Kondisi Parlemen Indonesia Membingungkan

Doddy Rosadi, Nikolaus Tolen

Sabtu, 13 Desember 2014 | 14:31 WIB
Kondisi Parlemen Indonesia Membingungkan
Ilustrasi: Anggota DPR tengah rapat. [Antara/Ismar Patrizki]

Suara.com - Pengamat Politik yang juga merupakan Peneliti Senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia(LIPI) Siti Zuhro menyebut kondisi parlemen Indonesia saat ini sangat membingungkan. Hal itu dikarenakan adanya keinginan dari partai-partai politik yang hanya mau berkoalisi tetapi tidak mau untuk beroposisi.

"Seperti apa kondisi parlemen kita sejak dilantik, sangat  jelas parlemen kita berbeda dengan tahun 2009, kita tidak menyangka di tahun 2014 begitu selesai dilantik, polarisasi langsung terjadi. Agak membingungkan, karena koalisi ok tapi oposisi no, oposisi diganti jadi penyeimbang," kata Siti dalam Seminar Nasional yang bertajuk'Potret Komunikasi Politik Parlemen Republik Indonesia' di Auditorium Pascasarjana Universitas Mihammadiyah Jakarta Ciputat, Tanggerang, Sabtu(13/12/2014).

Hal yang lebih membingungkan baginya adalah posisi Partai Demokrat yang seolah-olah tidak punya pendirian dalam berpolitik saat ini. Keberadaan Partai yang dipimpin oleh Susilo Bambang Yudhoyono ini dinilainya tidak jelas berada di posisi mana. Gejala sikap partai Pemenang Pileg tahun 2009 ini dinilai Siti membuat politik di Indpnesia tidak bisa diukur.

"Lebih menggelikan, Demokrat, ke kiri tak jelas, kanan tidak jelas, maju-mundur juga tidak jelas. Posisi ini harus kita ubah, kalau tidak dalam pemerintah harus jadi oposisi. Demokrat layak bandul jam yang kekiri ke kanan, sehingga tidak bisa terukur, politik kita jadi tidak terukur, sehingga mendorong pososi politik yang tidak pasti," tambahnya.

Dia pun berharap ke depannya, partai-partai politik itu dapat bersatu, terutama dalam internalnya sendiri.Karena dengan demikian, akan bisa melahirkan para anggota parlemen yang berkualitas,baik daerah maupun pusat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Parpol Era Sekarang Dianggap Cenderung Oportunis

Parpol Era Sekarang Dianggap Cenderung Oportunis

News | Sabtu, 29 November 2014 | 17:06 WIB

Golkar Tentukan Sikap Oposisi Usai Keputusan MK

Golkar Tentukan Sikap Oposisi Usai Keputusan MK

News | Jum'at, 01 Agustus 2014 | 21:01 WIB

Ingin Buat Sejarah Baru, Golkar Siap Jadi Oposisi

Ingin Buat Sejarah Baru, Golkar Siap Jadi Oposisi

News | Minggu, 27 Juli 2014 | 02:55 WIB

Golkar Jadi Oposisi, Fadel: Keputusannya Bulan Depan

Golkar Jadi Oposisi, Fadel: Keputusannya Bulan Depan

News | Selasa, 22 Juli 2014 | 07:57 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB