Verifikasi KTP PIlkada di Jalur Independen Rawan Sengketa

Madinah, Agung Sandy Lesmana

Minggu, 05 Juni 2016 | 13:35 WIB
Verifikasi KTP PIlkada di Jalur Independen Rawan Sengketa
UU Pilkada Disahkan DPR

Suara.com - Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) bisa menerapkan sistem verifikasi terkait pengumpulan KTP warga sebagai pemilih yang dilakukan oleh calon independen yang maju di pemilihan kepala daerah (Pilkada).

Hal ini menyusul pengesahan revisi Undang-undang Pemilihan Kepala Daerah di DPR RI yang diantara salah satu poinnya adalah memperketat verifikasi administrasi yang harus dilakukan panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS). Sistem verifikasi tersebut juga mengharuskan dilakukannya metode sensus dengan cara menyambangi warga yang menyatakan dukungan melalui KTP.

Koordinator JPPR Masykurudin Hafidz menilai ini merupakan sebuah tantangan bagi KPU dan Bawaslu untuk memverifikasi KTP dukungan dari calon independen, lantaran batas waktu yang diberikan 14 hari setelah calon independen mendaftarkan diri ke KPU.

"Ini tantangan KPU dan Bawaslu. Bagaimana mekanismenya, yang krusial adalah 3 hari yang bersangkutan tidak ditempat kan harus dicoret," kata Masykur di acara diskusi Catatan Awal Terhadap Hasil Revisi UU Pilkada di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (5/6/2016).

Dengan batas waktu yang terbatas itu, kata dia, penyelenggara Pilkada harus bisa bersinergi dan bekerja keras sehingga data dukungan dari pengumpulan KTP tersebut bisa dinyatakan valid.

"Kalau kemudian mereka (KPU dan Bawaslu) kehilangan waktu, males-malesan, honornya kecil, kalau UU mengatakan diberikan tidak ketemu 3 hari maka akan dicoret. Ini yang nantinya akan jadi sengketa. Perlu ada peningkatan kerjasama disini, KPU harus meningkatkan kekuatan," katanya.

Terkait pelaksanaan pilkada DKI periode 2017-2022, setidaknya calon petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) telah menyatakan maju di Pilkada melalui jalur non partai politik. Ahok sendiri telah menggaet Heru Budi Hartono dengan didukung relawan Teman Ahok. Dua partai politik yakni Partai Nasdem dan Partai Hanura juga turut mendukung pasangan independen Ahok-Heru. Pengumpulan KTP DKI yang dihimpun relawan Teman Ahok hingga kini telah mencapai 900 ribu lebih KTP warga DKI Jakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Golkar Cari Rekan Koalisi dalam Pilkada DKI Jakarta

Golkar Cari Rekan Koalisi dalam Pilkada DKI Jakarta

News | Senin, 30 Mei 2016 | 14:19 WIB

Datangi Bakti Sosial, Sandiaga Tolak Dibilang Kampanye

Datangi Bakti Sosial, Sandiaga Tolak Dibilang Kampanye

News | Sabtu, 30 April 2016 | 12:48 WIB

Datangi Bakti Sosial, Sandiaga Lelang Jaket dan Medali Marathon

Datangi Bakti Sosial, Sandiaga Lelang Jaket dan Medali Marathon

News | Sabtu, 30 April 2016 | 12:10 WIB

Terkini

Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU

Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:58 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:50 WIB

BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?

BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:17 WIB

BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi

BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:15 WIB

Puluhan Ribu Jemaah Bakal Padati Monas, Jakarta Gelar Haul Akbar Ulama Betawi Terbesar

Puluhan Ribu Jemaah Bakal Padati Monas, Jakarta Gelar Haul Akbar Ulama Betawi Terbesar

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 19:54 WIB

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Masuk 10 Besar Pelestari Budaya di Festival Piala Presiden

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Masuk 10 Besar Pelestari Budaya di Festival Piala Presiden

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 19:29 WIB

PDIP Tuding PSI Bajak Kader, Isyana Jawab Begini

PDIP Tuding PSI Bajak Kader, Isyana Jawab Begini

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 18:54 WIB

FBI Gagalkan Serangan di Acara HUT Trump: Drone, Sniper, hingga Penyerbuan Gedung Putih

FBI Gagalkan Serangan di Acara HUT Trump: Drone, Sniper, hingga Penyerbuan Gedung Putih

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 18:49 WIB

Menkes Budi dan Direksi BTN Jadi Guide Runner Pelari Disabilitas di 5K BTN JAKIM 2026

Menkes Budi dan Direksi BTN Jadi Guide Runner Pelari Disabilitas di 5K BTN JAKIM 2026

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 18:33 WIB

Lawatan Prabowo Jadi Sorotan: Investasi Asing Lesu, Beban Ekonomi Rakyat Malah Naik

Lawatan Prabowo Jadi Sorotan: Investasi Asing Lesu, Beban Ekonomi Rakyat Malah Naik

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 18:28 WIB