5 Penumpang Gelap Roda Pesawat yang Tak Seberuntung Mario

Ruben Setiawan

Rabu, 08 April 2015 | 14:43 WIB
5 Penumpang Gelap Roda Pesawat yang Tak Seberuntung Mario
Ilustrasi badan dan roda pesawat. [Shutterstock]

Suara.com - Hari Selasa (7/4/2015), dunia penerbangan Indonesia digegerkan oleh berita seorang penumpang gelap yang masuk roda pesawat Garuda Indonesia GA 177. Mario Steven Ambarita, pemuda berusia 21 tahun itu menyelinap ke dalam ruang roda dan terbang bersama pesawat rute Pekanbaru-Jakarta.

Mario terbilang beruntung. Pasalnya, pemuda asal Rokan Hilir, Riau itu selamat sampai di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, meski mengalami pendarahan di bagian telinga.

Sesungguhnya, Mario bukan yang pertama. Sejak beberapa tahun lalu, sudah banyak orang-orang nekat yang melakukan aksi serupa. Ada yang selamat seperti Mario, namun tak sedikit pula yang justru celaka dan kehilangan nyawanya.

Berikut ini beberapa orang yang melakukan aksi nekat seperti Mario, tetapi tak seberuntung dirinya.

- Pada 30 Juli 2014, otoritas Bandara Ramstein, Jerman, menemukan sesosok jenazah pemuda di rongga roda pesawat kargo C-130J milik Angkatan Udara Amerika Serikat (AS). Tidak diketahui pasti dari mana pemuda itu masuk dan apa penyebab kematiannya. Pesawat itu dalam misi rutin di Afrika dan berhenti di sejumlah negara seperti Senegal, Mali, Chad, Tunisia, dan Sisilia, sebelum tiba di Ramstein.

- Pada tahun 2012, seorang lelaki berusia 26 tahun jatuh dari dalam rongga pesawat yang akan mendarat dari Bandara Heathrow, London, Inggris. Lelaki asal Mozambique itu jatuh saat pesawat hendak mendarat usai melakukan penerbangan dari Angola. Belakangan diketahui si lelaki nekat jadi penumpang gelap untuk mencari penghidupan lebih layak di Eropa.

- Pada tahun 2010, seorang remaja berusia 16 tahun jatuh dari rongga roda pesawat dan tewas di tepian Kota Boston, Amerika Serikat. Remaja yang ternyata lari dari rumah itu menyelinap ke rongga roda dari Bandara Charlotte.

- Pada tahun 2001, seorang pemuda berusia 21 tahun bernama Mohammed Ayaz tewas setelah nekat masuk rongga roda pesawat rute Muharraq, Bahrain-London, Inggris. Jenazah Ayaz ditemukan dalam keadaan membeku.

- Pada tahun 2000, dua remaja asal Kuba menyelinap ke dalam rongga roda sebuah pesawat rute Havana-London. Menurut dokter, keduanya tewas setelah terbang selama 20 menit karena suhu yang menurun drastis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mimpi Apa Semalam Pemiliknya, Mobil Ketimpa Ban Pesawat saat Kendaraan Diparkir

Mimpi Apa Semalam Pemiliknya, Mobil Ketimpa Ban Pesawat saat Kendaraan Diparkir

Otomotif | Selasa, 12 Maret 2024 | 14:35 WIB

Momen Tegang Penumpang Tak Sengaja Rekam Roda Pesawat Copot Saat Lepas Landas, Ternyata Ini yang Terjadi

Momen Tegang Penumpang Tak Sengaja Rekam Roda Pesawat Copot Saat Lepas Landas, Ternyata Ini yang Terjadi

News | Sabtu, 16 Juli 2022 | 21:54 WIB

Terkini

Kalahkan Persiba Tiga Gol, Kendal Tornado FC Ambil Alih Puncak Klasemen

Kalahkan Persiba Tiga Gol, Kendal Tornado FC Ambil Alih Puncak Klasemen

Jawa Tengah | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:33 WIB

Menggambar Bukan Sekadar Bermain, Ini Manfaatnya untuk Imajinasi Anak

Menggambar Bukan Sekadar Bermain, Ini Manfaatnya untuk Imajinasi Anak

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:26 WIB

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:05 WIB

UMKM Binaan Astra Catat Transaksi Ekspor Rp400 Miliar, Bidik Pasar Global

UMKM Binaan Astra Catat Transaksi Ekspor Rp400 Miliar, Bidik Pasar Global

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Malang | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:49 WIB

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:24 WIB

Sumsel United vs Persikad Depok: Laskar Juaro Incar Kemenangan Ketiga, Hibiki Mochizuki Berpeluang M

Sumsel United vs Persikad Depok: Laskar Juaro Incar Kemenangan Ketiga, Hibiki Mochizuki Berpeluang M

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:10 WIB

×