KPK: Tata Cara Pengawasan Dana Aspirasi Rp11,2 T Belum Jelas

Siswanto | Nikolaus Tolen | Suara.com

Rabu, 24 Juni 2015 | 16:10 WIB
KPK: Tata Cara Pengawasan Dana Aspirasi Rp11,2 T Belum Jelas
Wakil Ketua KPK Johan Budi. [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - DPR sudah meloloskan peraturan tentang Tata Cara Usulan Program Pembangunan Daerah Pemilihan atau yang lebih dikenal dengan dana aspirasi dalam rapat paripurna, Selasa (23/6/2015), kemarin. Badan Pemeriksaan Kesayangan, BPKP, dan KPK akan dilibatkan kalau dana senilai 11,2 triliun tersebut nanti masuk APBN 2016.

Terkait hal tersebut, pelaksana tugas Wakil Ketua KPK Johan Budi mengatakan mekanisme pengawasan penggunaan dana aspirasi harus jelas. Pasalnya, kata dia, hingga saat ini mekanismenya belum jelas sehingga sangat rentan korupsi.

"Memang itu harus jelas, pengawasannya serta pertanggungjawaban terhadap penggunaan anggarannya. Sepanjang itu tidak jelas ya selalu ada peluang untuk korupsi," kata Johan, Rabu (24/6/2015).

KPK, kata Johan, sampai saat ini belum memiliki gambaran mengenai mekanisme pengawasan dana aspirasi.

Sebab, KPK belum pernah melakukan kajian tentang pengawasan penggunaan dana aspirasi yang setiap anggota dewan akan mendapatkan Rp20 miliar itu.

"Kami belum melakukan kajian (pengawasan dana aspirasi). Kami baru kemarin itu saat pertemuan Pak Zulkarnaen di DPR diminta ikut mengawasi," kata mantan wartawan.

Dalam rapat paripurna yang dihadiri 315 dari 560 anggota DPR dan dipimpin Wakil Ketua DPR dari Fraksi PKS Fahri Hamzah, Selasa (24/6/2015), ada tiga fraksi yang menolak pengesahan peraturan tentang tata cara pengusulan program pembangunan dapil. Ketiga fraksi adalah Fraksi Nasdem, Fraksi Hanura, dan Fraksi PDI Perjuangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tolak Dana Aspirasi, Bila Lobi Presiden Gagal, Hanura Gugat ke MK

Tolak Dana Aspirasi, Bila Lobi Presiden Gagal, Hanura Gugat ke MK

News | Rabu, 24 Juni 2015 | 15:59 WIB

Dana Aspirasi Rp20 M Per Anggota DPR, Djarot: Hati-hati, Gede Itu

Dana Aspirasi Rp20 M Per Anggota DPR, Djarot: Hati-hati, Gede Itu

News | Rabu, 24 Juni 2015 | 15:32 WIB

Demokrat Setuju Dana Aspirasi, Ruhut: Ojo Kesusu!

Demokrat Setuju Dana Aspirasi, Ruhut: Ojo Kesusu!

News | Rabu, 24 Juni 2015 | 14:32 WIB

Ahok Tolak Dana Aspirasi DPR karena Aneh

Ahok Tolak Dana Aspirasi DPR karena Aneh

News | Rabu, 24 Juni 2015 | 13:41 WIB

Terkini

Sebut White Collar Crime, Jaksa Heran Harta Nadiem Naik Rp4,8 T Saat GoTo Rugi

Sebut White Collar Crime, Jaksa Heran Harta Nadiem Naik Rp4,8 T Saat GoTo Rugi

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:36 WIB

Soroti Kematian Anak dan Warga Sipil di Dogiyai, Mahasiswa Papua Ajukan 19 Tuntutan ke Pemerintah

Soroti Kematian Anak dan Warga Sipil di Dogiyai, Mahasiswa Papua Ajukan 19 Tuntutan ke Pemerintah

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:33 WIB

Polda Jambi Bongkar Peredaran Narkoba Jumbo, 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi Disita

Polda Jambi Bongkar Peredaran Narkoba Jumbo, 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi Disita

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:25 WIB

Selly Gantina Soroti Temuan 11 Bayi di Sleman, Minta Negara Utamakan Perlindungan Anak

Selly Gantina Soroti Temuan 11 Bayi di Sleman, Minta Negara Utamakan Perlindungan Anak

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:21 WIB

Nama Dirjen Bea Cukai Terseret Kasus Blueray, KPK Diminta Jalankan Perintah Presiden

Nama Dirjen Bea Cukai Terseret Kasus Blueray, KPK Diminta Jalankan Perintah Presiden

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:15 WIB

Bermula dari Area Parkir, Polisi Bongkar Penyimpanan 1.000 Butir Ekstasi di Apartemen Greenbay Jakut

Bermula dari Area Parkir, Polisi Bongkar Penyimpanan 1.000 Butir Ekstasi di Apartemen Greenbay Jakut

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:14 WIB

Grace Natalie Siap Temui Jusuf Kalla Usai Dipolisikan: Saya Tidak Ada Masalah Pribadi

Grace Natalie Siap Temui Jusuf Kalla Usai Dipolisikan: Saya Tidak Ada Masalah Pribadi

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:08 WIB

Nadiem Klaim Permendikbud Soal Pengadaan Chromebook Tak Terkait Investasi Google ke Gojek

Nadiem Klaim Permendikbud Soal Pengadaan Chromebook Tak Terkait Investasi Google ke Gojek

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:06 WIB

Soal Polemik Cerdas Cermat di Kalbar, Setjen MPR RI Janji Evaluasi Menyeluruh

Soal Polemik Cerdas Cermat di Kalbar, Setjen MPR RI Janji Evaluasi Menyeluruh

News | Senin, 11 Mei 2026 | 18:54 WIB

Pembangunan 357 Huntap Rampung, Penyintas Bencana Bersiap Tinggalkan Hunian Sementara

Pembangunan 357 Huntap Rampung, Penyintas Bencana Bersiap Tinggalkan Hunian Sementara

News | Senin, 11 Mei 2026 | 18:48 WIB