Pasangan Owi/Butet Terhenti di Semifinal

Esti Utami

Sabtu, 15 Agustus 2015 | 17:35 WIB
Pasangan Owi/Butet Terhenti di Semifinal
Pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir gagal ke final Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2015, Sabtu (15/8). (Antara/Widodo S. Jusuf)

Suara.com - Langkah ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir atau Owi/Butet harus terhenti di semifinal Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2015. Ganda campuran andalan Indonesia ini harus mengakui keunggulan pasangan Cina Zhang Nan/Zhao Yunlei dengan skor 22-20, 21-23, 12-21.

Namun dalam pertandingan yang berlangsung 92 menit itu Owi/Butet kalah terhormat dan memberikan perlawanan sengit. Hanya saja di set ketiga, performa mereka mulai menurun sehingga akhirnya kalah.

"Pelatih sudah meminta kami untuk kembali fokus. Mestinya kami menang pada game kedua, tapi kami justru kalah. Itu mempengaruhi pada game ketiga. Kami tidak dapat melupakan kekalahan pada game kedua itu," kata Liliyana selepas pertandingan di Stadion Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (15/8/2015).

Pada awal set pertama, Owi/Butet terus memimpin perolehan poin hingga meraih 11-6. Keunggulan itu sempat tersalip 18-19 meski ganda campuran Indonesia mampu menutup game dengan kemenangan 22-20.

Set kedua menjadi titik balik dominasi Owi/Butet setelah terus memimpin hingga skor mencapai 19-16. Pasangan Indonesia itu terlalu terburu-buru untuk menang sehingga menguntungkan lawan.

"Pada saat match poin 20-18, kami kurang tenang menghadapi lawan. Kami terlalu gugup. Kami juga sempat terpengaruh dengan suasana penonton. Pada poin 20-19, bola lawan jika direm saja bisa mati. Tapi, itu menjadi bumerang bagi kami," kata Owi.

Pada set ketiga pasangan Indonesia yang menempati peringkat ketiga dunia itu berusaha mengembalikan kedudukan hingga 6-4.

"Satu poin saja sangat berpengaruh. Pada game ketiga kami kehilangan permainan dan kalah," kata Butet.

Butet menambahkan kesulitannya bersama Owi untuk mengembalikan kedudukan pada game ketiga karena pengaruh mental tentang kekalahan pada game kedua.

"Sebenarnya kami tidak ingin memikirkan kekalahan itu. Tapi, kami tetap memikirkannya," kata Butet.

Sementara, Zhang Nan mengatakan berusaha keluar dari tekanan permainan Owi/Butet pada game kedua.

"Penonton tadi banyak. Mereka juga layak mendapatkan pertandingan yang layak. Tapi, kami juga tetap berusaha menikmati pertandingan," kata Zhang Nan.

Zhao mengatakan ada sebagaian penonton di Stadion Istora Senayan, Jakarta, yang mendukungnya saat bertanding sehingga menambah semangatnya. (Antara)




Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio

Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:18 WIB

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:45 WIB

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:40 WIB

Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta

Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:32 WIB

Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti

Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:28 WIB

5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan

5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:42 WIB

Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo

Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:32 WIB

5 Peserta SPPI Tewas, Kemhan Evaluasi Total Program Latsarmil

5 Peserta SPPI Tewas, Kemhan Evaluasi Total Program Latsarmil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:25 WIB

Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes

Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:40 WIB

Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta

Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:00 WIB

×