Tampil di Rio, Ahsan Ingin Ulangi Sejarah Indonesia 20 Tahun Lalu

Rizki Nurmansyah | Suara.com

Kamis, 28 Juli 2016 | 07:07 WIB
Tampil di Rio, Ahsan Ingin Ulangi Sejarah Indonesia 20 Tahun Lalu
Pasangan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, jadi salah satu wakil Indonesia yang paling diharapkan bisa raih medali emas di Olimpiade 2016 [Humas PBSI]

Suara.com - 1 Agustus 1996 jadi salah satu momen paling bersejarah dalam perjalanan bangsa Indonesia di kancah internasional.

Di tanggal itulah, pasangan Ricky Soebagdja/Rexy Mainaky menghentak dunia dengan berkumandangnya lagu Indonesia Raya dan berkibarnya bendera Merah Putih di puncak tertinggi event olahraga, Olimpiade 1996 Atlanta, Amerika Serikat.

Ricky/Rexy menyumbang medali emas bagi Indonesia, sekaligus satu-satunya dari cabang bulutangkis di Olimpiade 1996. Prestasi ini turut pula jadi kado bagi bangsa Indonesia menjelang hari kemerdekaan yang ke-51 pada 17 Agustus 1996.

Kini, hampir 20 tahun sudah momen itu berlalu. Namun namanya sejarah, tak akan pernah lekang dimakan zaman.

Itu dibuktikan dengan masih segarnya momentum tersebut diingatan seorang anak asal Palembang, Sumatra Selatan, yang kini jadi andalan Indonesia di Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, Mohammad Ahsan.

Momen itulah yang justru jadi inspirasi Ahsan, yang kala itu masih berusia sembilan tahun, untuk mengejar cita-cita yang sama, walaupun awalnya sang orangtua lebih mengarahkannya ke cabang sepakbola.

"Waktu kecil, saya diarahkan ke sepakbola. Tapi saya memilih bulutangkis, karena bulutangkis adalah cabang olahraga yang bisa membawa nama Indonesia di level dunia," kata Ahsan.

"Saya melihat prestasi senior-senior dulu yang sering juara, rasanya jadi pengen juara juga seperti mereka. Bukan cuma Ricky/Rexy, tapi juga di sektor tunggal," sambungnya.

Keputusannya memilih cabang tepok bulu dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Dengan tekun dia terus bekerja keras dalam latihan hingga suatu saat dia punya kesempatan untuk mengasah lagi tekniknya dengan bergbaung bersama klub Djarum.

Di klub ternama yang bermarkas di Kudus, Jawa Tengah, tersebut, dia menjelma jadi salah satu pemain terbaik.

Sebelum berpasangan dengan Hendra Setiawan, Ahsan juga menjadi pemain ganda putra andalan Indonesia bersama Bona Septano dan sempat menempati peringkat lima dunia.

Olimpiade 2016 menjadi olimpiade kedua buat Ahsan. Pertama adalah di Olimpiade 2012 bersama Bona. Namun, dia belum berhasil membawa pulang medali.

Beberapa bulan setelah Olimpiade 2012, para pecinta bulutangkis Indonesia dikagetkan dengan munculnya kolaborasi baru Ahsan dan Hendra. Meskipun sempat ada pihak yang pesimis, namun banyak pula yang meyakini pasangan ini akan jadi andalan Indonesia di ganda putra.

Keyakinan itu terbukti. Pada debut mereka di Kejuaraan Dunia 2013, Hendra/Ahsan langsung meraih titel juara dunia dengan membungkam pasangan-pasangan unggulan.

Mimpi pertama Ahsan menjadi juara dunia pun sudah terjawab. Kini, dia bersiap mengejar mimpi selanjutnya, yaitu medali emas olimpiade.

"Gelar juara dunia itu memang sudah jadi impian saya sejak kecil, kalau ditanya orang, pasti jawabannya mau jadi juara dunia. Tapi, medali emas olimpiade adalah incaran semua atlet bulutangkis, apalagi turnamen ini hanya empat tahun sekali," ungkap ayah dua anak ini.

