Buruh Kritik Jokowi, Juga Sebut Budi Gunawan Koruptor

Ardi Mandiri, Nikolaus Tolen

Jum'at, 01 Mei 2015 | 12:56 WIB
Buruh Kritik Jokowi, Juga Sebut Budi Gunawan Koruptor
May Day 2015

Suara.com - Kaum buruh dalam orasinya di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, lantang mengecam pelantikan Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan sebagai Wakil Kepala Polri (Wakapolri). Buruh menilai mantan ajudan Presiden Megawati Sukarnoputri itu sebagai koruptor.

Pada kesempatan itu, buruh juga lantang meneriakkan kekecawaannya terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), karena membuat kebijakan yang tidak sesuai dengan janji kampanye.

Kecaman lain juga dilontarkan karena Jokowi dicap tak peduli terhadap nasib warga negara Indonesia di luar negeri yang terancam hukuman mati. Menurut buruh, Pemerintah cuma diam, tak sedikit pun berjuang memberikan perlindungan.

"Melawan korupsi, memberantas narkoba, itu hanya basa basi kawan-kawan, hal lain adalah jelas-jelas Budi Gunawan (BG) adalah koruptor tetap saja dipilih untuk dijadikan sebagai Wakapolri. Ini jelas tidak sesuai dengan rencanannya kawan," kata koordinator aksi buruh, Rudi, dalam orasi di atas mobil komando di Bundaran HI, Tahmrin Jakarta Pusat.

"Selain itu, teman kita, warga negara Indonesia banyak yang siap menghadapi hukuman mati di luar negeri, tetapi pemerintah tidak memberikan perlindungan sedikit pun bagi warga Indonesia," katanya.

Karena itu, Rudi melanjutkan, sangat penting bagi kaum buruh dan masyarakat tertindas untuk saling bahu membahu, memperkuat persatuan melawan aksi ketertindasan yang dilakukan pemerintah. Rezim antidemokrasi terpampang jelas dalam perhelatan Konferensi Asia Afrika (KAA) yang mana pemerintah melarang warganya menyampaikan aspirasi.

"Penting bagi kita untuk memperkuat persatuan kaum buruh dan masyarakat yang tertindas, dan melawan penindasan antidemokrasi, dan itu terjadi pada saat KAA yang melarang masyarakat menyampaikan aspirasi," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Transjakarta Sudirman-Thamrin Berhenti Operasi

Transjakarta Sudirman-Thamrin Berhenti Operasi

News | Jum'at, 01 Mei 2015 | 12:51 WIB

Di Depan Istana Jokowi, Buruh "Dangdutan" dan Berselfie Ria

Di Depan Istana Jokowi, Buruh "Dangdutan" dan Berselfie Ria

News | Jum'at, 01 Mei 2015 | 12:42 WIB

Menaker: Kami Beri Kepastian untuk Buruh dan Pengusaha

Menaker: Kami Beri Kepastian untuk Buruh dan Pengusaha

News | Jum'at, 01 Mei 2015 | 12:31 WIB

May Day, 700 Massa Buruh Jakarta Utara Bergerak ke Bundaran HI

May Day, 700 Massa Buruh Jakarta Utara Bergerak ke Bundaran HI

News | Jum'at, 01 Mei 2015 | 12:30 WIB

Terkini

Kapolri Ungkap Ada Pihak Asing Terlibat Karhutla, Negara Tetangga Ikut Disorot

Kapolri Ungkap Ada Pihak Asing Terlibat Karhutla, Negara Tetangga Ikut Disorot

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Kata-kata Menyayat Hati Menggema Saat Pastor di Ekuador Tewas Tertimpa Salib

Kata-kata Menyayat Hati Menggema Saat Pastor di Ekuador Tewas Tertimpa Salib

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:12 WIB

2 Tahun Prabowo-Gibran Gagal! Mahasiswa Gelar Demo Besok Tuntut Perbaikan Ekonomi hingga Karhutla

2 Tahun Prabowo-Gibran Gagal! Mahasiswa Gelar Demo Besok Tuntut Perbaikan Ekonomi hingga Karhutla

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Rp1,17 Miliar untuk Poles Fasad Malioboro, Sejarah dan Ekonomi Warga Diklaim Tak Tersisih

Rp1,17 Miliar untuk Poles Fasad Malioboro, Sejarah dan Ekonomi Warga Diklaim Tak Tersisih

Jogja | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:09 WIB

Tak Terima Anak Ditegur Perkara Kaos Kaki, Oknum TNI di Lamongan Diduga Bogem Kepala Sekolah

Tak Terima Anak Ditegur Perkara Kaos Kaki, Oknum TNI di Lamongan Diduga Bogem Kepala Sekolah

Jatim | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:08 WIB

Segera Disidang, Berkas Perkara Dugaan Pemerasan Izin WNA Eks Wamen Silmy Karim Resmi Dilimpahkan

Segera Disidang, Berkas Perkara Dugaan Pemerasan Izin WNA Eks Wamen Silmy Karim Resmi Dilimpahkan

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Stop Anggap Remeh Kenakalan Anak! Tragedi Pemalang Bukti Sekolah Gagal Lindungi Siswa

Stop Anggap Remeh Kenakalan Anak! Tragedi Pemalang Bukti Sekolah Gagal Lindungi Siswa

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:03 WIB

Gelombang Protes di Albania Memasuki Hari ke-7, Demonstran Teriak Edi Rama Mundur

Gelombang Protes di Albania Memasuki Hari ke-7, Demonstran Teriak Edi Rama Mundur

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:01 WIB

Bahas Syarat Parpol Nasional di MK, Hakim Enny Singgung 'Partai Incess Indonesia' Ala Syahrini

Bahas Syarat Parpol Nasional di MK, Hakim Enny Singgung 'Partai Incess Indonesia' Ala Syahrini

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Saham Anda Didepak dari IHSG? Jangan Panik, Simak Penjelasan Resmi BEI

Saham Anda Didepak dari IHSG? Jangan Panik, Simak Penjelasan Resmi BEI

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:00 WIB

×