Pekerja Cina 'Serbu' Indonesia, Ini Penjelasan Pemerintah

Esti Utami, Erick Tanjung

Selasa, 01 September 2015 | 08:44 WIB
Pekerja Cina 'Serbu' Indonesia, Ini Penjelasan Pemerintah
Menkopolhukam Luhut panjaitan saat memimpin Rakor Antisipasi Aksi Buruh, Senin (31/8) di Jakarta. (suara.com/Kurniawan Mas'ud)

Suara.com - Menanggapi pemberitaan mengenai banyaknya tenaga kerja asal Cina yang menyerbu Indonesia, oemerintah mengklarifikasi, bahwa sudah terdapat puluhan ribu tenaga kerja asing dari Cina  dan bekerja di Indonesia. Sampai saat ini, sudah terdapat belasan ribu tenaga kerja dari negeri tirai bambu itu bekerja di tanah air.

"Tidak ada pekerja dari Cina yang berbondong-bondong datang kemari, tenaga kerja dari Tiongkok datang sudah puluhan ribu itu tidak benar.‎ Yang benar baru 13.000, angka itu sangat kecil dibandingkan dengan jumlah tenaga kerja asing di Indonesia atau jumlah tenaga kerja Indonesia di luar negeri," kata Menteri Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Panjait‎an, Senin (31/8/2015).

‎Luhut meminta kepada semua pihak agar tidak mempermasalahkan masuknya tenaga asing itu. Menurutnya tenaga dari luar negeri yang datang dan bekerja di tanah air itu rata-rata tenaga ahli. Beberapa bermasalah.

‎"Karena proyek Cina itu banyak, tidak salah juga mereka datang. Tetapi jumlah waktu kerjanya dibatasi Keimigrasian dan Kemenaker (Kementerian Tenaga Kerja)," ujarnya.

Sementara, Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri mengatakan, banyaknya masuk tenaga kerja asing ke tanah air berdasarkan kebijakan Pemerintah untuk mendukung investasi nasional. Ia mengklaim, dengan menarik investor asing maka lebih banyak  lapangan kerja yang terbuka di dalam negeri.

"Kepentingan dasarnya adalah untuk mendukung kebijakan investasi. Kebijakan ini kami lakukan di semua level pemerintahan agar investasi tumbuh dan berkembang. Sehingga pembangunan berkembang dan menciptakan lapangan pekerjaan untuk tenaga kerja dalam negeri," kata Hanif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Paradoks Digital Nomad: Penyelamat Ekonomi atau Penjajahan Modern?

Paradoks Digital Nomad: Penyelamat Ekonomi atau Penjajahan Modern?

Your Say | Senin, 04 Mei 2026 | 19:55 WIB

Ironi Hilirisasi, Gaji Tenaga Kerja Lokal 7 Kali Lebih Rendah dari Pekerja Asing

Ironi Hilirisasi, Gaji Tenaga Kerja Lokal 7 Kali Lebih Rendah dari Pekerja Asing

Bisnis | Senin, 03 Februari 2025 | 18:06 WIB

Jokowi Beri Karpet Merah Pekerja Asing di IKN, Pribumi Cuma Nonton?

Jokowi Beri Karpet Merah Pekerja Asing di IKN, Pribumi Cuma Nonton?

Bisnis | Rabu, 08 Maret 2023 | 11:43 WIB

Nasib Buruh Terancam PHK, Jika Tarif Cukai Rokok Kembali Naik

Nasib Buruh Terancam PHK, Jika Tarif Cukai Rokok Kembali Naik

Bisnis | Senin, 05 September 2022 | 19:29 WIB

Pekerja Magang, antara Upah Murah dan Kebutuhan Pemburu Kerja

Pekerja Magang, antara Upah Murah dan Kebutuhan Pemburu Kerja

Liks | Kamis, 20 Juni 2019 | 17:12 WIB

Terkini

Drama Penangkapan HR-V di Lhokseumawe, Polisi Temukan 13 Karung Sabu Asal Thailand

Drama Penangkapan HR-V di Lhokseumawe, Polisi Temukan 13 Karung Sabu Asal Thailand

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:15 WIB

Rano Karno Terharu Lihat Warga Jakarta Makin Tertib, Protes Soal CFD Dianggap Wajar

Rano Karno Terharu Lihat Warga Jakarta Makin Tertib, Protes Soal CFD Dianggap Wajar

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:56 WIB

Blusukan Terakhir di Lampung, Jokowi Sempatkan Jajan Es Kopi dan Rujak Buah

Blusukan Terakhir di Lampung, Jokowi Sempatkan Jajan Es Kopi dan Rujak Buah

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:49 WIB

Sentil Gaji Direksi, Prabowo Setuju Laba BUMN Dialokasikan untuk Riset

Sentil Gaji Direksi, Prabowo Setuju Laba BUMN Dialokasikan untuk Riset

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:42 WIB

Mulai Agustus 2026, Jakarta Berhenti Kirim Sampah Mentah ke Bantar Gebang

Mulai Agustus 2026, Jakarta Berhenti Kirim Sampah Mentah ke Bantar Gebang

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:30 WIB

Prabowo: Kampus Itu Arena Adu Gagasan, Bukan Tempat Pertentangan

Prabowo: Kampus Itu Arena Adu Gagasan, Bukan Tempat Pertentangan

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:45 WIB

Jokowi: Saya Masih Orang Kampung, Masih Orang Desa

Jokowi: Saya Masih Orang Kampung, Masih Orang Desa

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:05 WIB

Daftar 5 Calon Manajer Kopdes Meninggal Dunia Saat Latsarmil: Gejala, Penyebab dan Kronologi

Daftar 5 Calon Manajer Kopdes Meninggal Dunia Saat Latsarmil: Gejala, Penyebab dan Kronologi

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 12:45 WIB

Diduga Intimidasi Dokter hingga Meninggal, Legislator PKB Terancam Sanksi Berat

Diduga Intimidasi Dokter hingga Meninggal, Legislator PKB Terancam Sanksi Berat

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:31 WIB

Fakta-fakta Kematian 5 SPPI Calon Manajer Koperasi saat Jalani Latihan Militer

Fakta-fakta Kematian 5 SPPI Calon Manajer Koperasi saat Jalani Latihan Militer

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:14 WIB

×