Sebut "Gubernur Medsos", Siapa yang Disindir Bupati Batang?

Madinah, Erick Tanjung

Minggu, 21 Agustus 2016 | 20:53 WIB
Sebut "Gubernur Medsos", Siapa yang Disindir Bupati Batang?
Gubernur Batang Yoyok Riyo Sudibyo. [suara.com/Erick]

Suara.com - Selain Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, muncul nama Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo yang digadang-gadang ikut bertarung dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 mendatang. Beberapa pengamat dan lembaga survei menilai figur Yoyok bisa melawan petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Yoyok yang hampir selesai masa jabatannya sebagai Bupati Batang, Jawa Tengah mengaku siap bertarung dalam pemilihan orang nomor satu di Ibu Kota republik ini.

"Sekarang ‎saya menyelesaikan janji dan sumpah (jabatan) saya di Batang yang tinggal enam bulan lagi. Setelah itu ngapain? 99 persen saya akan dagang, dan satu persen kalau ada kesempatan saya untuk jadi pemimpin di daerah lain, saya akan lakukan tugas saya dengan baik. Saya yakin segala sesuatu takdir Allah," kata Yoyok dalam diskusi tentang Kepemimpinan Daerah di Sofyan Hotel ‎Betawi, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (21/8/2016).

Hingga kini, kata Yoyok belum ada partai politik yang secara resmi menggandengnya maju ke Pilkada DKI.

"Belum ada, kalau bicara secara pertemanan ada. Kemarin sempat ada ngomong-ngomong dengan teman-teman PKS dan Gerindra. Belum ada yang fokus soal itu," ujar dia.

Yoyok menambahkan, dirinya akan terbuka jika memang diusung maju bertarung di Ibu Kota melawan Ahok.

"Siap nggak siap. Anda tahu kan antara orang yang kepingin dan bernafsu (maju). Saya mengalir sajalah, toh, siapa sih saya. Saya harus mengukur diri lah, ya kebetulan saja sekarang saya jadi Bupati, dulu puluhan tahun pernah dinas di Jakarta. Dan saya pasti akan kembali ke Jakarta, karena rumahku di Jakarta," tutur dia.

‎‎Menurut Yoyok, seseorang yang memperoleh jabatan kepala daerah karena populer melalui sosial media, dan besar oleh media massa tak akan lama kekuasaannya. Oleh sebab itu, dia menyarankan kepada warga Jakarta agar memilih pemimpin yang betul-betul berintegritas dan dapat merealisasikan janji-janjinya.

"Pemimpin yang dilahirkan hasil branding, sosial media apapun juga tidak akan selama umur jagung. Saya ulang, umur jagung ya. Pemimpin yang harus lahir di Jakarta itu adalah pemimpin yang diharapkan oleh rakyat Jakarta, pada saat yang tepat rakyat membutuhkan, dan pada waktu yang tepat. Sehingga bukan karena media sosial, bukan dari hasil branding dan bukan dari hasil akal-akalan. Tapi hasil dari sebuah dari demokrasi yang tegak lurus. Ingat, Jakarta ini ibarat sebuah kaca bagi republik ini," kata dia.

‎Sebelumnya, Direktur Lembaga Informasi Komunikasi & Strategis (LINKS) Teuku Gandawan Xasir mengatakan, kandidat yang kuat bertarung melawan Ahok dalam Pilgub DKI adalah kepala daerah yang berprestasi. Figur yang belum pernah punya pengalaman sebagai pemimpin daerah dinilai sulit mengalahkan Ahok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Tiga Pesaing Kuat Ahok di Pilkada DKI

Ini Tiga Pesaing Kuat Ahok di Pilkada DKI

News | Minggu, 21 Agustus 2016 | 17:18 WIB

Survey Elektabilitas Ahok Menurun

Survey Elektabilitas Ahok Menurun

Foto | Minggu, 21 Agustus 2016 | 16:17 WIB

Djarot Klaim Kader PDI Pro dan Kontra Ahok Masih Harmonis

Djarot Klaim Kader PDI Pro dan Kontra Ahok Masih Harmonis

News | Minggu, 21 Agustus 2016 | 14:10 WIB

Djarot Tak Gubris Sebagian Kader PDIP yang Tolak Ahok

Djarot Tak Gubris Sebagian Kader PDIP yang Tolak Ahok

News | Minggu, 21 Agustus 2016 | 14:07 WIB

Terkini

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:01 WIB

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:40 WIB

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:32 WIB

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan!  Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:19 WIB

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:08 WIB

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:51 WIB

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:34 WIB

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:09 WIB

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:48 WIB