Tim Labfor Mabes Polri Gelar TKP Kebakaran Komnas PA

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Senin, 29 Juni 2015 | 13:13 WIB
Tim Labfor Mabes Polri Gelar TKP Kebakaran Komnas PA
Situasi kantor Komnas PA setelah terbakar. (suara.com/Agung Sandy Lesmana)

Suara.com - Tim Laboratorium Forensik Mabes Polri menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran di kantor Komisi Nasional Perlindungan Anak. Kebakaran itu terjadi Sabtu (27/6/2015) lalu.

Olah TKP itu dilakukan bersama Polres Jakarta Timur, Selasa siang. Olah TKP itu untuk menelusuri penyebab dari kebakaran.

"Nanti tahapan berikutnya, kumpulkan bukti-bukti dan setelahnya akan dianalisa. Baru keluar penyebab kebakaran," Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Muhammad Iqbal kepada wartawan, Selasa (29/6/2015).

Polisi sudah memintai keterangan lima saksi. Mereka adalah pegawai Komnas PA dan warga sekitar yang pertama kali melihat kebakaran tersebut.

"Saksi-saksi sudah beberapa dimintai keterangan oleh penyidik," katanya.

Sebelumnya terjadi kebakaran di kantor Komisi Nasional Perlindungan Anak di Jalan TB Simatupang RT 02 RW 08 Pasar Rebo, Jakarta Timur, Sabtu (27/6/2015) malam. Ketua Komnas PA Aries Merdeka Sirait menduga ada unsur kesengajaan dari kebakaran tersebut. Pasalnya, kebakaran ini terjadi berbarengan pada saat pihaknya tengah mendorong kasus pembunuhan Angeline untuk segera dituntaskan.

Dalam insiden kebakaran ini, Arist mengaku mengalami kerugian material sebesar ratusan juta rupiah. Bahkan, kata dia, ada sekitar 12 ribu data yang juga ludes terbakar.

Dewan Konsultatif Nasional Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Seto Mulyadi meninjau langsung kebakaran ini meminta kepolisian untuk mengusut penyebab kebakaran tersebut. Api yang melalap kantor Komnas PA itu dapat dijinakkan setelah petugas pemadam menerjunkan 14 unit mobil pemadan. Kebakaran bisa diredam petugas sekitar pukul 22.15 WIB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berkas Angeline Hangus, Komnas Masih Miliki Dokumen Digital

Berkas Angeline Hangus, Komnas Masih Miliki Dokumen Digital

News | Minggu, 28 Juni 2015 | 12:45 WIB

Kak Seto Minta Polisi Usut Kebakaran di Komnas PA

Kak Seto Minta Polisi Usut Kebakaran di Komnas PA

News | Minggu, 28 Juni 2015 | 11:53 WIB

Kak Seto: Melindungi Anak Perlu Orang Sekampung

Kak Seto: Melindungi Anak Perlu Orang Sekampung

wawancara | Senin, 25 Mei 2015 | 07:00 WIB

Cerita Kak Seto Bentuk Satgas Perlindungan Anak di RT/RW

Cerita Kak Seto Bentuk Satgas Perlindungan Anak di RT/RW

News | Selasa, 19 Mei 2015 | 16:04 WIB

Kak Seto Percaya Diri Gara-gara Bob Sadino

Kak Seto Percaya Diri Gara-gara Bob Sadino

News | Selasa, 20 Januari 2015 | 12:18 WIB

Kak Seto Isyaratkan Netral di Sidang Ben dan Marshanda

Kak Seto Isyaratkan Netral di Sidang Ben dan Marshanda

Entertainment | Selasa, 02 September 2014 | 12:16 WIB

Ben Kasyafani Boyong Ahli Kejiwaan dan Kak Seto

Ben Kasyafani Boyong Ahli Kejiwaan dan Kak Seto

Entertainment | Selasa, 02 September 2014 | 11:56 WIB

Ibu Kandung Kak Seto Tutup Usia

Ibu Kandung Kak Seto Tutup Usia

Entertainment | Senin, 16 Juni 2014 | 15:35 WIB

Langgar Aturan KPU, Ahmad Dhani Ajak Al Kampanye

Langgar Aturan KPU, Ahmad Dhani Ajak Al Kampanye

Entertainment | Senin, 17 Maret 2014 | 16:24 WIB

Kak Seto dan Doyok Aksi di Depan Anak Korban Erupsi Kelud

Kak Seto dan Doyok Aksi di Depan Anak Korban Erupsi Kelud

News | Selasa, 25 Februari 2014 | 23:33 WIB

Terkini

Panglima TNI Pimpin Sertijab: Maruli Simanjuntak dan Tandyo Budi Resmi Bertukar Jabatan

Panglima TNI Pimpin Sertijab: Maruli Simanjuntak dan Tandyo Budi Resmi Bertukar Jabatan

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Daftar dan Peran 5 Tersangka Kasus Korupsi Dana Siap Pakai BNPB

Daftar dan Peran 5 Tersangka Kasus Korupsi Dana Siap Pakai BNPB

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Jadi Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Jadi Bos Dony Oskaria

Jadi Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Jadi Bos Dony Oskaria

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Street Food Tetap Menjadi Salah Satu Segmen Kuliner yang Menjanjikan?

Mengapa Street Food Tetap Menjadi Salah Satu Segmen Kuliner yang Menjanjikan?

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:26 WIB

Balita Kena ISPA, Petani Terjebak Asap: Karhutla Berdampak ke Semua Lini!

Balita Kena ISPA, Petani Terjebak Asap: Karhutla Berdampak ke Semua Lini!

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:25 WIB

Udara Jakarta Memburuk, Kasus ISPA Berpotensi Menanjak

Udara Jakarta Memburuk, Kasus ISPA Berpotensi Menanjak

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:24 WIB

Penangguhan Penahanan Richard Lee Dikabulkan, eks Hakim Agung Jadi Penjamin

Penangguhan Penahanan Richard Lee Dikabulkan, eks Hakim Agung Jadi Penjamin

Entertainment | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:24 WIB

Pospera Terima 6.000 Aduan Soal Desil Bansos, Banyak Warga Merasa Data Meleset dari Kondisi Riil

Pospera Terima 6.000 Aduan Soal Desil Bansos, Banyak Warga Merasa Data Meleset dari Kondisi Riil

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:22 WIB

Pemerintah Susun Aturan Ongkir Ojol, Ekonom Ingatkan Risiko Pesanan Sepi

Pemerintah Susun Aturan Ongkir Ojol, Ekonom Ingatkan Risiko Pesanan Sepi

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Aturan Baru Ojol: Algoritma Order, Insentif hingga Suspend Akun Harus Transparan

Aturan Baru Ojol: Algoritma Order, Insentif hingga Suspend Akun Harus Transparan

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:13 WIB

×