Ahok Akui Efisiensi Anggaran di Jakarta Belum Maksimal

Adhitya Himawan | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Kamis, 11 Agustus 2016 | 12:48 WIB
Ahok Akui Efisiensi Anggaran di Jakarta Belum Maksimal
Gedung Balaikota Gubernur DKI Jakarta, Minggu (22/5/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyadari efesiensi anggaran yang selama ini dilakukan belum berjalan dengan baik. Hal ini dikarenakan masih ada oknum di Satuan Kerja Perangkat Daerah yang melakukan permainan.

"Belum sempurna, walaupun betul-betul sudah kita pangkas tapi perlawanan masih ada," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (11/8/2016).

Perlawanan yang dimaksud Ahok adalah ketika masing masing SKPD membahas anggaran dan ada anggaran yang dipotong karena dinilai tidak tepat dan sesuai, namun ketika diajukan ke DPRD DKI Jakarta usulan anggaran 'siluman' kembali muncul.

"Terus kita pakasakana tidak boleh transaksi tunai, semua transfer. Dari situ walaupun dia main saya bisa mulai lacak. Makanya permainan mulai muncul, pemborosan-pemborosan mulai muncul," ujar Ahok.

"Lalu saya mulai lagi bikin, anggaran tuh saya yang tentuin. Saya suruh bikin template. Masing-masing SKPD template-nya sama," Ahok menambahkan.

Mantan Bupati Belitung Timur ini menerapkan aturan apabila ada oknum di DKI yang ketahuan bermain anggaran akan langsung dipecat sebagai PNS DKI.

"Makanya mesti pecatin terus. Ketahuan pecatin terus. Nanti dapat yang baik. Kalau kita nggak berani mecatin ya nggak jalan. Ini kan perlawanannya dari orang. Dia nggak mau tanda tangan nggak mau kerjain, atau dia jebak," ujar dia.

Menurut Ahok, selama Jakarta dipimpin oleh dirinya sudah menujukan perubahan, salah satunya soal serapan anggaran yang lebih baik karena banyaknya pekerjaan yang selama ini dilakukan.

"Jadi kita bisa belanja sesuatu yang lebih tepat dan penghematan. Kalau dulu kan orang Jakarta merasa, ini duit habis banyak tapi nggak kelihatan di lapangan," katanya.

Ahok juga menegaskan pekerjaan perbaikan jalan, normalisasi kali ciliwung dengan cara sheet pile, membeli truk sampah, semua menggunakan uang APBD DKI dan bukan dari program Corporate Social Responsibility (CSR).

"Sekarang jalanan bisa bersih kenapa? Karena beli mesin penyedot debu, pembersih jalan. Nah sekarang hampir semua alat-alat kita, mobil, alat berat semua punya kita sendiri. Kita belanja dan servisnya, pemeliharaan dikontrak dengan ATPM," kata Ahok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang

Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:07 WIB

Cek Fakta: Donald Trump Intip Dokumen Rahasia Xi Jinping, Benarkah?

Cek Fakta: Donald Trump Intip Dokumen Rahasia Xi Jinping, Benarkah?

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:59 WIB

Perkuat Ekonomi Rakyat, Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih: Ini Hari yang Penting!

Perkuat Ekonomi Rakyat, Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih: Ini Hari yang Penting!

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:52 WIB

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, DPR: Indonesia Darurat Perlindungan Anak di Ruang Digital

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, DPR: Indonesia Darurat Perlindungan Anak di Ruang Digital

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:38 WIB

Liburan Berujung Maut! 5 Turis Italia Tewas di Gua Bawah Laut

Liburan Berujung Maut! 5 Turis Italia Tewas di Gua Bawah Laut

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:15 WIB

Minta Seluruh Aparat Harus Memperbaiki Diri, Prabowo: Jangan Jadi 'Backing' Narkoba dan Judi!

Minta Seluruh Aparat Harus Memperbaiki Diri, Prabowo: Jangan Jadi 'Backing' Narkoba dan Judi!

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:14 WIB

Gus Ipul Apresiasi Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat yang Semakin Sehat dan Berprestasi

Gus Ipul Apresiasi Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat yang Semakin Sehat dan Berprestasi

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:12 WIB

Gus Ipul Pastikan Pendampingan dan Pemulihan Korban Pelecehan Seksual di Pati

Gus Ipul Pastikan Pendampingan dan Pemulihan Korban Pelecehan Seksual di Pati

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:03 WIB

Milad ke-84 Jusuf Kalla, Anies Baswedan: Ambon, Poso, dan Aceh Adalah 'Sidik Jari' Pak JK

Milad ke-84 Jusuf Kalla, Anies Baswedan: Ambon, Poso, dan Aceh Adalah 'Sidik Jari' Pak JK

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:42 WIB

Tanggapi Isu Penistaan Agama yang Serang JK, Sudirman Said: Saksi Hidup Beliau Terlalu Banyak

Tanggapi Isu Penistaan Agama yang Serang JK, Sudirman Said: Saksi Hidup Beliau Terlalu Banyak

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:04 WIB