Minyak Anjlok, Arab Saudi Ingin Haji Menjadi Pendapatan Utama

Senin, 05 September 2016 | 05:01 WIB
Minyak Anjlok, Arab Saudi Ingin Haji Menjadi Pendapatan Utama
Rombongan jemaah calon haji dari kloter pertama embarkasi Jakarta, Pondok Gede, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa bersiap-siap naik pesawat pada Selasa (9/8) [Antara/M Agung Rajasa].

Suara.com - Pemerintah Arab Saudi ingin mengembangkan haji dan umroh sebagai salah satu sumber pendapatan negara. Ini disebabkan krisis berkepanjangan harga minyak dunia.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Ahmad Dumyathi Bashori, Minggu (4/9/2016) waktu Mekkah.

"Tahun ini terasa penting ketika Saudi Arabia berusaha mewujudkan visinya. Karena ada krisis minyak, Saudi berusaha untuk mengembangkan pendapatan di luar migas. Salah satu pendapatan yang paling potensial adalah persoalan haji dan umrah," katanya.

Menurut Dumyathi, Arab Saudi ke depan ingin menjadikan umrah dan haji sebagai salah satu potensi pendapatan negara. Sehingga kalau selama ini visa gratis, maka ke depan tidak lagi.

"Bagi yang haji pertama, kedua, masing-masing punya tarif sendiri. Umrah juga demikian," ujarnya.

Nama kementerian, kata Dumyathi, juga berubah dari Kementerian Haji saja menjadi Kementerian Haji dan Umrah.

Di masa datang, menurutnya, perjalanan umrah juga akan dibuka untuk seluruh kota yang punya situs bersejarah dan tujuan wisata, seperti Taif, Riyadl, Tabuk, Jabal Magnet di Madinah, dan Madain Saleh.

"Ini merupakan potensi-potensi sejarah yang punya nilai tersendiri bagi para wisatawan muslim di dunia. Dan ini akan menjadi salah satu sumber pendapatan Saudi Arabia," katanya.

Masa untuk umrah juga tidak ada jeda lagi, setelah haji langsung dibuka. Untuk mengakomodasi wisatawan, saat ini sudah dibangun hotel terbesar yang ada di Mekkah serta mensinergikan pembangunan infrastrutur untuk mendukung visi tersebut.

Dalam sambutanya pada seminar yang mengangkat tema "Haji Masa Lalu dan Sekarang" itu Menteri Haji Arab Saudi Muhammad Soleh bin Thahir Banten menggambarkan perjalanan jamaah haji zaman dahulu yang sangat sulit, rawan, dan banyak terjadi masalah.

Sekarang, menurut dia, perjalanan haji bisa dilakukan dalam waktu singkat, hanya beberapa jam. Jamaah haji saat ini, tambahnya, juga bisa berkomunikasi dengan keluarga mereka melalui media internet, baik suara maupun gambar. Menteri yang mempunyai darah Indonesia ini mengatakan bahwa kementerian yang dipimpinnya saat ini terus melakukan pembaharuan dengan sistem e hajj.

Semua paket ditawarkan secara elektronik sehingga setiap negara bisa memesan program yang diinginkan sesuai kemampuan masing-masing. Seminar ini lanjut Soleh, juga mengagendakan sejumlah pembahasan mengenai pengembangan-pengembangan masa depan sesuai dengan visi Arab Saudi 2030.

Salah satu peserta dari Delegasi Mesir mengucapkan terima kasih kepada Raja Arab Saudi yang mendukung penuh upaya memudahkan perjalanan haji sehingga menjadi perjalanan yang menyenangkan dan penuh kesan. Seminar yang dihadiri perwakilan negara pengirim jamaah haji itu akan berlangsung selama tiga hari. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI