Pemerintah Sulit Identifikasi Jemaah Meninggal di Mina

Tomi Tresnady

Minggu, 11 Oktober 2015 | 00:15 WIB
Pemerintah Sulit Identifikasi Jemaah Meninggal di Mina
Jenazah korban tragedi Mina. [Reuters]

Suara.com - Pemerintah kesulitan mengidentifikasi secara lengkap data jemaah yang meninggal dalam peristiwa Mina, karena terkait kemampuan petugas di pemulasaran jenazah Al Mu'ashim dalam menulis nama korban dari bahasa latin ke Arab.

"Kalau sekadar jumlah mungkin bisa dipercepat, tapi dalam hal siapa, dari kloter mana, dan namanya siapa, ini memang ada prosesnya," kata Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Abdul Djamil, di Mekkah, Arab Saudi, Sabtu (10/10/2015).

Ia menjelaskan, berbeda dengan negara lain, termasuk Iran, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama sebagai Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) memilih tidak menyebutkan angka jumlah korban tanpa identitas yang jelas dan valid, seperti nama korban, asal kloter, dan nomor paspor.

"Karena identifikasi yang datang dari polisi darurat al Mua'shim, mereka seringkali menulis latin ke Arab ada kendala, seringkali mereka juga kurang familiar dengan nama-nama Indonesia, khususnya yang bukan bukan nama Arab sehingga kita perlu lakukan 'cross check' dengan tiga hal," ujar Djamil lagi.

Dia menyebutkan, pemeriksaan pertama, dilakukan dengan melihat data yang berangkat haji tahun ini.

Kedua, pihaknya memeriksa lewat kloter dan rombongan yang ada di maktab. Pemeriksaan ketiga, ketika sudah yakin baru diumumkan.

"Jangan sampai sudah diumumkan menjadi korban ternyata orangnya segar bugar. Ini yang tidak boleh terjadi dan harus kita hindari," katanya pula.

Ia menyampaikan pula, dalam pertemuan dengan Dirjen Kementerian Luar negeri Wilayah Barat yang membawahi wilayah Mekkah, Jeddah, dan Madinah, serta pertemuan dengan Deputi Kementerian Haji di Jeddah dua hari lalu, pihaknya mendapatkan komitmen otoritas Arab Saudi akan mempermudah proses identifikasi korban Mina khusunya dari Indonesia.

"Saya minta supaya kementerian haji ikut turut campur dalam memberikan kemudahan dan membantu proses identifikasi itu. Karena itu, ketika dua hari yang lalu, kami sampaikan masih 25, sekarang tinggal lima jemaah yang harus kami upayakan untuk mengetahui keberadaannya," ujar Djamil.

Pada peristiwa Mina 24 September 2015, sebanyak 123 jemaah Indonesia menjadi korban meninggal, dengan rincian 118 korban merupakan jemaah yang datang dari Tanah Air, sedangkan lima jemaah berasal adalah WNI yang telah bermukim di Arab Saudi.

Hingga Sabtu, lima jemaah Indonesia belum kembali ke pemondokan sejak peristiwa Mina. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

17 Jenazah Ditemukan, WNI Korban Tragedi Mina Jadi 120 Orang

17 Jenazah Ditemukan, WNI Korban Tragedi Mina Jadi 120 Orang

News | Rabu, 07 Oktober 2015 | 13:40 WIB

DPR: Iran Bisa Pulangkan Jenazah dari Arab, Indonesia Juga Harus!

DPR: Iran Bisa Pulangkan Jenazah dari Arab, Indonesia Juga Harus!

News | Senin, 05 Oktober 2015 | 06:41 WIB

Jumlah WNI Korban Mina Jadi 100 Orang

Jumlah WNI Korban Mina Jadi 100 Orang

News | Minggu, 04 Oktober 2015 | 00:16 WIB

Tim DVI Indonesia Bantu Identifikasi Korban Tragedi Mina

Tim DVI Indonesia Bantu Identifikasi Korban Tragedi Mina

News | Jum'at, 02 Oktober 2015 | 05:33 WIB

Terkini

Dicopot Purbaya Gegara Loloskan Motor Listrik MBG, Luky Alfirman Kini Jadi Wamenkeu

Dicopot Purbaya Gegara Loloskan Motor Listrik MBG, Luky Alfirman Kini Jadi Wamenkeu

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:11 WIB

Daftar Lengkap Reshuffle Kabinet yang Dilantik Prabowo, dari Menko hingga Kapolri

Daftar Lengkap Reshuffle Kabinet yang Dilantik Prabowo, dari Menko hingga Kapolri

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Presiden Prabowo Lantik Listyo Sigit Jadi Kepala KSP, Posisi Kapolri Dijabat Suyudi Ario Seto

Presiden Prabowo Lantik Listyo Sigit Jadi Kepala KSP, Posisi Kapolri Dijabat Suyudi Ario Seto

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:06 WIB

Agus Gumiwang Tergeser, Kursi Menteri Perindutrian Kini Dipegang Sarmuji

Agus Gumiwang Tergeser, Kursi Menteri Perindutrian Kini Dipegang Sarmuji

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:05 WIB

Produksi Toyota Veloz Hybrid Tembus 15 Ribu Unit Hingga Agustus 2026

Produksi Toyota Veloz Hybrid Tembus 15 Ribu Unit Hingga Agustus 2026

Otomotif | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:05 WIB

Two Way Cake vs Compact Powder, Mana yang Tahan Lama untuk Makeup?

Two Way Cake vs Compact Powder, Mana yang Tahan Lama untuk Makeup?

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:05 WIB

Pelatih Bangladesh Sebut Kevin Diks dan Satu Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Ancaman Berbahaya

Pelatih Bangladesh Sebut Kevin Diks dan Satu Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Ancaman Berbahaya

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:04 WIB

4 Shio Paling Beruntung Seumur Hidup Menurut Astrologi Tiongkok

4 Shio Paling Beruntung Seumur Hidup Menurut Astrologi Tiongkok

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:04 WIB

KPK Usut Korupsi Iklan Bank BJB, Eks Aspri Ridwan Kamil dan Pejabat BJB Dipanggil

KPK Usut Korupsi Iklan Bank BJB, Eks Aspri Ridwan Kamil dan Pejabat BJB Dipanggil

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:04 WIB

Jukir Tikam Ojol Karena Cekcok Parkir Rp10 Ribu Ditangkap

Jukir Tikam Ojol Karena Cekcok Parkir Rp10 Ribu Ditangkap

Sulsel | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:02 WIB

×