Ayah Perkosa dan Bunuh Anak di Samarinda Bisa Jadi Hiperseks

Siswanto, Firsta Nodia

Senin, 18 Mei 2015 | 17:28 WIB
Ayah Perkosa dan Bunuh Anak di Samarinda Bisa Jadi Hiperseks
Ilustrasi anak korban kekerasan. (Shutterstock)

Suara.com - Psikolog anak, Efnie Indrianie, menilai kasus pemerkosaan dan pembunuhan terhadap anak kandung yang dilakukan oleh Sandriansah (42) di Samarinda, Kalimantan Timur, tidak bisa dianggap sebagai kasus kriminal semata.

Menurutnya, apa yang dilakukan Sandriansyah mengarah pada gangguan psikologis. Untuk hasil lebih tepat, Sandriansah harus menjalani serangkaian pemeriksaan psikologis.

"Orang yang mengalami gangguan psikologis, logika berpikirnya terganggu sehingga apa yang menurut kita nggak mungkin bisa saja dilakukannya," kata Efnie kepada Suara.com, Senin (18/5/2015).

Lebih lanjut Efnie mengatakan gangguan psikologis yang dialami Sandriansah bisa disebabkan karena hiperseks atau nafsu seks yang tak terbendung maupun adanya kecenderungan psikopat.

Efeknya ketika dilakukan kepada buah hatinya sendiri, anak bisa mengalami luka batin yang mendalam hingga timbul konsep diri yang negatif tentang dirinya.

"Anak bisa berpikir aku lemah, aku udah nggak berguna, aku kotor karena mendapat pelecehan seksual ini," kata Efnie.

Bahkan, menurut pengalaman Efnie dalam menangani kasus serupa, anak-anak korban pelecehan seksual biasanya mengalami hambatan dalam menjalani hubungan percintaan dengan lawan jenis di kemudian hari.

"Dia akan sulit percaya dengan kaum lelaki, apalagi untuk menjalin hubungan personal dengan mereka. Dia akan tumbuh menjadi gadis yang sulit percaya, rendah diri, dan menjadi penyesalan yang tidak pernah terselesaikan," kata Efnie.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ayah Jadikan Anak Budak Seks Dihukum Berat, DPR: Itu Sangat Wajar

Ayah Jadikan Anak Budak Seks Dihukum Berat, DPR: Itu Sangat Wajar

News | Senin, 18 Mei 2015 | 16:39 WIB

Anak yang Ditelantarkan di Cibubur Butuh Figur Pengganti Ortu

Anak yang Ditelantarkan di Cibubur Butuh Figur Pengganti Ortu

News | Senin, 18 Mei 2015 | 16:28 WIB

Kak Seto: Ayah Pemerkosa Anak Harus Dihukum Berat

Kak Seto: Ayah Pemerkosa Anak Harus Dihukum Berat

News | Senin, 18 Mei 2015 | 15:48 WIB

Mabes Polri Kaget Ada Kasus Ayah Jadikan Anak Budak Seks

Mabes Polri Kaget Ada Kasus Ayah Jadikan Anak Budak Seks

News | Senin, 18 Mei 2015 | 15:45 WIB

Anak Dijadikan Budak Seks dan Ditelantarkan, KB Bisa Jadi Solusi

Anak Dijadikan Budak Seks dan Ditelantarkan, KB Bisa Jadi Solusi

News | Senin, 18 Mei 2015 | 15:05 WIB

Terkini

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

Sinopsis 100 Days of Deception: Misi Rahasia di Era Penjajahan Jepang

Sinopsis 100 Days of Deception: Misi Rahasia di Era Penjajahan Jepang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:40 WIB

×