Ini Kesepakatan RS Harapan Bunda dengan Korban Vaksin Palsu

Tomi Tresnady | Nikolaus Tolen | Suara.com

Jum'at, 15 Juli 2016 | 17:15 WIB
Ini Kesepakatan RS Harapan Bunda dengan Korban Vaksin Palsu
Ratusan orangtua mendatangi Rumah Sakit Harapan Bunda, Jakarta Timur, karena diduga anak mereka diberi vaksin palsu, Jumat (15/7/2016). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Ratusan orang yang berasal dari keluarga para korban pemberian vaksin palsu mendatangi Rumah Sakit Harapan Bunda, Kramat Jati, Jakarta Timur pada Jumat (15/7/2016).
 
Kedatangan mereka ingin mendesak pihak rumah sakit bertanggung jawab atas penderitaan yang dialami oleh anak-anak mereka yang mengalami gangguan pertumbuhan usai divaksin di rumah sakit tersebut.
 
Awal kedatangan para keluarga sejak pagi tadi, tak ada pihak Rumah sakit yang mau menemui mereka.  Namun, karena jumlah keluarga yang datang semakin banyak, dan mulai mengeluarkan ancaman untuk menghancurkan RS, barulah pihak Harapan Bunda menemui ratusan orang tua korban pengguna vaksin palsu tersebut.
 
Pada saat itu juga,  pihak RS langsung membacakan pernyataan sikapnya di bagian lapangan parkir belakang RS tersebut. Perwakilan Harapan Bunda, Dokter Seto Anggoro mengatakan kalau dia sangat prihatin atas adanya indikasi Harapan Bunda memberian vaksin palsu dari oknum RS.
 
Maka dari itu, dia selaku Ketua Komisi Medis Dokter Bedah Harapan Bunda menyatakan tiga pernyataan sikap RS tersebut.
 
"Pertama, RS Harapan Bunda akan menjamin pasien yang divaksin di luar periode Maret sampai Juni 2016 dan membayar vaksin ke kasir rumah sakit, bukan ke dokter atau perawat asisten dokter secara pribadi adalah asli," kata  Seto di RS Harapan Bunda.
 
Kedua, Seto melanjutkan, dokter Harapan Bunda akan melakukan pemeriksaan ulang pada pasien yang diindikasikan mendapat vaksin palsu.
 
"Yang ketiga, bila pasien pada poin dua melakukan vaksin ulang di luar RS Harapan Bunda, bisa melakulan reimbursement di RS Harapan Bunda," katanya.
 
Seto menambahkan, reimburse itu bisa dilakukan pasien dengan cara menunjukan kwitansi pada hari kerja, pukul 08.00-16.00 WIB.
 
"Nantinya, akan disediakan pula posko yang memberikan data nama pasien yang divaksin di RS Harapan Bunda periode Maret sampai Juni 2016," tutupnya.
 
Sebelumnya diberitakan Menteri Kesehatan dalam rapat dengan Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Kamis kemarin membeberkan nama 14 RS yang menggunakan vaksin palsu. RS Harapan Bunda, Kramat Jati, Jakarta Timur, merupakan satu dari 14 RS tabg menggunaakan vaksin palsu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

DPR Minta BPOM Ikut Awasi Peredaran Vaksin, Ini Caranya

DPR Minta BPOM Ikut Awasi Peredaran Vaksin, Ini Caranya

DPR | Jum'at, 15 Juli 2016 | 16:59 WIB

Tiga RS di Bekasi Tersandung Vaksin Palsu, Ini Langkah Pemkot

Tiga RS di Bekasi Tersandung Vaksin Palsu, Ini Langkah Pemkot

News | Jum'at, 15 Juli 2016 | 16:27 WIB

Anak Muntah dan Mencret Usai Divaksin di RS Harapan Bunda

Anak Muntah dan Mencret Usai Divaksin di RS Harapan Bunda

News | Jum'at, 15 Juli 2016 | 16:18 WIB

RS Karya Medika Beralasan Beli Vaksin Palsu karena Stok Terbatas

RS Karya Medika Beralasan Beli Vaksin Palsu karena Stok Terbatas

News | Jum'at, 15 Juli 2016 | 15:47 WIB

Dinkes Bekasi Klaim Sudah Curiga pada RS Hosana

Dinkes Bekasi Klaim Sudah Curiga pada RS Hosana

News | Jum'at, 15 Juli 2016 | 14:59 WIB

Pemkot Bekasi Buka Posko untuk Korban Vaksin Palsu

Pemkot Bekasi Buka Posko untuk Korban Vaksin Palsu

News | Jum'at, 15 Juli 2016 | 13:52 WIB

Pemkot Bekasi Beberkan Tiga Rumah Sakit Pengguna Vaksin Palsu

Pemkot Bekasi Beberkan Tiga Rumah Sakit Pengguna Vaksin Palsu

News | Jum'at, 15 Juli 2016 | 13:26 WIB

Keluarga Korban Vaksin Palsu Geruduk RS Harapan Bunda

Keluarga Korban Vaksin Palsu Geruduk RS Harapan Bunda

Foto | Jum'at, 15 Juli 2016 | 13:22 WIB

DPR Duga Pemerintah Belum Transparan Soal Nama RS Penerima Vaksin

DPR Duga Pemerintah Belum Transparan Soal Nama RS Penerima Vaksin

DPR | Jum'at, 15 Juli 2016 | 12:15 WIB

RS Elisabeth Data Pasien Pengguna Vaksin Palsu

RS Elisabeth Data Pasien Pengguna Vaksin Palsu

News | Jum'at, 15 Juli 2016 | 11:21 WIB

Terkini

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:47 WIB

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:13 WIB

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB