Siasat Kolega Novanto Beri Sanksi Berat

Siswanto

Kamis, 17 Desember 2015 | 10:28 WIB
Siasat Kolega Novanto Beri  Sanksi Berat
Sidang MKD di gedung DPR kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/12). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Sidang Mahkamah Kehormatan Dewan untuk menetapkan keputusan final kasus pelanggaran etika Setya Novanto dalam skandal Papa Minta Saham masih menyisakan cerita.

Sidang kemarin sempat diskors, bertepatan waktu ibadah Maghrib. Sidang kemudian dilanjutkan malam harinya untuk mendengar pandangan hakim MKD yang masih tersisa guna melengkapi pandangan MKD terkait bobot pelanggaran etika Novanto. Pandangan yang sudah disampaikan para hakim semua berkisar pada tuntutan sanksi sedang dan sanksi berat buat Novanto.

Yang menarik perhatian dalam peradilan MKD kemarin malam yakni perputaran arah yang diperagakan beberapa hakim MKD, khususnya yang selama ini dikenal sebagai kolega Novanto.

 Di luar dugaan, mereka yang selama ini getol membela Novanto ternyata kompak menyatakan Novanto bersalah. Tak tanggung-tanggung, mereka justru menganggap pelanggaran etika Novanto tergolong pelanggaran berat dan harus diusut lebih lanjut melalui panel DPR. Sebaliknya, hakim-hakim MKD yang selama ini konsisten menyebut Novanto bersalah, justru menuntut diterapkannya sanksi sedang.

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Center for Democracy and Leadership Research, Hanta Yudha, menyebut turbulensi sikap para hakim MKD tak lepas dari rancangan siasat masing-masing kubu. Sebagaimana diketahui, dalam proses peradilan etika terhadap Ketua DPR di MKD ada dua kubu, yakni kubu membela Novanto serta kubu yang bersikap kritis terhadapnya.

“Jika keputusan akhir sidang MKD memutuskan Setya Novanto dijatuhi sanksi berat, maka prosesnya akan sangat panjang,” kata Hanta, Kamis (17/12/2015).

BACA JUGA: 

Mulan Jameela Blak-blakan, Ini Pesan Maia

Keputusan itu, menurut Hanta, bisa berlanjut pada perpanjangan sidang hingga dua atau tiga kali, yang akan memakan waktu sekitar tiga bulan. Dengan pertimbangan itu, tak heran jika pihak yang selama ini bersikap lunak terhadap Novanto justru memutuskan sanksi berat. Tak lain dan tak bukan, tujuannya agar persidangan berakhir mengambang, dan dibentuk panel DPR untuk menindaklanjuti proses peradilan etika Novanto. Dengan hasil seperti itu, Novanto tak perlu buru-buru menanggalkan jabatannya selaku Ketua DPR.

Ketentuan terkait sanksi ringan, sedang dan berat terhadap pelaku pelanggaran etika itu sendiri diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 20144 tentang MPR, DPR, DPRD dan DPD. Pasal 39 ayat 1 UU MD3 menyebut jika MKD menangani kasus pelanggaran kode etik yang bersifat berat dan berdampak pada sanksi pemberhentian, MKD harus membentuk panel yang bersifat Ad Hoc. Persoalannya, tindak lanjut peradilan MKD melalui panel ini pun masih abu-abu. Hal itu terlihat dalam pasal 41 ayat 5 UU MD3 yang menyebut bahwa panel akan menetapkan dua kemungkinan atas keputusannya. Kemungkinan pertama, panel menyatakan teradu tak terbukti melanggar, atau kedua, panel menyatakan teradu terbukti melanggar.

Tapi ending-nya benar-benar mengejutkan. Kemarin malam, sebelum keputusan MKD diumumkan, Novanto mengirimkan surat pengunduran diri dari jabatan Ketua DPR.

BERITA MENARIK LAINNYA: 

Tawa Lepas Jokowi Saat Setya Novanto Mundur

Ojek Online Resmi Dilarang Beroperasi

Lima Pimpinan KPK Telah Terpilih, Siapa Saja Mereka?

Beda Agama, Aura Kasih Minta Orangtua Menerima Glenn

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Setnov Akhirnya Mundur, Apa Kata Ahok?

Setnov Akhirnya Mundur, Apa Kata Ahok?

News | Kamis, 17 Desember 2015 | 10:04 WIB

Terkini

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 22:10 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

×