PSK Malaysia Bikin Tur Prostitusi, Begini Cara Kerjanya

Ardi Mandiri

Senin, 12 Oktober 2015 | 07:38 WIB
PSK Malaysia Bikin Tur Prostitusi, Begini Cara Kerjanya
Ilustrasi PSK. (Shutterstocks)

Suara.com - Sekitar 10 PSK Malaysia berusia 20 tahun sampai 30 tahun melakoni cara kreatif dalam bisnis prositusi.

Dengan memanfaatkan WeChat dan WhatsApp, cara tersebut sukses meraup ribuan ringgit saban bulannya.

Dua aplikasi populer itu digunakan para PSK untuk memposting lokasi keberadaannya. PSK akan tinggal di satu tempat selama tiga hari, sebelum pindah ke tempat lainnya.

Tempat di sini bukanlah jalanan, melainkan di hotel-hotel mewah yang sudah ditentukan.

Cara ini diklaim para PSK aman dari kejaran polisi. Sebab, orang-orang dalam grup esek-esek ini sudah disortir oleh 'mami' --yang dalam kasus ini disebut Fya.

Fya itulah yang nantinya menjadi penghubung antara PSK dengan pelanggan. FYA juga menjajakan tarif kepada pelanggan, yakni antara 100 ringgit hingga 500 ringgit,
tergantung paket yang dipilih.

Selain paket di atas, adapula paket eksklusif. Yakni paket pijat plus-plus dan seks yang dibanrol seharga 250 ringgit selama satu jam.

Dan paket sebesar 1500 ringgit, bagi pijat plus-plus dan seks selama enam jam.

Seorang pelanggan, yang pernah menjajal layanan ini mengatakan bahwa seluruh transkasi dan percakapan dilakukan lewat aplikasi.

"Jika pelanggan ingin bergabung dengan grup obrolan, maka akan diarahkan oleh Fya. Ini adalah cara mereka untuk menghindari polisi," kata pelanggan yang namanya
dirahasiakan.

"Mereka aktif. Hampir setiap hari, Fya akan memperbarui status lokasi gadis-gadis 'untuk pemesanan," lanjutnya.

Mirisnya, layanan yang sudah beroperasi sejak awal tahun ini, juga amat diminati kalangan pelajar di Malaysia.

BERITA MENARIK LAINNYA:

Ini Perbedaan Cemburu Antara Lelaki dan Perempuan

Bella Sophie Ajak Anak Tiri Liburan ke Ancol

Di Jawa Timur ada Pondok Pesantren Khusus Lansia

Nyalon Jadi Presiden, Ini Pesan Obama Buat Kanye West

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jajakan Mahasiswi di Internet, Lelaki Pekanbaru Diringkus

Jajakan Mahasiswi di Internet, Lelaki Pekanbaru Diringkus

News | Selasa, 06 Oktober 2015 | 05:18 WIB

9 Warga Cina dan 20 WNI Dijadikan PSK di Tempat Karaoke

9 Warga Cina dan 20 WNI Dijadikan PSK di Tempat Karaoke

News | Kamis, 06 Agustus 2015 | 20:04 WIB

Jelang Ramadhan, Para Pekerja Seks Sarkem Gelar Pengajian

Jelang Ramadhan, Para Pekerja Seks Sarkem Gelar Pengajian

News | Rabu, 10 Juni 2015 | 06:35 WIB

Terkini

Sinopsis Below, Serial Thriller tentang Teror Makhluk Laut Misterius

Sinopsis Below, Serial Thriller tentang Teror Makhluk Laut Misterius

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Daftar Weton yang Rezekinya Tidak Pernah Putus Menurut Primbon Jawa

Daftar Weton yang Rezekinya Tidak Pernah Putus Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Ditinggal 15 Menit, Balita di Pati Tewas Terbakar, Obat Nyamuk Diduga Jadi Pemicu

Ditinggal 15 Menit, Balita di Pati Tewas Terbakar, Obat Nyamuk Diduga Jadi Pemicu

Jawa Tengah | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:17 WIB

8 Anak Diduga Jadi Korban Pembina Pramuka di Palembang, Kasus Terungkap Setelah 5 Tahun

8 Anak Diduga Jadi Korban Pembina Pramuka di Palembang, Kasus Terungkap Setelah 5 Tahun

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:14 WIB

Alasan Harga BBM di RI Tak Langsung Turun, Meski Minyak Dunia Merosot

Alasan Harga BBM di RI Tak Langsung Turun, Meski Minyak Dunia Merosot

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:13 WIB

Babak Akhir Negosiasi Uang Sampah Bantargebang, Pramono Anung: Everybody Harus Happy

Babak Akhir Negosiasi Uang Sampah Bantargebang, Pramono Anung: Everybody Harus Happy

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:13 WIB

Kapolda Jateng Ancam PTDH Polisi yang Bekingi Judi dan Narkoba

Kapolda Jateng Ancam PTDH Polisi yang Bekingi Judi dan Narkoba

Jawa Tengah | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:09 WIB

Doli Bongkar Kejanggalan PKPU soal Gibran: Komisi II Tak Pernah Bahas Pasal Itu

Doli Bongkar Kejanggalan PKPU soal Gibran: Komisi II Tak Pernah Bahas Pasal Itu

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:06 WIB

Bisnisnya Tengah Proses Bangkrut, OJK Cabut Dua Izin Usaha BTPN Syariah Ventura

Bisnisnya Tengah Proses Bangkrut, OJK Cabut Dua Izin Usaha BTPN Syariah Ventura

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:06 WIB

Perempuan Adat Kalimantan Utara Merawat Pengetahuan Leluhur Lewat Anyaman Rotan: Bagaimana Caranya?

Perempuan Adat Kalimantan Utara Merawat Pengetahuan Leluhur Lewat Anyaman Rotan: Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:05 WIB

×