Dua Polisi Tertembak Paskhas TNI, Kapolri: Tak Ada Serangan Balik

Arsito Hidayatullah, Erick Tanjung

Jum'at, 02 Oktober 2015 | 18:53 WIB
Dua Polisi Tertembak Paskhas TNI, Kapolri: Tak Ada Serangan Balik
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti. [suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan, peristiwa tertembaknya dua anggota Kepolisian Sektor Kesatuan Penjagaan dan Pengamanan Pelabuhan (KP3) Udara Sentani, Jayapura, Papua oleh anggota Korps Paskhas ‎TNI AU karena kesalah pahaman. Kasus ini pun telah ditangani oleh komandan dua kesatuan setempat.

"Memang ada kesalahpahaman antar anggota dari Polsek di Bandara Sentani dengan anggota Paskhas TNI AU. Tadi pagi sudah dibicarakan dengan Pangdam dan Danlanud (Santani), kasus ini sudah bisa diselesaikan," kata Badrodin di Mabes Polri, Jumat (2/9/2015).

Badrodin memastikan masalah itu sudah diatasi. Bahkan, ia menjamin tidak akan ada serangan balik dari Polri terhadap anggota Paskhas terkait penembakan tersebut.

"Saya pikir tidak ada serangan balik," tegasnya.

Menurut Badrodin, saat kejadian, anggota Polri tengah dinas dan mengenakan seragam. Namun, lantaran berjaga malam hari, dua anggota polisi yeng tertembak itu memakai jaket sehingga seragamnya tak terlalu kelihatan.

"Mereka berseragam, tapi karena mereka jaga malam jadi pakai jaket," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara Marsekal Madya Dwi Badarmanto, mengatakan kedua anggota Polri yang tertembak oleh anggota Paskhas itu tidak ada unsur kesengajaan. Kejadian itu juga sudah bisa diatasi dengan baik.

"Benar, ada anggota polisi yang tertembak saat anggota Paskhas TNI AU sedang membubarkan massa yang membuat keributan di sekitar bandara. Tapi tidak ada unsur kesengajaan," Dwi Badarmanto saat dikonfirmasi.

Dwi menjelaskan, kejadian terjadi dini hari tadi, sekitar pukul 02.00 WIT. Kejadian itu bermula ketika sekelompok orang dalam kondisi mabuk di bawah pengaruh alkohol membuat keributan di dekat Bandara Sentani, kemudian anggota Paskhas berupaya melerai keributan dan membubarkan kerumunan.

Namun sekitar 20 menit setelah kondisi tenang, datang sekelompok massa yang lebih besar dengan membawa senjata tajam, seperti panah dan parang.

"Melihat situasi tak kondusif, anggota Paskhas sempat memberikan tembakan peringatan ke udara. Namun, massa justru melawan dan merusak fasilitas umum di sekitar tempat kejadian. Mungkin saat itu ada petugas polisi yang datang," tutur Dwi.

Kemudian setelah massa berhasil dibubarkan, anggota Paskhas menemukan dua orang yang tergeletak di tengah jalan. Setelah diperiksa, keduanya ternyata polisi anggota KP3. Keduanya mengalami luka tembak di bagian paha.

"Terkait penembakan itu, siapa anggota yang menembak sedang diselidiki. Intinya, ini tidak ada kesengajaan antara TNI AU maupun kepolisian," terangnya.

Kini kedua polisi yang tertembak itu sudah dirawat di rumah sakit. Sedangkan situasi dan kondisi di lokasi sudah kembali kondusif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapolri: Usut Kelalaian Polisi di Pembunuhan Salim Kancil

Kapolri: Usut Kelalaian Polisi di Pembunuhan Salim Kancil

News | Kamis, 01 Oktober 2015 | 16:46 WIB

Kapolri Minta Bareskrim Tak Pidanakan Kebijakan Kepala Daerah

Kapolri Minta Bareskrim Tak Pidanakan Kebijakan Kepala Daerah

News | Selasa, 22 September 2015 | 08:54 WIB

Kapolri Targetkan Tangkap Santoso dan Komplotannya Tahun Ini

Kapolri Targetkan Tangkap Santoso dan Komplotannya Tahun Ini

News | Sabtu, 19 September 2015 | 07:20 WIB

Anggotanya Tewas Oleh Brimob, Kelompok Santoso Penggal Warga

Anggotanya Tewas Oleh Brimob, Kelompok Santoso Penggal Warga

News | Kamis, 17 September 2015 | 08:13 WIB

Terkini

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 22:10 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

×