BIN: Aparat Filipina Gempur Penyandera WNI

Pebriansyah Ariefana, Bagus Santosa

Kamis, 21 Juli 2016 | 11:49 WIB
BIN: Aparat Filipina Gempur Penyandera WNI
Kepala Badan Intelijen Negara Sutiyoso. [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso ‎mengatakan kelompok milisi Abu Sayyaf yang menyandera 10 Warga Negara Indonesia sedang dipantau aparat dari Filipina.

Namun, Sutiyoso mengatakan, posisi para penyandera selalu berpindah-pindah sehingga menyulitkan pengungkapan ini.

"Dia lagi diuber ‎aparat Filipina, pemberontakan ini lagi digempur dan kita akan pantau terus. Terakhir mereka pindah. Terakhir kita sudah tahu posisinya. Aku nggak bisa sebutin di mana. Tapi mungkin sekarang sudah diubah lagi posisinya. Tapi mungkin sekarang berubah lagi posisinya," kata Sutiyoso di DPR, Kamis (21/7/2016).

‎Soal upaya pembebasan, pemerintah Indonesia masih menunggu persetejuan Filipina untuk melakukan operasi militer. Pasukan TNI pun sudah dipersiapkan jika diperlukan untuk melakukan operasi militer itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jika BIN Tak Kecolongan, Banyak Anak Tak Perlu Kena Vaksin Palsu

Jika BIN Tak Kecolongan, Banyak Anak Tak Perlu Kena Vaksin Palsu

News | Senin, 18 Juli 2016 | 12:09 WIB

Bebaskan Sandera WNI di Filipina, Ini Saran DPR

Bebaskan Sandera WNI di Filipina, Ini Saran DPR

News | Minggu, 17 Juli 2016 | 17:20 WIB

Pokemon Ditemukan di Area Vital Negara, BIN Waspada

Pokemon Ditemukan di Area Vital Negara, BIN Waspada

News | Jum'at, 15 Juli 2016 | 19:07 WIB

Keluarga WNI yang Disandera Tuntut Tanggung Jawab Pemilik Kapal

Keluarga WNI yang Disandera Tuntut Tanggung Jawab Pemilik Kapal

News | Jum'at, 15 Juli 2016 | 08:12 WIB

Bebaskan WNI dari Perompak Harus Lewat Negosiasi Bukan Transaksi

Bebaskan WNI dari Perompak Harus Lewat Negosiasi Bukan Transaksi

News | Jum'at, 15 Juli 2016 | 06:01 WIB

Militer Indonesia Jangan Hanya Jago Kandang

Militer Indonesia Jangan Hanya Jago Kandang

News | Kamis, 14 Juli 2016 | 18:13 WIB

Semua Posisi WNI Disandera Abu Sayyaf Telah Diketahui

Semua Posisi WNI Disandera Abu Sayyaf Telah Diketahui

News | Kamis, 14 Juli 2016 | 13:26 WIB

WNI Disandera Abu Sayyaf, Fadli Zon: Harusnya Ada Travel Warning

WNI Disandera Abu Sayyaf, Fadli Zon: Harusnya Ada Travel Warning

News | Rabu, 13 Juli 2016 | 17:03 WIB

Dinilai Tak Berprestasi, Sutiyoso Layak Diganti

Dinilai Tak Berprestasi, Sutiyoso Layak Diganti

News | Selasa, 12 Juli 2016 | 19:35 WIB

Abu Sayyaf Sandera 3 WNI, Jokowi Telepon "The Punisher"

Abu Sayyaf Sandera 3 WNI, Jokowi Telepon "The Punisher"

News | Selasa, 12 Juli 2016 | 14:39 WIB

Terkini

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:43 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Kupedes Rp1,24 Miliar Segera Masuk Pengadilan Tipikor Surabaya

Kasus Dugaan Korupsi Kupedes Rp1,24 Miliar Segera Masuk Pengadilan Tipikor Surabaya

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:36 WIB

Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp8,3 Juta, Diambil dari APBN

Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp8,3 Juta, Diambil dari APBN

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:34 WIB

Pencurian Kabel Traffic Light di Jalan Cipaganti, Pria di Bandung Diringkus Polisi

Pencurian Kabel Traffic Light di Jalan Cipaganti, Pria di Bandung Diringkus Polisi

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:30 WIB

Gibran Makin Rajin Muncul di Krisis MBG, Respons Pemerintah atau Bangun Citra Politik?

Gibran Makin Rajin Muncul di Krisis MBG, Respons Pemerintah atau Bangun Citra Politik?

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:30 WIB

Pembesaran Prostat Tanpa Khawatir Fungsi Seksual Terganggu, Kenali Terapi Rezum

Pembesaran Prostat Tanpa Khawatir Fungsi Seksual Terganggu, Kenali Terapi Rezum

Health | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:23 WIB

Rayakan Hari Batik Nasional 2026, Shopee Bagikan Fun Fact Menarik Soal Batik

Rayakan Hari Batik Nasional 2026, Shopee Bagikan Fun Fact Menarik Soal Batik

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:13 WIB

Dinilai Paling Paham 'Jeroan' Ibu Kota, DPRD DKI Minta Kapolri Baru Perkuat Keamanan Jakarta

Dinilai Paling Paham 'Jeroan' Ibu Kota, DPRD DKI Minta Kapolri Baru Perkuat Keamanan Jakarta

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:09 WIB

×