Bekas Wagub Prijanto Tolak Ahok, Ajak Warga Tak Memilihnya

Siswanto, Dian Rosmala

Rabu, 10 Agustus 2016 | 20:50 WIB
Bekas Wagub Prijanto Tolak Ahok, Ajak Warga Tak Memilihnya
Pemateri acara diskusi Sekretaris Jenderal Majelis Intelektual Ulama Muda Indonesia Bachtiar Nasir, Mayjen TNI (Purn) Prijanto, dan Ketua DPP HTI Rokhmat S. Lobib. [suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Dalam diskusi bertema Tolak Ahok, Tolak Pemimpin Kafir? yang diadakan Hizbut Tahrir Indonesia di gedung Joang 45, Jalan Menteng Raya, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (10/8/2016), mantan Wakil Gubernur Jakarta Prijanto menilai Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak memenuhi kriteria sebagai pemimpin Jakarta.

Prijanto mengkritik perilaku dan kebijakan Ahok selama ini. Menurut dia, pencitraan yang berlebihan membuat publik tidak mampu melihat bagaimana sesungguhnya Ahok. Itu sebabnya, Prijanto mengajak peserta diskusi untuk memilih pemimpin yang lebih baik di masa mendatang.

"Mari kita pilih pemimpin yang tegas beneran, jujur beneran, sopan beneran, cerdas, dan beradab," kata Prijanto.

Menurut Prijanto, Ahok tidak akan terpilih di pilkada periode 2017-2022 bila masyarakat saling memberitahu bahwa selama ini Ahok hanya pencitraan.

"Kalau bapak, ibu setuju dengan ini dan menyampaikan kepada para rakyat kecil, maka insya Allah petahana tidak akan terpilih lagi. Dari lima aspek ini (tegas, jujur, sopan, cerdas, dan beradab) tidak ada satupun yang cocok dengan kriteria Ahok," kata Prijanto.

Prijanto mengatakan sebagian besar warga Jakarta rela menukar hak pilih dengan sembako. Hal ini, menurut Prijanto, menjadi tugas besar para kandidat yang nanti akan melawan Ahok di pilkada yaitu meyakinkan masyarakat bahwa Ahok bukan pemimpin yang diharapkan.

"Beberapa rakyat kecil di Jakarta, orientasinya adalah siapa yang belikan sembako. Pikirannya selalu diganggu dengan urusan perut," kata Prijanto.

Menghadapi masyarakat yang seperti itu, kata Prijanto, tidak bisa dipengaruhi dengan pendekatan konfrontatif atau menjual isu SARA, melainkan harus ada penyadaran sosial bahwa Ahok tidak seperti yang dipikirkan selama ini.

"Tidak bisa kita mengatakan kamu tidak boleh memilih orang kafir dan sebagainya. Maka kita harus memberi pemahaman yang bener kepada rakyat," kata Prijanto.

"Kalau yang dicari cuma yang beri sembako, tapi setelah itu dia merampok, bikin rumah di pinggir pantai dan sebagainya," Prijanto menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

A Separation: Ketika Urusan Rumah Tangga, Agama, dan Kemiskinan Berubah Jadi Teror yang Nyata

A Separation: Ketika Urusan Rumah Tangga, Agama, dan Kemiskinan Berubah Jadi Teror yang Nyata

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 18:10 WIB

Cara Cek Nomor HP Terdaftar Pinjol atau Tidak, Jangan Tunggu Diteror Debt Collector

Cara Cek Nomor HP Terdaftar Pinjol atau Tidak, Jangan Tunggu Diteror Debt Collector

Tekno | Minggu, 08 November 2026 | 18:05 WIB

Sweet Child O' Mine Guns N' Roses: Cinta Axl Rose dan Kenangan Masa Remaja

Sweet Child O' Mine Guns N' Roses: Cinta Axl Rose dan Kenangan Masa Remaja

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 18:03 WIB

IHSG Masih dalam Tren Penurunan, Diproyeksikan ke Level 4.763

IHSG Masih dalam Tren Penurunan, Diproyeksikan ke Level 4.763

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 18:00 WIB

Bukan karena Tekanan, Low Tuck Kwong Bicara Penjualan Saham BYAN ke Haji Isam

Bukan karena Tekanan, Low Tuck Kwong Bicara Penjualan Saham BYAN ke Haji Isam

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 17:55 WIB

Bobotoh Meninggal dalam Kecelakaan di Tol Tegal, Persib Siapkan Penghormatan dengan Pita Hitam

Bobotoh Meninggal dalam Kecelakaan di Tol Tegal, Persib Siapkan Penghormatan dengan Pita Hitam

Jabar | Minggu, 08 November 2026 | 17:51 WIB

Cabut dari Timnas Indonesia, Eks Asisten Patrick Kluivert Pilih Latih Bekas Tim Eliano Reijnders

Cabut dari Timnas Indonesia, Eks Asisten Patrick Kluivert Pilih Latih Bekas Tim Eliano Reijnders

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 17:43 WIB

Bye-Bye Lapar Mata! Saat Pajak E-Commerce Bikin Anak Muda Otomatis Jadi Minimalis

Bye-Bye Lapar Mata! Saat Pajak E-Commerce Bikin Anak Muda Otomatis Jadi Minimalis

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 17:42 WIB

Tim SAR Gabungan Kerahkan 50 Personel Cari Dua Pendaki yang Hilang di Gunung Semeru

Tim SAR Gabungan Kerahkan 50 Personel Cari Dua Pendaki yang Hilang di Gunung Semeru

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 17:41 WIB

Sinopsis Rock Paper Landmine, Drama Misteri Jepang Mori Nana di Prime Video

Sinopsis Rock Paper Landmine, Drama Misteri Jepang Mori Nana di Prime Video

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 17:40 WIB

×