Jalani Pertandingan Terlama, Greysia/Nitya Gagal ke Final

Arsito Hidayatullah

Sabtu, 30 April 2016 | 19:59 WIB
Jalani Pertandingan Terlama, Greysia/Nitya Gagal ke Final
Pebulutangkis ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari. [PBSI]

Suara.com - Pasangan ganda [putri Indonesia, Greysia Polii/Nitya Krishinda, akhirnya harus gagal mencapai harapan mereka untuk tampil di final Kejuaraan Bulutangkis Asia 2016 di Wuhan, Cina.

Hal itu terjadi setelah dalam laga semifinal yang ternyata juga jadi pertandingan terlama sepanjang sejarah, Greysia/Nitya takluk di tangan ganda putri Jepang non-unggulan, Naoko Fukuman/Kurumi Yonao. Greysia/Nitya yang menduduki unggulan ke-3, kalah dengan skor 13-21, 21-19 dan 24-22.

 
Yang menjadi catatan penting adalah bahwa saking ketatnya, laga semifinal ini memecahkan rekor sebagai pertandingan bulutangkis resmi terlama sepanjag sejarah. Situs Tournament Software BWF mencatat pertandingan mereka berlangsung selama 161 menit atau 2 jam 41 menit.

Sementara, berdasarkan catatan sejauh ini, pertandingan terlama sebelumnya tercatat terjadi di ajang Denmark Open tahun 2008 lalu, antara Larse Paaske/Jonas Rassmusen melawan Chris Adcock/Robert Blair. Dalam laga selama 2 jam 35 menit itu, Paaske/Rassmusen menang atas Adcock/Blair dengan skor 21-14, 16-21 dan 21-17.

Laga antara Greysia/Nitya vs Fukuman/Yonao sendiri memang berjalan ketat, terutama di game kedua dan ketiga. Setelah Greysia/Nitya sukses memenangi game pertama, tampaknya pasangan lawan berusaha bangkit dan bermain lebih all-out, hingga mampu menang dengan skor ketat 21-19 di game kedua. Lantas di game ketiga, setelah saling kejar angka bahkan hingga tiga kali deuce, Fukuman/Yonao pun menuntaskan laga dengan skor 24-22.

Pasangan Jepang tersebut di final besok akan berhadapan dengan rekan senegaranya yang adalah juga unggulan teratas, Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi. Di laga semifinal yang digelar lebih awal, Matsumoto/Takahashi sukses melaju ke final dengan mengalahkan pasangan Korsel, Chang Ye Na/Lee So Hee, dengan skor 21-16 dan 21-19 dalam waktu 1 jam 4 menit.

Dengan demikian, Indonesia akhirnya dipastikan hanya bisa berharap meraih gelar dari pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Tampil lebih awal hari ini, Owi/Butet, panggilan akrab mereka, memastikan ke final setelah mengalahkan pasangan non-unggulan asal Korsel, Shin Baek Cheol/Chae Yoo Jung, dengan 21-16 dan 21-13.

Di final besok, calon lawan Owi/Butet yang pada ajang ini menjadi unggulan kedua, tak lain adalah unggulan teratas Zhang Nan/Zhao Yunlei. Ganda campuran Cina itu sebelumnya di semifinal juga menang atas unggulan ke-4 asal Korsel, Ko Sung Hyun/Kim Ha Na, dengan skor 21-19 dan 21-11. [BWF]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kelelahan, Kevin/Marcus Tersingkir di Perempat Final

Kelelahan, Kevin/Marcus Tersingkir di Perempat Final

News | Jum'at, 29 April 2016 | 23:31 WIB

Tommy Kembali Dipertemukan Lawan Super Berat di Perempat Final

Tommy Kembali Dipertemukan Lawan Super Berat di Perempat Final

News | Kamis, 28 April 2016 | 15:24 WIB

Terkini

Analis Sebut Pendekatan Terukur Dasco Lindungi Stabilitas Sistem Presidensial

Analis Sebut Pendekatan Terukur Dasco Lindungi Stabilitas Sistem Presidensial

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:19 WIB

Drama Rubber Set di GOR Bandung! Mental Juara Bawa UNS Rajai Campus League Badminton 2026

Drama Rubber Set di GOR Bandung! Mental Juara Bawa UNS Rajai Campus League Badminton 2026

Sport | Jum'at, 25 September 2026 | 21:17 WIB

Ekonomi Gelap Menggurita di Indonesia, Sektor Legal dan Pajak Terancam Makin Tertekan

Ekonomi Gelap Menggurita di Indonesia, Sektor Legal dan Pajak Terancam Makin Tertekan

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:16 WIB

Terancam Sanksi Disiplin Berat, Oknum Pejabat Satpol PP Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polisi

Terancam Sanksi Disiplin Berat, Oknum Pejabat Satpol PP Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polisi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 21:13 WIB

Dari BRGM ke BPGMN, Bisakah Badan Baru Prabowo Cegah Karhutla Berulang?

Dari BRGM ke BPGMN, Bisakah Badan Baru Prabowo Cegah Karhutla Berulang?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:02 WIB

Bappisus dan Menimipas Usut Dugaan 'Kamar Khusus' Berbayar bagi Napi di Lapas Cibinong

Bappisus dan Menimipas Usut Dugaan 'Kamar Khusus' Berbayar bagi Napi di Lapas Cibinong

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 20:58 WIB

Transaksi Haji Isam dan BYAN Masih Gelap, BEI Akan Obok-obok Pasar Negosiasi

Transaksi Haji Isam dan BYAN Masih Gelap, BEI Akan Obok-obok Pasar Negosiasi

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 20:56 WIB

Luke Vickery: 2024 Main di GBT Bela Australia, 2026 Cetak Assist di GBK Bersama Timnas Indonesia

Luke Vickery: 2024 Main di GBT Bela Australia, 2026 Cetak Assist di GBK Bersama Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 20:54 WIB

Perkuat Tata Kelola MBG, BGN Gelar Pelatihan di Jepang

Perkuat Tata Kelola MBG, BGN Gelar Pelatihan di Jepang

News | Jum'at, 25 September 2026 | 20:38 WIB

Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas

Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 20:37 WIB

×