Jokowi: Tol Laut Kurangi Biaya Transportasi

Yusuf Abdillah

Jum'at, 22 Mei 2015 | 21:37 WIB
Jokowi: Tol Laut Kurangi Biaya Transportasi
Presiden Joko Widodo. (Antara/Izmar Patriski)

Suara.com - Presiden Joko Widodo menyatakan pembangunan Tol Laut merupakan salah satu solusi untuk menekan biaya transportasi yang menjadi permasalahan utama di Indonesia.

"Kita ingin menurunkan biaya trasnportasi, bila dibandingkan dengan negara lain kita jauh lebih mahal tiga kali lipat. Itulah yang ingin kita kerjakan membagun tol laut dari timur ke barat, barat ke timur," kata Presiden Jokowi di Pelabuhan Rakyat Paotere Makassar, Jumat.

Menurut Presiden, bila tol laut berjalan nantinya maka akan ada konektivitas antara pulau-pulau sehingga akan menurunkan biaya trasportasi serta biaya logistik akan turun bahkan produk-produk yang tadinya mahal akan jauh lebih murah.

"Selama ini biaya trasporasi laut mahal, nah ini yang harus diselesaikan, kalau jasa transporatasinya murah maka produk juga akan murah, dengan begitu kompetisi dengan negara lain akan lebih bersaing karena harga lebih murah," ujar Presiden.

Mantan Wali Kota Solo ini mengatakan komitmen itu harus ada, makanya dengan menggunakan kapal besar maka daya angkut tentu besar sehingga akan mempermudah jasa transportasi.

"Semuanya harus sama dari tengah, timur dan barat kapalnya juga harus sama besar, yang tidak bisa dikerjakan, itu saya ingin kerjakan," paparnya kepada wartawan.

Sebelum ke Pelabuhan Rakyat Paotere, Presiden juga meresmikan proyek pembangunan Makassar New Port wilayah Pelindo IV Makassar di jalan Sokarno Hatta.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengatakan, pembangunan Makassar New Port merupakan upaya pemerintah dalam menciptakan jalur tol laut untuk wilayah timur mengingat Makassar adalah daerah penghubung timur ke bagian barat Indonesia.

"Kita kan mempunyai lebih dari 17.000 pulau di Indonesia. Maka dari itu harus di maksimalkan konektivitas jalur laut ini karena sangat penting," paparnya.

Selain itu, kata Presiden Jokowi, dengan tol laut tersebut kemudahan distribusi di berbagai daerah akan membuat Indonesia dapat bersaing pada Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) sehingga Indonesia tidak akan tertekan malah akan bersaing dengan negara-negara maju lainnya di dunia.

Pengembangan pelabuhan bongkar muat, lanjutnya, mulai dibangun dari ujung barat hingga ke daerah Timur Indonesia. Untuk Makassar New Port pemerintah mengharapkan Pelindo IV mampu meningkatkan bongkar muat barang dari 560.000 unit kontainer atau Teus per tahun meningkat menjadi 4,2 juta Teus per tahun.

Pada pelabuhan Kuala Tanjung pemerintah menyiapkan lahan seluas 2.200 hektare, sementara di pelabuhan Tanjung Priok akan ditingkatkan dari 5,5 Teus naik mencapai 15 Teus per tahun. Sedangkan di pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Presiden menargetkan peningkatan dari 1,5 Teus menjadi 4,2 Teus per tahun.

Presiden meyakini pembangunan Makassar New Port ini sebagai langkah awal dimulainya oprasional tol laut sehingga pada tiga hinggga empat tahun ke depan harga barang di Indonesia akan murah karena jasa trasportasinya murah.

Direktur Pelindo IV Mulyono pada kesempatan itu menambahkan, pembangunan Makassar New Port pada mega proyek tol laut akan sangat bermanfaat. Melihat Makassar berada pada posisi di tengah Indonesia dan bisa menghubungkan jalaur laut dari Makassar-Medan-Jakarta dan Sorong.

Apabila Makassar New Port seluas 171 hektare selesai, perkirakan dapat menampung hingga 2.050 kapal. Proyek tersebut mendapat anggaran APBN Rp2,8 triliun serta penambahan Penyetaraan Modal Negara (PMN) Rp2 triliun bahkan disuntik tambahan dana perbankan sebesar Rp3 triliun dengan target penyelesaian hingga 2018.

