Gempa Mentawai 5,3 SR, Warga dan Sumbar Jangan Percaya Isu

Siswanto

Selasa, 21 Juni 2016 | 22:49 WIB
Gempa Mentawai 5,3 SR, Warga dan Sumbar Jangan Percaya Isu
Ilustrasi gempa. [shutterstock]

Suara.com - Gempa bumi tektonik mengguncang seluruh wilayah Kepulauan Mentawai dan Sumatera Barat Selasa jam 21.10 WIB. Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa ini berkekuatan M=5,0 dengan episenter terletak pada koordinat 2.23 LS dan 99.40 BT, tepatnya di laut pada jarak 67 kilometer arah selatan Muara Siberut pada kedalaman hiposenter 15 kilometer.

Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan efek gempa bumi yang didasarkan oleh Peta Tingkat Guncangan (shake map) BMKG menunjukkan bahwa wilayah terdampak gempa bumi tersebut, antara lain Pulau Sipora dan Pulau Siberut yang merasakan guncangan yang dirasakan pada skala intensitas IV MMI.

"Dirasakan banyak orang, gerabah pecah, jendela dan pintu bunyi berderik," katanya.

Sementara di Pulau Pagai Selatan, Pulau Pagai Utara, Pulau Tanah Bala, Padang, Painan, Pariaman merasakan guncangan yang dirasakan pada skala intensitas II-III MMI (II SIG BMKG). Artinya gempa bumi ini dirasakan oleh orang banyak, tetapi tidak menimbulkan kerusakan dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang dan jendela kaca bergetar.

Di wilayah lain di pesisir pantai sepanjang Sumatra Barat diperkirakan merasakan guncangan dalam skala intensitas II MMI (I SIG BMKG). Meskipun banyak warga Kepulauan dilaporkan berlarian menyelamatkan diri ke perbukitan, tetapi hingga saat ini belum ada laporan kerusakan dan korban jiwa akibat gempa bumi ini.

Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini disebabkan oleh aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia ke bawah lempeng Eurasia dengan hiposenter terletak di zona megathrust. Karena hiposenter berada di kedalaman 15 kilometer maka gempabumi ini disebut sebagai gempabumi dangkal, sehingga wajar jika guncangan gempabumi ini dirasakan cukup kuat di Kepulauan Mentawai dan sekitarnya.

"Patut kita syukuri bahwa meskipun gempa bumi memiliki mekanisme sesar naik (thrust fault) akan tetapi kerena kekuatan gempabumi relatif kecil M=5,0 dan deformasi batuan terjadi pada kedalaman 15 kilometer, maka tidak berpotensi menimbulkan tsunami," katanya.

Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan terus mengikuti arahan BPBD dan BMKG. Khusus masyarakat di Kepulauan Mentawai dan Sumatera Barat, agar tidak terpancing isu yang tidak bertanggungjawab karena gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

20 Detik Gempa 5,3 SR di Tenggara Mentawai, Warga Berlarian

20 Detik Gempa 5,3 SR di Tenggara Mentawai, Warga Berlarian

News | Selasa, 21 Juni 2016 | 22:37 WIB

Gempa 5,5 SR Guncang Mentawai Sabtu Dini Hari

Gempa 5,5 SR Guncang Mentawai Sabtu Dini Hari

News | Sabtu, 23 April 2016 | 05:34 WIB

Kenapa Gempa Dahsyat Mentawai Tak Munculkan Tsunami seperti Aceh?

Kenapa Gempa Dahsyat Mentawai Tak Munculkan Tsunami seperti Aceh?

News | Kamis, 03 Maret 2016 | 18:59 WIB

Kenapa Gempa Dahsyat Mentawai Tak Munculkan Tsunami seperti Aceh?

Kenapa Gempa Dahsyat Mentawai Tak Munculkan Tsunami seperti Aceh?

News | Kamis, 03 Maret 2016 | 18:59 WIB

Indonesia Tidak Punya Dana Pemeliharaan Buoy Tsunami

Indonesia Tidak Punya Dana Pemeliharaan Buoy Tsunami

News | Kamis, 03 Maret 2016 | 18:42 WIB

Indonesia Tidak Punya Dana Pemeliharaan Buoy Tsunami

Indonesia Tidak Punya Dana Pemeliharaan Buoy Tsunami

News | Kamis, 03 Maret 2016 | 18:42 WIB

Terkini

Indonesia Kecam Serangan Israel ke Gaza yang Ancam Gencatan Senjata

Indonesia Kecam Serangan Israel ke Gaza yang Ancam Gencatan Senjata

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:28 WIB

Kubu Febrie Ajukan Praperadilan, Klaim untuk Menjernihkan Proses Hukum

Kubu Febrie Ajukan Praperadilan, Klaim untuk Menjernihkan Proses Hukum

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:25 WIB

Ciri-Ciri Orang yang Memiliki Weton Tulang Wangi, Kenali Sifat dan Aura Menurut Kepercayaan Jawa

Ciri-Ciri Orang yang Memiliki Weton Tulang Wangi, Kenali Sifat dan Aura Menurut Kepercayaan Jawa

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:25 WIB

Link Daftar Upacara 17 Agustus Istana Merdeka 2026 Tak Bisa Diakses? Ini Solusinya

Link Daftar Upacara 17 Agustus Istana Merdeka 2026 Tak Bisa Diakses? Ini Solusinya

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:24 WIB

Pria Bersenjata Senapan Serbu Teror Area Klub Golf Donald Trump di California

Pria Bersenjata Senapan Serbu Teror Area Klub Golf Donald Trump di California

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:17 WIB

Head to Head Ter Stegen vs Maarten Paes: Siapa Lebih Layak Jadi Kiper Nomor 1 Ajax?

Head to Head Ter Stegen vs Maarten Paes: Siapa Lebih Layak Jadi Kiper Nomor 1 Ajax?

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:16 WIB

Purbaya Janji Tambah Dana SAL ke Bank Jika Rp 400 Triliun Masih Kurang

Purbaya Janji Tambah Dana SAL ke Bank Jika Rp 400 Triliun Masih Kurang

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:16 WIB

Dari Desa Wisata Menuju Lestari, Cara Kemiren Belajar Mencintai Lingkungan

Dari Desa Wisata Menuju Lestari, Cara Kemiren Belajar Mencintai Lingkungan

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:11 WIB

5 Sepatu Lari Kiprun Terbaik: Nyaman Dipakai Jogging, Tempo Run hingga Maraton

5 Sepatu Lari Kiprun Terbaik: Nyaman Dipakai Jogging, Tempo Run hingga Maraton

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:10 WIB

Layanan Mewah Alphard Hybrid Tersedia untuk Penumpang Garuda Indonesia Melalui Kolaborasi Strategis

Layanan Mewah Alphard Hybrid Tersedia untuk Penumpang Garuda Indonesia Melalui Kolaborasi Strategis

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:10 WIB

×