"Saya banyak belajar dari hasil olimpiade empat tahun lalu. Dengan kerja keras, disiplin dan doa, Alhamdulillah saya bisa bertahan hingga Olimpiade Rio. Walaupun di London saya tidak dapat medali, tetapi saya tidak menyerah, saya berharap bisa mendapat hasil yang lebih baik di Rio," lanjutnya. 

Bertengger di peringkat dua dunia dan mengoleksi gelar juara bergengsi seperti Kejuaraan Dunia 2013 dan 2015,  All England 2014, Medali Emas Asian Games Incheon 2014, Super Series Finals 2013 dan 2015, membuat Hendra/Ahsan menjadi harapan Merah-Putih di olimpiade.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tergabung Bersama Peringkat Enam Dunia, Linda: Bismillah

Tergabung Bersama Peringkat Enam Dunia, Linda: Bismillah

News | Rabu, 27 Juli 2016 | 23:36 WIB

Tergabung di Grup J, Kans Tommy ke 16 Besar Terbuka Lebar

Tergabung di Grup J, Kans Tommy ke 16 Besar Terbuka Lebar

News | Rabu, 27 Juli 2016 | 22:32 WIB

Hendra/Ahsan Tergabung di Grup D, Herry: Cukup Berat

Hendra/Ahsan Tergabung di Grup D, Herry: Cukup Berat

News | Rabu, 27 Juli 2016 | 21:49 WIB

Neymar: Barcelona (Terlalu) Bergantung kepada Messi

Neymar: Barcelona (Terlalu) Bergantung kepada Messi

Bola | Rabu, 27 Juli 2016 | 06:34 WIB

Terkini

Heboh Fenomena Tentara Korsel: Latihan Militer No, Operasi Plastik Yes

Heboh Fenomena Tentara Korsel: Latihan Militer No, Operasi Plastik Yes

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:11 WIB

Tim Advokasi Khawatir Ada Upaya Damai dalam Kasus Tragis PRT Benhil

Tim Advokasi Khawatir Ada Upaya Damai dalam Kasus Tragis PRT Benhil

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:06 WIB

Ketakutan Penjaga Perlintasan Rel Liar Usai Tragedi Bekasi: Kami Juga Tak Mau Celakakan Orang!

Ketakutan Penjaga Perlintasan Rel Liar Usai Tragedi Bekasi: Kami Juga Tak Mau Celakakan Orang!

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:04 WIB

Nadiem Jadi Tahanan Rumah, Kejagung Siapkan Pengawasan 24 Jam dan Gelang Elektronik

Nadiem Jadi Tahanan Rumah, Kejagung Siapkan Pengawasan 24 Jam dan Gelang Elektronik

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:58 WIB

Targetkan 500 Ribu Lulusan SMK Kerja di LN, Cak Imin Prioritaskan Siswa dari Keluarga Miskin

Targetkan 500 Ribu Lulusan SMK Kerja di LN, Cak Imin Prioritaskan Siswa dari Keluarga Miskin

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:48 WIB

23 Selamat, 14 Hilang! Drama Mencekam Pekerja Migran Indonesia di Laut Malaysia

23 Selamat, 14 Hilang! Drama Mencekam Pekerja Migran Indonesia di Laut Malaysia

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:37 WIB

Blokade Selat Hormuz Picu Lonjakan Harga Gas Jerman, Ancaman Krisis Energi Menghantui Warga Eropa

Blokade Selat Hormuz Picu Lonjakan Harga Gas Jerman, Ancaman Krisis Energi Menghantui Warga Eropa

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:26 WIB

Melanggar Perda, Satpol PP DKI Siap Sikat Lapak Hewan Kurban di Trotoar

Melanggar Perda, Satpol PP DKI Siap Sikat Lapak Hewan Kurban di Trotoar

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:23 WIB

NHM Kerahkan Tim Darurat, Seluruh Korban Erupsi Gunung Dukono Berhasil Dievakuasi

NHM Kerahkan Tim Darurat, Seluruh Korban Erupsi Gunung Dukono Berhasil Dievakuasi

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:17 WIB

Jejak Alumni Kamboja di Hayam Wuruk: Mengapa Jakarta Dipilih Jadi Basis Judol?

Jejak Alumni Kamboja di Hayam Wuruk: Mengapa Jakarta Dipilih Jadi Basis Judol?

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:15 WIB