Kegaduhan dalam Kabinet Dinilai Wajar Terjadi

Ririn Indriani, Dian Kusumo Hapsari

Minggu, 08 November 2015 | 17:09 WIB
Kegaduhan dalam Kabinet Dinilai Wajar Terjadi
Foto Bersama Kabinet Kerja

Suara.com - Anggota DPD RI Nano Sampono menilai, kegaduhan politik yang terjadi dalam kabinet kerja pemerintahan Presiden Joko Widodo sebagai hal wajar dan lumrah terjadi.

Pasalnya, kegaduhan tersebut terjadi lantaran adanya perbedaan pendapat antara pemerintah untuk menemukan solusi yang terbaik guna mencapai kesejahteraan rakyat dan memikirkan kepentingan nasional.

“Soal demokrasi atau kegaduhan ini kalau menurut saya sangat wajar. Karena setiap orang pasti ingin menemukan yang terbaik, sebelum menimbulkan ekses atau dampak yang merugikan bagi masyarakat. Justru yang paling kita hindari salah satu blok lebih kuat,” katanya dalam diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (8/11/2015).

Nano menjelaskan, kegaduhan yang terjadi saat ini, sebenarnya tidak hanya terjadi antara menteri yang satu dengan menteri lainnya, tapi terjadi pula antara pemerintah dengan DPR. Salah satu contohnya saat pembahasan APBN 2016 antara pemerintah dan DPR yang berlangsung alot. Dimana DPR berkeinginan memiliki dana pembangunan gedung, di sisi lain pemerintah menginginkan Penyertaan Modal Negara untuk BUMN.

“Ini sebenarnya sesuatu yang lazim. Yang terpenting, dalam kedua blok ini harus jalan seimbang. Jangan blok pemerintah yang lebih kuat nanti menjadi otoriter, begitu juga sebaliknya. Makanya ini harus berjalan seimbang,” terangnya.

Kendati demikian, menurut nano, Presiden Joko Widodo tetap perlu melakukan perombakan atau reshuffle kabinet. Ia berharap perombakan kabinet mempertimbangkan pentingnya aspek kualitas bukan hanya kekuatan politik.

“Tetapi belakangan ini kita melihat yang tadinya tidak berkeringat, mencoba masuk ke dalam. Jangan sampai yang tadinya berkeringat tidak masuk, yang penting kualitas,” tegasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diberitakan Secara Keliru, Ini Respons Fika Fawzia

Diberitakan Secara Keliru, Ini Respons Fika Fawzia

News | Minggu, 23 November 2014 | 21:51 WIB

Perebutan Pimpinan MPR Diperkirakan Alot, Rupiah Kembali Melemah

Perebutan Pimpinan MPR Diperkirakan Alot, Rupiah Kembali Melemah

Bisnis | Senin, 06 Oktober 2014 | 17:16 WIB

Terkini

Review The Good Son: Thriller Psikologis yang Siap Mengacaukan Pikiranmu

Review The Good Son: Thriller Psikologis yang Siap Mengacaukan Pikiranmu

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:15 WIB

BPBD Hulu Sungai Selatan Apresiasi Kepedulian Anak Usaha AALI Tangani Karhutla di Lahan Warga

BPBD Hulu Sungai Selatan Apresiasi Kepedulian Anak Usaha AALI Tangani Karhutla di Lahan Warga

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Perbedaan Sunscreen Wardah Kuning, Oranye, dan Biru Sesuai Jenis Kulit

Perbedaan Sunscreen Wardah Kuning, Oranye, dan Biru Sesuai Jenis Kulit

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Dari Premanisme ke Politik Kekuasaan: Ormas Jalanan di Era Pasca Reformasi

Dari Premanisme ke Politik Kekuasaan: Ormas Jalanan di Era Pasca Reformasi

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Kejurnas Menembak PPAD 2026: Dedi Iswanto Juara, PPAL 2 Berjaya di Beregu

Kejurnas Menembak PPAD 2026: Dedi Iswanto Juara, PPAL 2 Berjaya di Beregu

Sport | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:50 WIB

5 Tanda Donat Overproof, Adonan Terlalu Mengembang hingga Kempes

5 Tanda Donat Overproof, Adonan Terlalu Mengembang hingga Kempes

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Kreasi Warga Cengkareng, Bikin Perahu Unta dengan 3.000 Lebih Sampah Botol Plastik

Kreasi Warga Cengkareng, Bikin Perahu Unta dengan 3.000 Lebih Sampah Botol Plastik

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:39 WIB

KPK Tak Bertaji, Tersangka Korupsi Dana Bencana Tidak Dijerat Pakai Pasal Hukuman Mati

KPK Tak Bertaji, Tersangka Korupsi Dana Bencana Tidak Dijerat Pakai Pasal Hukuman Mati

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:39 WIB

Apa Itu Zona 1, 2, 3 dalam Lari? Kenali Perbedaan dan Manfaatnya

Apa Itu Zona 1, 2, 3 dalam Lari? Kenali Perbedaan dan Manfaatnya

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:35 WIB

Wacana Gaji ASN Lewat Kopdes Dinilai Cuma Akal-akalan: Harus Dibatalkan

Wacana Gaji ASN Lewat Kopdes Dinilai Cuma Akal-akalan: Harus Dibatalkan

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:35 WIB

×