Cerita Kak Seto Bentuk Satgas Perlindungan Anak di RT/RW

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 19 Mei 2015 | 16:04 WIB
Cerita Kak Seto Bentuk Satgas Perlindungan Anak di RT/RW
Pemerhati Anak, Seto Mulyadi atau Kak Seto. (suara.com/Pebriansyah Ariefana)

Suara.com - Di dalam pagar rumah Seto Mulyadi atau Kak Seto di Kawasan Tangerang Selatan tertulis "Ketua RW 12 Komplek Cirendeu Permai". Psikolog anak itu sudah 3 tahun menjadi Ketua RW di tengah kesibukannya menjadi pemerhati anak tenar.

Namun pencipta 'Si Komo' itu bukan Ketua RW biasa. Dia adalah Ketua RW yang mendapatkan Rekor Muri sebagai RW pertama di Indonesia yang membentuk Satgas Perlindungan Anak di wilayah yang dia pimpin.

Ditemui di suara.com, Selasa (19/5/2015) siang di rumahnya, Kak Seto cerita awal mula tercetus ide menyisipkan tugas melindungi 'anak komplek' dari kekerasan. Kak Seto bercerita, tidak bisa mengandalkan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) saja untuk melindungi anak-anak dari tindakan kekerasan.

"Saya tinggal bilang saya kepada warga, kalau apa-apa ke Komnas Anak, KPAI nggak akan bisa. Kalau ada kejadian apa-apa kita malu. Yuk, kita buat," cerita kakek 1 cucu itu.

Setelah terbentuk susunan pengurus RW di bawah pimpinannya, lelaki 63 tahun itu pun melaporkan ke Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany. Airin mendukung dan mendaftarnya ke Museum Rekor Indonesia awal 2013.

"Akhirnya Bu Airin mendapatkan rekor muri juga 6 bulan kemudian sebagai kota pertama yang seluruh RT/RWnya sudah mempunyai satgas perlindungan anak. Jadi Bu Airin mengklaim semua sudah ada," jelas dia.

Kak Seto mengatakan saat ini Indonesia sudah menjadi negara yang darurat kekerasan anak. Baru-baru ini terjadi kasus penelantaran 5 anak di Cibubur, Jakarta Timur. Kata dia, banyak kasus serupa tapi tak diliput media.

"Ada 3.000 laporan. Yang ter-blow up hanya satu. Dan itu membuat heboh," jelas lelaki berkacamata itu.

Banyak kasus serupa terjadi, namun tidak dilaporkan. Warga sekitar semestinya berhak melaporkan jika ada orangtua yang bertindak kasar ke anaknya. Satgas Perlindungan Anak di RW yang dipimpin Kak Seto melakukan itu.

"Mereka langsung mengawasi dan bertindak kalau ada kekerasan pada anak," papar dia lagi.

"Termasuk misalnya ada anak kecil naik motor tanpa helm, itu harus diperingatkan. Jangan sampai ada kecelakaan, baru ribut. Yang negur itu warganya, itu kan mencegah."

Apakah sulit membentuk Satgas Perlindungan Anak di tingkat RW? "Nggak sulit. Kan UU-nya sudah kuat. Kenapa harus ke KPAI atau Komnas Anak untuk melapor? Bentuk saja di tingkat RW. Dalam Undang-Undang, setiap orang wajib melapor," tutup Seto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Psikolog: Anak Korban Penelantaran Jadi Sulit Percaya Orang Lain

Psikolog: Anak Korban Penelantaran Jadi Sulit Percaya Orang Lain

Lifestyle | Selasa, 19 Mei 2015 | 13:30 WIB

Ini Dampaknya Bila Anak Merasa Ditelantarkan Orang Tua

Ini Dampaknya Bila Anak Merasa Ditelantarkan Orang Tua

Health | Selasa, 19 Mei 2015 | 12:05 WIB

Aktivis Anak: Tegur Tetangga yang Jahat ke Anaknya

Aktivis Anak: Tegur Tetangga yang Jahat ke Anaknya

News | Selasa, 19 Mei 2015 | 07:15 WIB

'Rumah Aman' Terganggu Sejak Kasus Penelantaran Anak Mencuat

'Rumah Aman' Terganggu Sejak Kasus Penelantaran Anak Mencuat

News | Selasa, 19 Mei 2015 | 07:00 WIB

Ortu Penelantar Anak di Cibubur Positif Pakai Sabu

Ortu Penelantar Anak di Cibubur Positif Pakai Sabu

News | Senin, 18 Mei 2015 | 11:41 WIB

Keluarga Jokowi Diminta Jadi Ikon 'Keluarga Bahagia'

Keluarga Jokowi Diminta Jadi Ikon 'Keluarga Bahagia'

News | Minggu, 17 Mei 2015 | 16:37 WIB

Hadirkan Ahli Psikologi, Polisi Periksa Kejiwaan Orangtua AD

Hadirkan Ahli Psikologi, Polisi Periksa Kejiwaan Orangtua AD

News | Jum'at, 15 Mei 2015 | 13:41 WIB

Datangi Polda, Sekjen KPAI Rampungkan BAP Kasus Penelantaran Anak

Datangi Polda, Sekjen KPAI Rampungkan BAP Kasus Penelantaran Anak

News | Jum'at, 15 Mei 2015 | 12:22 WIB

Lima Alasan KPAI Tolak PSK Bersertifikat

Lima Alasan KPAI Tolak PSK Bersertifikat

News | Selasa, 28 April 2015 | 20:31 WIB

Pelajar Bintang Iklan 'Bikini Party' Akan Dicari

Pelajar Bintang Iklan 'Bikini Party' Akan Dicari

News | Sabtu, 25 April 2015 | 06:06 WIB

Terkini

Pasar Bergejolak, Perusahaan Asuransi Putar Otak Buat Produk Perlindungan dan Investasi

Pasar Bergejolak, Perusahaan Asuransi Putar Otak Buat Produk Perlindungan dan Investasi

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:57 WIB

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:17 WIB

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

×