Ketua DPR Minta Pemerintah Sosialisasi Sebelum Revisi UU KPK

Pebriansyah Ariefana, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 22 Februari 2016 | 18:28 WIB
Ketua DPR Minta Pemerintah Sosialisasi Sebelum Revisi UU KPK
Presiden Joko Widodo dan Ketua DPR Ade Komaruddin menyampaikan keterangan kepada wartawan di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (22/2). [Antara]

Suara.com - Presiden Joko Widodo mengumumkan revisi Undang-Undang Nomor 30 tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ditunda. Ketua DPR Ade Komaruddin menilai pemerintah perlu memberikan penjelasan kepada masyarakat sebelum merevisi.

Keputusan ini dikeluarkan usai DPR menggelar rapat dengan pemerintah di Istana Kepresidenan, Senin (22/2/2016).

"Kami sepakat mengingat rakyat dan publik, perlu penjelasan komprehenesif. Niatnya kan baik, empat poin yang baik itu perlu diketahui publik. Sekarang karena simpang siur macam-macam akan dibatasi KPK, padahal itu sama sekali tidak ada, itu menguatkan," ujar Ade di Gedung DPR, Jakarta, Senin (22/2/2016).

"Kita sepakat agar demokrasi berjalan, stabilitas politik stabil juga, demokrasi di atas keteraturan kira-kira begitulah. Jadi, kami sepakat menunda penyampaian keputusannya sampai semua jelas,‎ tidak simpang siur dan substansinya diketahui publik,"katanya.

Lebih lanjut kata Ade, rapat paripurna akan tetap dilanjutkan pada Selasa (23/2/2016) dengan agenda pembahasan yakni soal Tapera dan JPSK (Jaringan Pengamaman Sistem Keuangan).

"Terkait esok hari paripurna, kita sampaikan bahwa kita akan memutuskan dua rancangan undang-undang menjadi UU. Jadi sudah selesai pembahasannya. Antara lain Tapera dan komisi IV soal garam. UU JPSK sudah mulai," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Revisi UU KPK Ditunda

Revisi UU KPK Ditunda

Foto | Senin, 22 Februari 2016 | 17:13 WIB

Ditunda, Revisi UU KPK Tak Dihapus dari Prolegnas

Ditunda, Revisi UU KPK Tak Dihapus dari Prolegnas

News | Senin, 22 Februari 2016 | 16:48 WIB

Usai Jumpa Pimpinan DPR, Jokowi Umumkan Tunda Revisi UU KPK

Usai Jumpa Pimpinan DPR, Jokowi Umumkan Tunda Revisi UU KPK

News | Senin, 22 Februari 2016 | 15:51 WIB

Fahri Hamzah: Ketua KPK Frustasi

Fahri Hamzah: Ketua KPK Frustasi

News | Senin, 22 Februari 2016 | 13:37 WIB

Slank Tolak Revisi UU KPK

Slank Tolak Revisi UU KPK

Foto | Senin, 22 Februari 2016 | 12:57 WIB

KPK: Pimpinan Banyak Terima Desakan Tolak Revisi UU KPK

KPK: Pimpinan Banyak Terima Desakan Tolak Revisi UU KPK

News | Senin, 22 Februari 2016 | 10:44 WIB

Tiga Pimpinan KPK Menghadap Jokowi di Istana

Tiga Pimpinan KPK Menghadap Jokowi di Istana

News | Senin, 22 Februari 2016 | 10:24 WIB

SBY Tegaskan Demokrat Menolak Revisi UU KPK

SBY Tegaskan Demokrat Menolak Revisi UU KPK

News | Sabtu, 20 Februari 2016 | 20:12 WIB

SBY: Pemberantasan Korupsi Tak Boleh Dibatasi Kekuasaan

SBY: Pemberantasan Korupsi Tak Boleh Dibatasi Kekuasaan

News | Sabtu, 20 Februari 2016 | 17:10 WIB

Pensil Raksasa untuk KPK

Pensil Raksasa untuk KPK

Foto | Jum'at, 19 Februari 2016 | 16:11 WIB

Terkini

Jelang MPLS Sekolah Rakyat, Gus Ipul Sampaikan Sejumlah Arahan

Jelang MPLS Sekolah Rakyat, Gus Ipul Sampaikan Sejumlah Arahan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:19 WIB

Bikin Aturan Pilah Sampah, Pramono Malah 'Disidang' Istri di Rumah

Bikin Aturan Pilah Sampah, Pramono Malah 'Disidang' Istri di Rumah

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:14 WIB

Warga Jakarta Kini Bisa Intip Prediksi Polusi 3 Hari ke Depan Lewat Aplikasi JAKI

Warga Jakarta Kini Bisa Intip Prediksi Polusi 3 Hari ke Depan Lewat Aplikasi JAKI

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:04 WIB

Rp 2,23 Triliun Masuk ke Kas Negara dari Rokok yang Dihisap Anak-Anak

Rp 2,23 Triliun Masuk ke Kas Negara dari Rokok yang Dihisap Anak-Anak

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 10:24 WIB

Usai Dirantai dan Dilaporkan Balik, Korban Penyekapan di Senen Kini Jalani Trauma Healing

Usai Dirantai dan Dilaporkan Balik, Korban Penyekapan di Senen Kini Jalani Trauma Healing

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 10:09 WIB

Luka Bakar 47 Persen! Istri Siri Dipaksa Anggota Polisi Buat Sabu hingga Disiram Air Keras

Luka Bakar 47 Persen! Istri Siri Dipaksa Anggota Polisi Buat Sabu hingga Disiram Air Keras

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 09:30 WIB

Bea Cukai Pakai Jebakan Canggih Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Narkoba Kuncup Bunga

Bea Cukai Pakai Jebakan Canggih Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Narkoba Kuncup Bunga

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 09:08 WIB

Tak Puas Vonis 10 Tahun! Kejagung Banding dan Persoalkan Tahanan Rumah Nadiem Makarim

Tak Puas Vonis 10 Tahun! Kejagung Banding dan Persoalkan Tahanan Rumah Nadiem Makarim

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:51 WIB

Divonis 10 Tahun, Kenapa Hakim Andi Saputra Ingin Nadiem Makarim Bebas?

Divonis 10 Tahun, Kenapa Hakim Andi Saputra Ingin Nadiem Makarim Bebas?

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:51 WIB

Pilot AS Tewas Ditembak OPM di Yahukimo, TNI Kerahkan 3 Heli untuk Evakuasi

Pilot AS Tewas Ditembak OPM di Yahukimo, TNI Kerahkan 3 Heli untuk Evakuasi

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:33 WIB

×