"Saya yakin bila ini berjalan sesuai harapan maka perekonomian akan meningkat sesuai dengan program pemerintah, bila jalur distribusi baik dan murah tentu harga barang akan disesuaikan," ujarnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Pamer KTA PSI, Andreas PDIP Berkelakar: Tunjukin Juga Dong Ijazahnya

Jokowi Pamer KTA PSI, Andreas PDIP Berkelakar: Tunjukin Juga Dong Ijazahnya

News | Senin, 28 September 2026 | 15:50 WIB

Jokowi Hanya Jadi Role Model Kader PSI, Pakar: Bukan Panutan Masyarakat Luas

Jokowi Hanya Jadi Role Model Kader PSI, Pakar: Bukan Panutan Masyarakat Luas

News | Senin, 28 September 2026 | 11:56 WIB

Jokowi Sesumbar PSI Jadi 'Ancaman', Pengamat: Tanda Pecah Kongsi dengan Prabowo

Jokowi Sesumbar PSI Jadi 'Ancaman', Pengamat: Tanda Pecah Kongsi dengan Prabowo

News | Senin, 28 September 2026 | 11:27 WIB

Jokowi Belum Beri Dampak Signifikan, PSI Dinilai Masih Jadi Partai Gurem

Jokowi Belum Beri Dampak Signifikan, PSI Dinilai Masih Jadi Partai Gurem

News | Senin, 28 September 2026 | 11:23 WIB

Peluang Gantikan Kaesang Terbuka Lebar, IPO: Akan Berbeda jika Jokowi Sendiri yang Memimpin PSI

Peluang Gantikan Kaesang Terbuka Lebar, IPO: Akan Berbeda jika Jokowi Sendiri yang Memimpin PSI

News | Senin, 28 September 2026 | 10:52 WIB

Jokowi Sebut PSI Mulai Ditakuti, Grace: Jangan Ditakuti, Kami Masih Partai Kecil

Jokowi Sebut PSI Mulai Ditakuti, Grace: Jangan Ditakuti, Kami Masih Partai Kecil

News | Senin, 28 September 2026 | 09:30 WIB

Jokowi Tunjukkan KTA PSI, Analis: Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029

Jokowi Tunjukkan KTA PSI, Analis: Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029

News | Senin, 28 September 2026 | 09:15 WIB

Grace Natalie Buka Suara soal Rumor Jokowi Jadi Ketua Dewan Pembina PSI

Grace Natalie Buka Suara soal Rumor Jokowi Jadi Ketua Dewan Pembina PSI

News | Senin, 28 September 2026 | 09:02 WIB

Jokowi Tunjukkan KTA PSI, Grace Natalie Ungkap Pesannya untuk Pengurus dan Kader

Jokowi Tunjukkan KTA PSI, Grace Natalie Ungkap Pesannya untuk Pengurus dan Kader

News | Senin, 28 September 2026 | 07:46 WIB

Jokowi: PSI Partai Baru, tapi Sudah Banyak yang Ketakutan

Jokowi: PSI Partai Baru, tapi Sudah Banyak yang Ketakutan

News | Sabtu, 26 September 2026 | 17:35 WIB

Terkini

Dear Bakom RI! Ini Santapan Lamine Yamal Biar Gesit, Apa Ada di Menu MBG?

Dear Bakom RI! Ini Santapan Lamine Yamal Biar Gesit, Apa Ada di Menu MBG?

Bola | Senin, 28 September 2026 | 21:06 WIB

Motul Pamerkan Teknologi Pelumas McLaren di Grand Prix Italia

Motul Pamerkan Teknologi Pelumas McLaren di Grand Prix Italia

Otomotif | Senin, 28 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Takziah ke Kediaman Megawati, Sampaikan Belasungkawa Atas Berpulangnya Guruh

Prabowo Takziah ke Kediaman Megawati, Sampaikan Belasungkawa Atas Berpulangnya Guruh

News | Senin, 28 September 2026 | 21:00 WIB

Menko Polkam Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Karhutla

Menko Polkam Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Karhutla

Video | Senin, 28 September 2026 | 21:00 WIB

Bakom RI Sebut Lamine Yamal Saat Bicara MBG, Publik: Takut Nanti Yamal Keracunan

Bakom RI Sebut Lamine Yamal Saat Bicara MBG, Publik: Takut Nanti Yamal Keracunan

News | Senin, 28 September 2026 | 20:55 WIB

Bukan Lagi Sekadar Glowing, Tren Kecantikan Kini Fokus pada Struktur Kulit

Bukan Lagi Sekadar Glowing, Tren Kecantikan Kini Fokus pada Struktur Kulit

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 20:43 WIB

Dari 49 ke 14 Tahun, Temuan 400 Ribu Data Invalid Ubah Peta Antrean Haji

Dari 49 ke 14 Tahun, Temuan 400 Ribu Data Invalid Ubah Peta Antrean Haji

News | Senin, 28 September 2026 | 20:39 WIB

Belanja Bulanan di Alfamidi Dapat Susu Gratis dari BRI, Ini Caranya

Belanja Bulanan di Alfamidi Dapat Susu Gratis dari BRI, Ini Caranya

Bri | Senin, 28 September 2026 | 20:37 WIB

Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, GEMAS Hadirkan 2 Saksi Pendamping Korban Orba

Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, GEMAS Hadirkan 2 Saksi Pendamping Korban Orba

News | Senin, 28 September 2026 | 20:32 WIB

Babak I Indonesia vs Malaysia: Haye Kartu Merah, Lini Depan Mandul, Paes Gemilang

Babak I Indonesia vs Malaysia: Haye Kartu Merah, Lini Depan Mandul, Paes Gemilang

Bola | Senin, 28 September 2026 | 20:26 WIB

×