WIB

Jambret WNA Coreng Jakarta Kota Teraman ke-2 ASEAN, Gubernur Pramono: Hukum Seberat-beratnya!

Jambret WNA Coreng Jakarta Kota Teraman ke-2 ASEAN, Gubernur Pramono: Hukum Seberat-beratnya!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 08:25 WIB

Resmikan Kelenteng Tian Fu Gong di PIK, Pramono Anung Singgung Dewa Jodoh hingga Edukasi Budaya

Resmikan Kelenteng Tian Fu Gong di PIK, Pramono Anung Singgung Dewa Jodoh hingga Edukasi Budaya

News | Senin, 18 Mei 2026 | 08:05 WIB

Kecelakaan Jet Tempur AS, Dua E/A-18G Growler Tabrakan di Gunfighters Air Show

Kecelakaan Jet Tempur AS, Dua E/A-18G Growler Tabrakan di Gunfighters Air Show

News | Senin, 18 Mei 2026 | 07:57 WIB