Polisi Tangkap 4 Tersangka Kasus Pembobolan "Internet Banking"

Arsito Hidayatullah, Agung Sandy Lesmana

Senin, 18 Januari 2016 | 12:28 WIB
Polisi Tangkap 4 Tersangka Kasus Pembobolan "Internet Banking"
Ilustrasi cyber crime. [Shutterstock]

Suara.com - Tim Subdit 3 Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya telah menangkap empat tersangka kasus dugaan pembobolan dana nasabah bank melalui internet banking. Empat tersangka yang ditangkap yakni Vicky Rahmad Hidayat (26), Rizal Amir (21), Zaenuddin (26), Saifuddin alias Saiful (22).

Dirkrimsus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Mudjiono mengatakan penangkapan keempatnya dilakukan setelah polisi mendapatkan keterangan dari pihak pelapor yakni Satria Tunggul Wibisono dengan laporan polisi bernomor LP/163/I/2015/pmj/dit Reskrimsus tanggal 15 Januari 2015  dan Tejho Winarto ST dengan laporan poliso bernomor LP/216/I/2015/pmj/Dit Reskrimsus tanggal 19 Januari 2015.

"Empat tersangka berhasil diamankan di 3 tempat berbeda yaitu di kabupaten Nagan Raya Aceh, di kabupaten Depok dan di halaman rutan Salemba, Jakarta Pusat," kata Mudjiono melalui keterangan tertulis, Senin (18/1/2016).

 
Menurut Mudjiono, modus yang dijalankan para tersangka mendatangi Grapari Telkomsel dengan membawa surat kuasa palsu korban dengan alasan kartu SIM card dari nomor korban hilang.

"Setelah mendapatkan kartu simcard baru, tersangka melalui telepon menghubungi Call Center Bank Permata mengaku sebagai TJHO WINARTO, meminta pengubahan User ID dan menanyakan alamat email yang dipakai di mana email tersebut digunakan sebagai email verifikasi di layanan internet banking Permatanet," kata dia.

Kemudian, lanjut Mudjiono, para tersangka lalu mengakses akun internet banking korban dan memindahkan saldo di rekening milik korban dengan cara mentransfer ke beberapa rekening bank di antaranya rekening bank BNI, BRI dan BTN.

"Rekening-rekening untuk melakukan penampungan dana kejahatan tersebut disiapkan oleh tersangka 4. Akibat perbuatan komplotan pelaku korban mengalami kerugian Rp 245 juta," kata Mudjiono.

Selain menangkap para tersangka, polisi juga telah menyita beberapa barang bukti seperti tiga buah kartu tanda pengenal (KTP), empat unit telepon genggam, satu unit laptop, satu unit mobil sedan merek Ford, dan buku tabungan serta kartu ATM.

Atas perbuatannya itu, empat pelaku ini dikenakan pasal 30 UU ITE, pasal 263 KUHP dan pasal 3, 4, 5 UU TPPU dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Curi Uang Bank, 6 Bule Diciduk Polisi

Curi Uang Bank, 6 Bule Diciduk Polisi

News | Sabtu, 31 Oktober 2015 | 18:43 WIB

Kepolisian Taiwan Salut dengan Kinerja Polri

Kepolisian Taiwan Salut dengan Kinerja Polri

News | Selasa, 08 September 2015 | 22:20 WIB

Jalankan Kejahatan Online, 64 Orang Taiwan Dideportasi Hari Ini

Jalankan Kejahatan Online, 64 Orang Taiwan Dideportasi Hari Ini

News | Selasa, 08 September 2015 | 18:31 WIB

Rumah Mewah di Bukit Golf Digerebek, 31 Warga Cina Diamankan

Rumah Mewah di Bukit Golf Digerebek, 31 Warga Cina Diamankan

News | Jum'at, 31 Juli 2015 | 16:18 WIB

Terkini

Lidah Api Kepung Seruni Point: Pintu Terakhir Wisata Bromo Resmi Ditutup Total

Lidah Api Kepung Seruni Point: Pintu Terakhir Wisata Bromo Resmi Ditutup Total

Jatim | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:08 WIB

Praperadilan Kasus MBG, Lodewyk Pusung Minta 3 Buku Catatan dan iPhone 17 Pro Max Dikembalikan

Praperadilan Kasus MBG, Lodewyk Pusung Minta 3 Buku Catatan dan iPhone 17 Pro Max Dikembalikan

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:07 WIB

Arti Desil 1-10 di Kelompok Kesejahteraan Keluarga, Mana yang Dapat Bansos?

Arti Desil 1-10 di Kelompok Kesejahteraan Keluarga, Mana yang Dapat Bansos?

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:04 WIB

Tips Cerdas Meminang Honda Brio Bekas: Hindari Unit Eks Laka dan Eks Taksi Online

Tips Cerdas Meminang Honda Brio Bekas: Hindari Unit Eks Laka dan Eks Taksi Online

Otomotif | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:03 WIB

Ekspor UMKM Naik, Tapi 60-70 Persen Pelaku Masih Belum Pernah Kirim Produk ke Luar Negeri

Ekspor UMKM Naik, Tapi 60-70 Persen Pelaku Masih Belum Pernah Kirim Produk ke Luar Negeri

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:02 WIB

Rekam Jejak Gus Alex Eks Stafsus Kemenag Terseret Kasus Kuota Haji

Rekam Jejak Gus Alex Eks Stafsus Kemenag Terseret Kasus Kuota Haji

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:02 WIB

Program Umrah Jadi Sorotan BPK, Pemkot Bandar Lampung Janji Perbaiki Tata Kelola

Program Umrah Jadi Sorotan BPK, Pemkot Bandar Lampung Janji Perbaiki Tata Kelola

Lampung | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:01 WIB

V BTS Ungkap Alami Gangguan Pendengaran, Makin Buruk saat Jalani Wamil

V BTS Ungkap Alami Gangguan Pendengaran, Makin Buruk saat Jalani Wamil

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:00 WIB

Batas Waktu dari MK Mepet, DPR Kebut RUU Ketenagakerjaan Baru

Batas Waktu dari MK Mepet, DPR Kebut RUU Ketenagakerjaan Baru

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:56 WIB

Diaspora Indonesia Kembangkan Kuliner Nusantara di Belanda Bersama BNI

Diaspora Indonesia Kembangkan Kuliner Nusantara di Belanda Bersama BNI

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:51 WIB

×