Jika Tak Penuhi Panggilan Ketiga, Hotma akan Dipanggil Paksa

Siswanto, Nikolaus Tolen

Rabu, 01 April 2015 | 16:54 WIB
Jika Tak Penuhi Panggilan Ketiga, Hotma akan Dipanggil Paksa
Komisioner Komisi Yudisial Taufiqurrohman Syahuri. [suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Komisi Yudisial siap melayangkan kembali surat pemanggilan kepada kuasa hukum Hakim Sarpin Rizaldi, Hotma Sitompul, untuk diperiksa. Ini merupakan panggilan ketiga setelah dua panggilan sebelumnya tidak dipenuhi. Sarpin adalah hakim yang menangani kasus praperadilan yang diajukan Komjen Budi Gunawan di Pengadilan Jakarta Negeri Selatan.

“KY mempertimbangkan apakah perlu dipanggil untuk ketiga kalinya, karena di dalam peraturan KY kalau sampai tiga kali panggilan belum hadir, maka KY akan melakukan pemanggilan paksa atas bantuan penegak hukum,” kata Komisioner Komisi Yudisial Taufiqurrohman Syahuri di gedung Komisi Yudisial, Jalan Kramat Raya, Salemba, Jakarta Pusat, Rabu (1/4/2015).

Menurut Taufiq kalau saja Hotma mau diperiksa, masalah akan cepat selesai. Hotma akan diperiksa terkait hubungannya dengan hakim Sarpin.

Taufiq mengatakan pemeriksaan ini juga sekaligus untuk mengklarifikasi terkait pernyataan Hotma pascaputusan sidang praperadilan Budi Gunawan.

“Tentu saja kaitannya antara advokat dengan hakim, kan itu ada diatur dalam etik, itu saja yang ingin KY dapatkan, dan mungkin sebentar kalau dia mau datang itu. Sudah saya jelaskan tidak ada kaitan dengan sidang praperadilan, tetapi pascasidang dengan pernyataan-pernyataan beliau terkait dengan Pak Sarpin itu,” kata Taufiq.

Tetapi, kata Taufiq, niat baik Komisi Yudisial tidak disambut baik oleh Hotma. Hotma dinilai malah mempersoalkan legalitas dan prosedur pemanggilan, yang menurut KY sudah sesuai dengan hukum. 

“Jadi pak Hotma Itu saya tidak habis pikir ya, mau datang ke KY, tapi tidak mau diperiksa. Karena ada pernyataan beliau di media, Kami hanya ingin mencocokkan apakah itu   betul disampaikan atau jangan-jangan itu hanya mungkin salah karena ditulis oleh berita, jangan-jangan ada kesalahan, itu saja.  Tetapi selalu saja  mempersoalkan legalitas, mempersoalkan prosedur, jadi Pak Hotma ini kayaknya  punya SOP sendiri,” kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Alasan Hakim Sarpin 'Ogah' Dipanggil KY

Ini Alasan Hakim Sarpin 'Ogah' Dipanggil KY

News | Rabu, 01 April 2015 | 14:04 WIB

Diteken Orang Berbeda, Hotma: Surat Panggilan KY Bisa Dituntut

Diteken Orang Berbeda, Hotma: Surat Panggilan KY Bisa Dituntut

News | Rabu, 01 April 2015 | 12:27 WIB

Pengacara Hakim Sarpin Tolak Diperiksa Komisi Yudisial

Pengacara Hakim Sarpin Tolak Diperiksa Komisi Yudisial

News | Rabu, 01 April 2015 | 11:53 WIB

Dilaporkan Sarpin, Ketua KY Minta Bareskrim Tunda Pemeriksaan

Dilaporkan Sarpin, Ketua KY Minta Bareskrim Tunda Pemeriksaan

News | Rabu, 01 April 2015 | 11:35 WIB

Banyak yang Ajukan Praperadilan, Hakim Sarpin: Kasus BG Berbeda

Banyak yang Ajukan Praperadilan, Hakim Sarpin: Kasus BG Berbeda

News | Senin, 30 Maret 2015 | 16:00 WIB

Terkini

Teknikal IHSG Hari Ini: Uji Resistance 5.450 di Tengah Aksi Jual Asing dan Isu MSCI

Teknikal IHSG Hari Ini: Uji Resistance 5.450 di Tengah Aksi Jual Asing dan Isu MSCI

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 08:20 WIB

Tri Gelar Undian 2.026 Hadiah, Pelanggan Bisa Tentukan Hadiah Incaran

Tri Gelar Undian 2.026 Hadiah, Pelanggan Bisa Tentukan Hadiah Incaran

Tekno | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 08:18 WIB

Buku Transformasi Kamar Kedua Parlemen Indonesia, Lalu Niqman Zahir Dorong Penguatan Demokrasi

Buku Transformasi Kamar Kedua Parlemen Indonesia, Lalu Niqman Zahir Dorong Penguatan Demokrasi

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 08:09 WIB

Inovasi Media MUWAKIB: Cara Guru NU Pekalongan Bikin Belajar Bahasa Arab Jadi Seru

Inovasi Media MUWAKIB: Cara Guru NU Pekalongan Bikin Belajar Bahasa Arab Jadi Seru

Your Say | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Bagaimana Cara Membersihkan Kerak Gosong di Teflon? Ini Tips Aman Tanpa Merusak Lapisan

Bagaimana Cara Membersihkan Kerak Gosong di Teflon? Ini Tips Aman Tanpa Merusak Lapisan

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Optimisme Bisnis Berlanjut, BRI Gelontorkan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham Tahap II

Optimisme Bisnis Berlanjut, BRI Gelontorkan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham Tahap II

Bogor | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 08:02 WIB

Tren Umrah Meningkat, Generasi Muda Kian Serius Menyiapkan Dana Ibadah

Tren Umrah Meningkat, Generasi Muda Kian Serius Menyiapkan Dana Ibadah

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 07:59 WIB

Bukan Sitaan Kasus BGN! Motor Trail Terbengkalai di Lahan Kosong Bekasi Ternyata Proyek Kemhan

Bukan Sitaan Kasus BGN! Motor Trail Terbengkalai di Lahan Kosong Bekasi Ternyata Proyek Kemhan

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 07:58 WIB

BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan

BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan

Bekaci | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 07:58 WIB

Bidik Pertumbuhan Jangka Panjang, BRI Kembali Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun

Bidik Pertumbuhan Jangka Panjang, BRI Kembali Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun

Jakarta | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 07:52 WIB

×