Ternyata, Naskah Pidato Ahok Dikerjakan Pekerja Harian Lepas

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 10 September 2015 | 06:17 WIB
Ternyata, Naskah Pidato Ahok Dikerjakan Pekerja Harian Lepas
Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Jumat (4/9/2015), resmi melantik 327 pejabat baru Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Kepala Biro Kepala Daerah Hubungan Kerjasama Luar Negeri DKI Jakarta Muhammad Mawardi mengungkapkan naskah pidato Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama selalu dikerjakan oleh pekerja harian lepas atau freelancer.

"Memang selama ini kita masih menggunakan PHL untuk pencarian data dan untuk bahan-bahannya, masuk untuk menghimpun naskah-naskah pidato. Kita masih menggunakan tenaga PHL," kata Mawardi, Rabu (9/9/2015).

Mawardi menambahkan Biro Kepala Daerah Hubungan Kerjasama Luar Negeri DKI Jakarta dalam RAPBD 2016 menganggarkan uang sebesar Rp805 juta untuk membayar gaji penulis naskah pidato gubernur.

Angka tersebut diketahui dalam rapat bersama dengan DPRD DKI ketika pembahasan Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara Tahun 2016 digelar.

"Tenaga kita juga ada di situ. PNS-nya juga ada. Kita kan dari dulu sudah pakai itu, sekarang kita menggunakan PHL. Ke depan kita coba, apa namanya, perbaikilah," kata Mawardi.

Mawardi juga menjelaskan Biro Kepala Daerah Hubungan Kerjasama Luar Negeri DKI Jakarta berencana mempekerjakan 14 pegawai yang khusus membuat naskah gubernur, tujuh di antaranya pekerja harian lepas dengan gaji sekitar Rp2,7 juta. Mereka bertugas mencari data bahan naskah pidato yang akan dibacakan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama.

Pemprov DKI juga akan mempekerjakan empat tenaga ahli untuk menyusun naskah pidato, masing-masing tenaga ahli akan dibayar Rp5 juta.

"Kalau keseluruhannya itu, tujuh orang PNS, terus PHL-PHL ada juga. Rencananya ada tim, semacam tim tenaga terampil, ada juga sebagai operator. Keseluruhannya 14," kata dia.

Terkait hal tersebut, Ahok sempat menanyakan efektivitas pekerjaan PNS DKI Jakarta. Sebab pekerjaan membuat teks pidato gubernur diserahkan kepada non PNS.

"Makanya saya mau itung lagi, kalau pakai PHL (pekerja harian lepas). Kalau gitu PNS-nya mau ngapain, ya dong. Kalau nulis gitu aja harus ada PHL, itu yang mau saya perbaiki," kata Ahok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Soal Pembubaran, Guru Besar IPDN Tak Segan-segan Polisikan Ahok

Soal Pembubaran, Guru Besar IPDN Tak Segan-segan Polisikan Ahok

News | Rabu, 09 September 2015 | 21:03 WIB

Usul IPDN Dibubarkan, Ahok: Pak Jokowi Hanya Senyum-senyum

Usul IPDN Dibubarkan, Ahok: Pak Jokowi Hanya Senyum-senyum

News | Rabu, 09 September 2015 | 20:02 WIB

Tiap Akhir Pekan, Balai Kota DKI Akan Dibuka untuk Wisata Gratis

Tiap Akhir Pekan, Balai Kota DKI Akan Dibuka untuk Wisata Gratis

News | Rabu, 09 September 2015 | 19:09 WIB

Ahok: Kalau PHL Buat Teks Pidato, PNS Ngapain?

Ahok: Kalau PHL Buat Teks Pidato, PNS Ngapain?

News | Rabu, 09 September 2015 | 16:55 WIB

Naskah Pidato Ahok Seharga Rp805 Juta Bukan Dikerjakan PNS

Naskah Pidato Ahok Seharga Rp805 Juta Bukan Dikerjakan PNS

News | Rabu, 09 September 2015 | 13:34 WIB

Terkini

Ingin Umrahkan Orang Tua, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Meninggal

Ingin Umrahkan Orang Tua, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Meninggal

Batam | Rabu, 30 September 2026 | 14:08 WIB

Deretan Motor dengan Nilai Jual Kembali Stabil Meski Berstatus Motor Bekas

Deretan Motor dengan Nilai Jual Kembali Stabil Meski Berstatus Motor Bekas

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 14:05 WIB

Membedah Toxic Relationship Lewat Lagu 'Kau yang Memilih Aku' Syahrini

Membedah Toxic Relationship Lewat Lagu 'Kau yang Memilih Aku' Syahrini

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 14:00 WIB

Bangladesh Janji Tampil Maksimal Hingga Sulitkan Timnas Indonesia di Laga Pemungkas

Bangladesh Janji Tampil Maksimal Hingga Sulitkan Timnas Indonesia di Laga Pemungkas

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 13:57 WIB

DIM RUU LLAJ Diserahkan ke DPR, Puluhan Pasal Siap Dirombak Total

DIM RUU LLAJ Diserahkan ke DPR, Puluhan Pasal Siap Dirombak Total

News | Rabu, 30 September 2026 | 13:56 WIB

Review Film Bad and Crazy: Saat Sisi Gelap dan Gila dalam Diri Saling Bertabrakan

Review Film Bad and Crazy: Saat Sisi Gelap dan Gila dalam Diri Saling Bertabrakan

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 13:54 WIB

5 Peeling Serum Lokal untuk Menghaluskan Tekstur dan Mencerahkan Wajah

5 Peeling Serum Lokal untuk Menghaluskan Tekstur dan Mencerahkan Wajah

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 13:53 WIB

KPK Datangi Glamping di Ciater Subang, Diduga Milik Anggota Polri Yayat Sudrajat

KPK Datangi Glamping di Ciater Subang, Diduga Milik Anggota Polri Yayat Sudrajat

News | Rabu, 30 September 2026 | 13:51 WIB

Stres Kuliah? Ini 5 Tempat Refreshing untuk Menyegarkan Pikiran Penat di Jogja

Stres Kuliah? Ini 5 Tempat Refreshing untuk Menyegarkan Pikiran Penat di Jogja

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 13:51 WIB

Kapan Waktu yang Tepat untuk Menggunakan Air Mawar?

Kapan Waktu yang Tepat untuk Menggunakan Air Mawar?

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 13:51 WIB

×