Pengacara Hakim Sarpin Tolak Diperiksa Komisi Yudisial

Siswanto | Nikolaus Tolen | Suara.com

Rabu, 01 April 2015 | 11:53 WIB
Pengacara Hakim Sarpin Tolak Diperiksa Komisi Yudisial
Hakim Sarpin Rizaldi mendatangi Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Senin (30/3). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Kuasa hukum hakim Sarpin Rizaldi, Hotma Sitompul, mendatangi gedung Komisi Yudisial di Jalan Kramat, Jakarta Pusat, Rabu (1/4/2015) pagi.

Hotma datang didampingi timnya dari Hotma Sitompul and Associates untuk memenuhi panggilan Komisi Yudisial untuk diperiksa sebagai saksi untuk Sarpin. Sarpin merupakan hakim Pengadilan Jakarta Selatan yang memenangkan gugatan praperadilan yang diajukan Komisaris Jenderal Budi Gunawan.

Namun, ketika ditemui, Hotma membantah kalau kehadirannya untuk memenuhi panggilan Komisi Yudisial. Dia datang hanya untuk mengantar surat penolakan untuk diperiksa.

"Kalau orang dipanggil sebagai saksi kan harus ada kasusnya, tahu tidak masalahnya apa. Kami tidak mau ke atas, karena kami keberatan," kata Hotma.

Keberatan Hotma dikarenakan merasa tidak memiliki kaitan dengan masalah hakim Sarpin.

"KY itu sebenarnya hanya mengawasi kode etik, kenapa harus sampai mengomentari keputusan hakimnya," kata Hotma.

Selain menolak panggilan Komisi Yudisial, pada Rabu (18/3/2015) lalu, Hotma juga melaporkan Ketua Komisi Yudisial Suparman Marzuki dan anggotanya Taufiqurrahman Syahuri ke Bareskrim Mabes Polri. Kedua komisioner dilaporkan dengan tuduhan pencemaran nama baik dan telah merusak harkat dan martabat Sarpin secara pribadi maupun dalam profesi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Banyak yang Ajukan Praperadilan, Hakim Sarpin: Kasus BG Berbeda

Banyak yang Ajukan Praperadilan, Hakim Sarpin: Kasus BG Berbeda

News | Senin, 30 Maret 2015 | 16:00 WIB

Terkini

Sisi Humanis Warga Iran, Tawarkan Buah ke Jurnalis Padahal Rumahnya Hancur Lebur Habis Diserang

Sisi Humanis Warga Iran, Tawarkan Buah ke Jurnalis Padahal Rumahnya Hancur Lebur Habis Diserang

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:45 WIB

Tak Cuma Kepala Dinas, Bupati Tulungagung Diduga Peras Sekolah dan Camat

Tak Cuma Kepala Dinas, Bupati Tulungagung Diduga Peras Sekolah dan Camat

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:35 WIB

Ikhtiar Mbah Kibar Melawan Sita Bank dengan Goresan Kuas, Bukan Belas Kasihan

Ikhtiar Mbah Kibar Melawan Sita Bank dengan Goresan Kuas, Bukan Belas Kasihan

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:34 WIB

Kisah Mama Redha, Nelayan Perempuan Sumba yang Viral Jualan Hasil Laut Lewat TikTok Live

Kisah Mama Redha, Nelayan Perempuan Sumba yang Viral Jualan Hasil Laut Lewat TikTok Live

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:27 WIB

Mossad Punya Bos Baru, Tangan Kanan Benjamin Netanyahu Makin Yakin Bisa Gulingkan Rezim Iran

Mossad Punya Bos Baru, Tangan Kanan Benjamin Netanyahu Makin Yakin Bisa Gulingkan Rezim Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:27 WIB

Satgas Haji Resmi Dibentuk, Fokus Sikat Haji Ilegal dan Travel Nakal

Satgas Haji Resmi Dibentuk, Fokus Sikat Haji Ilegal dan Travel Nakal

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:22 WIB

Update Perang Kata Donald Trump vs Paus Leo XIV, Ini Kronologinya

Update Perang Kata Donald Trump vs Paus Leo XIV, Ini Kronologinya

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:21 WIB

Pemerintah Siapkan Inpres Perlindungan Satwa, Wisata Gajah Tunggang Bakal Segera Dihapus

Pemerintah Siapkan Inpres Perlindungan Satwa, Wisata Gajah Tunggang Bakal Segera Dihapus

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:19 WIB

Imbas Manipulasi Laporan Pakai AI, 3 PPSU Kena SP1 dan Lurah Dibebastugaskan

Imbas Manipulasi Laporan Pakai AI, 3 PPSU Kena SP1 dan Lurah Dibebastugaskan

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:16 WIB

Dituduh Gembong Narkoba, 4 Orang Tewas Dirudal Militer AS di Perairan Pasifik

Dituduh Gembong Narkoba, 4 Orang Tewas Dirudal Militer AS di Perairan Pasifik

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:12 WIB