Perebutan Pimpinan MPR Diperkirakan Alot, Rupiah Kembali Melemah

Esti Utami

Senin, 06 Oktober 2014 | 17:16 WIB
Perebutan Pimpinan MPR Diperkirakan Alot, Rupiah Kembali Melemah
Ilustrasi uang rupiah (Shutterstock)

Suara.com - Nilai tukar rupiah Senin (6/10/2014) sore,  melemah 25 poin menjadi Rp12.202 per dolar AS dibandingkan posisi sebelumnya Rp12.177 per dolar AS.  Analis Platon Niaga Berjangka, Lukman Leong di Jakarta, mengatakan melemahnya nilai rupiah disebabkan kombinasi sentimen negatif global dan dalam negeri, sehingga mendorong  rupiah berada di dalam area negatif menembus level Rp12.200 per dolar AS.

"Pelemahan rupiah akibat sentimen global wajar seiring dengan pergerakan mayoritas mata uang 'emerging market' akibat data tren ekonomi AS yang positif sehingga ekspektasi pasar terhadap suku bunga AS dapat dinaikkan lebih cepat," ujarnya.

Tetapi untuk saat ini sentimen domestik lebih mendominasi seiring dengan masih panasnya suhu politik dalam negeri, menjelang perebutan kursi pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).

"Sentimen terhadap politik diharapkan bersifat sementara sehingga rupiah kembali pulih dengan cepat dan tekanannya tidak terlalu dalam," ucapnya.

Kendati demikian, lanjut dia, Bank Indonesia cukup konsisten menjaga kestabilan mata uang domestik agar fluktuasinya stabil sehingga tekanan rupiah tidak tergerus lebih besar terhadap dolar AS.

Analis Riset Mandiri Sekuritas Leo Rinaldy dalam kajiannya mengemukakan bahwa Bank Indonesia akan mampu meningkatkan posisi devisa pada akhir bulan September. Bank sentral telah menyerap valas senilai 3 miliar dolar AS pada 30 September 2014.

"Berdasarkan estimasi kami, 40 persen kenaikan tambahan cadangan valas dari awal tahun dikontribusi oleh penyerapan valas BI. Nilai tukar valas penting untuk meningkatkan ketahanan eksternal Indonesia untuk menghadapi risiko ketidakpastian domestik dan luar negeri ke depannya," psparnya.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada hari Senin (6/10/2014) tercatat mata uang rupiah bergerak melemah menjadi Rp12.212 per dolar AS, dibandingkan posisi sebelumnya di posisi Rp12.144 per dolar AS. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Dua Faktor yang Membuat Rupiah Loyo

Ini Dua Faktor yang Membuat Rupiah Loyo

Bisnis | Senin, 06 Oktober 2014 | 14:40 WIB

Rupiah Melemah, Menkeu Masih Belum Khawatir

Rupiah Melemah, Menkeu Masih Belum Khawatir

Bisnis | Senin, 06 Oktober 2014 | 13:56 WIB

 Rupiah Lewati Rp12.000, BI: Itu Masih Wajar

Rupiah Lewati Rp12.000, BI: Itu Masih Wajar

Bisnis | Jum'at, 03 Oktober 2014 | 15:55 WIB

BI: Kisruh UU Pilkada Membuat Rupiah Melemah

BI: Kisruh UU Pilkada Membuat Rupiah Melemah

Bisnis | Senin, 29 September 2014 | 12:27 WIB

Aliran Modal Keluar dari Indonesia Semakin Deras

Aliran Modal Keluar dari Indonesia Semakin Deras

Bisnis | Senin, 29 September 2014 | 18:52 WIB

 Rupiah Diperkirakan Rp11.400 di Akhir 2014

Rupiah Diperkirakan Rp11.400 di Akhir 2014

Bisnis | Senin, 22 September 2014 | 05:17 WIB

Terkini

BSU 2026 Kapan Cair? Ini Update Resmi Kemnaker, Segera Cek Status Penerima

BSU 2026 Kapan Cair? Ini Update Resmi Kemnaker, Segera Cek Status Penerima

Bisnis | Minggu, 18 Oktober 2026 | 14:17 WIB

Anak Krakatau Kembali Erupsi Tiga Kali, Kolom Abu Tertinggi 500 Meter

Anak Krakatau Kembali Erupsi Tiga Kali, Kolom Abu Tertinggi 500 Meter

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 14:15 WIB

Dilema Kebijakan Pangan: Mengapa Diversifikasi Pangan Belum Jadi Kebiasaan?

Dilema Kebijakan Pangan: Mengapa Diversifikasi Pangan Belum Jadi Kebiasaan?

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 14:15 WIB

Sunscreen Wardah SPF 35 vs SPF 50, Mana yang Cocok untuk Kulit Berminyak?

Sunscreen Wardah SPF 35 vs SPF 50, Mana yang Cocok untuk Kulit Berminyak?

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 14:11 WIB

5 Zodiak Paling Banyak Ditaksir tapi Memilih Tetap Jomblo, Nyaman dengan Kebebasan

5 Zodiak Paling Banyak Ditaksir tapi Memilih Tetap Jomblo, Nyaman dengan Kebebasan

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 14:09 WIB

Novel Ghosting Writer: Ketika Popularitas Dibalap oleh Pesaing Misterius

Novel Ghosting Writer: Ketika Popularitas Dibalap oleh Pesaing Misterius

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 14:00 WIB

3 Varian Sariayu Facial Foam Lengkap dengan Review Pembeli, Harga di Bawah 40 Ribu

3 Varian Sariayu Facial Foam Lengkap dengan Review Pembeli, Harga di Bawah 40 Ribu

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:54 WIB

Bedak Apa yang Makin Berkeringat Makin Glowing? Cek 5 Pilihan Murah di Bawah Rp100 Ribu

Bedak Apa yang Makin Berkeringat Makin Glowing? Cek 5 Pilihan Murah di Bawah Rp100 Ribu

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:54 WIB

Kronologi Kader PDIP Musyafirin Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai Berujung Usulan Pemecatan

Kronologi Kader PDIP Musyafirin Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai Berujung Usulan Pemecatan

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:47 WIB

Tren Bahasa Gen Z: Campur Aduk, Makin Asyik, atau Malah Bikin Pusing?

Tren Bahasa Gen Z: Campur Aduk, Makin Asyik, atau Malah Bikin Pusing?

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:45 WIB

×