Konflik APBD Ahok vs DPRD, Gaji Petugas Kebersihan Terlupakan

Siswanto, Nikolaus Tolen

Kamis, 12 Maret 2015 | 12:50 WIB
Konflik APBD Ahok vs DPRD, Gaji Petugas Kebersihan Terlupakan
Petugas kebersihan Rosyid yang berperasi di Pasar Minggu, Jakarta. [suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Perselisihan APBD DKI Jakarta 2015 antara Gubernur Basuki Tjahaja Purnama dan DPRD sudah berimbas kepada masyarakat berekonomi lemah. Di antaranya, dialami oleh petugas kebersihan di lapangan.

Salah satu petugas kebersihan yang ditemui suara.com, Kamis (12/3/2015), bernama Rosyid. Petugas di Jalan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, ini mengaku belum menerima bayaran sejak Februari 2015.

“Waduh mas, kita ini bekerja setiap hari, tanpa libur, gaji yang seadanya, itu pun bayarnya tidak jelas lagi, gaji bulan Januari lalu saja baru dibayar tanggal 24 Februari kemarin,” kata warga Jembatan Serong, Depok Lama, Jawa Barat.

Rosyid sebenarnya tidak mau terlalu mempermasalahkan keterlambatan penggajian, tapi bagi dia, kasus ini menunjukkan pemerintah kurang perhatian dengan orang-orang berpenghasilan kecil.

Rosyid sudah empat tahun menjadi petugas pemungut sampah warga Jakarta. Karena rumahnya jauh, setiap pagi, ia bangun pukul empat, kemudian mengejar kereta di Stasiun Depok Lama yang paling pagi agar tidak terlambat sampai di tempat kerja. Jam enam, ia harus mulai membersihkan sampah.

Ayah tiga anak ini mengaku sangat menyintai pekerjaan. Saking cintanya, ia sering tidak mau mengambil jatah libur.

“Memang melelahkan mas, karena setiap hari bangunnya jam segitu, kemudian sampai ditempat langsung kerja berat. Tapi, gak apa-apalah itulah pekerjaan, yang penting kita laksanakan dengan hati, insya Allah semuanya akan berjalan lancar dan kita pun bisa senang. Meskipun kita tidak ada jadwal libur dalam satu minggu, tapi kadang-kadang diberikan oleh pengawas, namun saya sendiri belum pernah mengambilnya, apalagi memintanya,” kata Rosyid.

Mengingat pentingnya peran petugas kebersihan, Rosyid berharap pemerintah memperhatikan mereka, setidaknya jangan menunda pembayaran gaji.

Saat ini, Rosyid sedang membiayai anaknya, Sulung, kuliah di kampus Bina Sarana Informatika, Depok. Kalau gaji molor, kata Rosyid, ia khawatir akan mengganggu kelancaran biaya anak.

“Ya harapannya saat ini mas kita, khususnya saya pribadi, karena anak saya sudah kuliah, tolonglah pemerintah jangan lupa dengan kami, uang tersebut bukan untuk kepentingan perut kami saja, tetapi buat anak-anak kami yang saat ini masih sekolah,” katanya.

Ketegangan hubungan Ahok dengan DPRD bermula dari pernyataan Ahok mengenai adanya dana siluman di APBD 2015 sebesar Rp12,1 triliun. DPRD pun bereaksi keras dengan menggunakan hak angket untuk menyelidiki langkah Ahok mengirimkan draft APBD ke Kementerian Dalam Negeri. Mereka berang karena rancangan yang dikirimkan Ahok ke kementerian bukan yang telah dibahas bersama dewan.

Sampai saat ini, Kementerian Dalam Negeri belum memutuskan solusi permasalahan APBD. Pengesahan APBD pun molor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tim Angket Batal Panggil Ketua DPRD Jakarta Hari Ini

Tim Angket Batal Panggil Ketua DPRD Jakarta Hari Ini

News | Rabu, 11 Maret 2015 | 19:23 WIB

Prabowo: Saya Belajar dari Ahok Ngomong Bajingan

Prabowo: Saya Belajar dari Ahok Ngomong Bajingan

News | Rabu, 11 Maret 2015 | 17:35 WIB

Terkini

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Bali | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Surakarta | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44 WIB

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:30 WIB

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:29 WIB

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Jogja | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:35 WIB

×