AS Usut Motif Ahmad Khan Rahami Mengebom New York

Tomi Tresnady

Rabu, 21 September 2016 | 03:17 WIB
AS Usut Motif Ahmad Khan Rahami Mengebom New York
Ahmad Khan Rahami. (AFP Photo/FBI)

Suara.com - Para penyelidik AS sedang meneliti alasan pria kelahiran Afghanistan meletakkan bom di sekitar kawasan New York akhir pekan ini, termasuk apakah tersangka merupakan kaki tangan atau mengalami radikalisasi di luar negeri.

Ahmad Khan Rahami (28) ditahan pada Senin di Linden, New Jersey, setelah terlibat baku tembak dengan polisi. Polisi dipanggil oleh seorang pemilik bar di kawasan itu, yang mencurigai lelaki berjenggot yang sedang tidur di depan pintu kedainya di tengah hujan. Lelaki itu mirip dengan tersangka pengeboman.

Peristiwa tersebut membuat New York dalam situasi mencekam dan memantik perdebatan mengenai keamanan AS, tujuh pekan sebelum pemilihan presiden, sementara kandidat Donald Trump dan Hillary Clinton sekali lagi terlibat perselisihan pada hari Senin (19/9/2016).

Rahami menjadi tersangka dalam serangkaian pengeboman pada akhir pekan, termasuk ledakan di kawasan Chelsea, New York yang padat, melukai 29 orang, serta dua ledakan di pinggir kota New Jersey yang tidak menimbulkan korban. Rahami dan dua petugas polisi terluka dalam baku tembak.

Ia tinggal bersama keluarganya di atas restoran First American Fried Chicken di Elizabeth, New Jersey.

Perjalanan tersangka ke luar negeri dalam pemeriksaan. Media AS melaporkan bahwa Rahmani beberapa kali bepergian ke Pakistan dan negara kelahirannya, Afghanistan.

Polisi mencari informasi apakah ia mengalami radikalisasi selama masa itu.

Sumber-sumber keamanan AS memastikan bahwa Rahami menjalani pemindaian kedua sepulangnya dari perjalanan keluar negeri dalam beberapa tahun terakhir dan selalu lolos.

Mereka yang baru datang dari Afghanistan dan Pakistan, tempat keberadaan Taliban cukup kuat di kedua negara itu, secara rutin diwajibkan menjalani pemindaian lapis kedua.

"Kemungkinan ada penahanan dan penyisiran lebih intensif dalam situasi seperti itu," kata senator AS Angus King dari Maine kepada CNN.

"Masalahnya adalah apa yang terjadi nanti tidak benar-benar dimengerti." Istri Rahami meninggalkan AS beberapa hari sebelum pengeboman itu, demikian dilaporkan CNN pada Selasa (20/9), mengutip sumber penegakan hukum.

Pihak berwajib tidak memberikan informasi apa pun mengenai kemungkinan motif Rahami, yang oleh jaksa Union County didakwa atas lima tuduhan percobaan pembunuhan tingkat pertama dan dua dakwaan tingkat dua terkait senjata.

Ia berada dalam kondisi kritis namun stabil akibat cedera yang dialaminya, dan polisi belum bisa menanyainya secara mendalam, kata Komisioner Departemen Kepolisian New York James O'Neill, Selasa.

O'Neill, yang baru dilantik sebagai komisioner pada Senin, mengatakan petugas menemukan bahwa Rahami bersembunyi sendirian.

"Ini pertanda baik bahwa kami menemukannya di depan pintu," kata O'Neill kepada program TV CBS "This Morning". "Mudah-mudahan ini berarti bahwa ia tidak punya tempat untuk lari."

Dakwaan lain diperkirakan akan diajukan terhadap Rahami di pengadilan federal. Wali Kota New York Boll de Blasio menyebut pengeboman pada Sabtu malam itu sebagai "aksi teror."

Rahami juga diduga meletakkan bom yang meledak di pantai New Jersey pada Sabtu, sebuah bahan peledak yang ditemukan dekat lokasi ledakan New York, dan lebih dari enam peledak lain yang ditemukan dekat stasiun kereta Elizabeth pada Minggu malam.

Semua korban cedera dalam ledakan Sabtu malam sudah dipulangkan dari rumah sakit.

Pengeboman dan perburuan lebih lanjut tersangka memicu pengetatan keamanan di New York. Kota terbesar di AS itu sudah berada dalam siaga tinggi selama berkumpulnya para pemimpin dunia di markas PBB, New York, untuk menghadiri Majelis Umum tahunan pekan ini. Sebanyak 1.000 personel tambahan dikerahkan.

Ledakan, perburuan dan serangan penusukan di Minnesota akhir pekan ini yang sepertinya tidak berkaitan, menciptakan ketegangan serupa dengan situasi setelah serangan-serangan sebelumnya seperti penembakan massal di Orlando dan San Bernardino, California.

Penyerang di Minnesota digambarkan sebagai seorang "tentara IS," demikian dilaporkan kantor berita milik kelompok militan itu.

Rahami sebelumnya tidak dinyatakan berbahaya, tetapi polisi Elizabeth mengetahui soal keluarganya setelah adanya keributan di tengah malam dan warga mengeluhkan restoran ayam halal itu. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ternyata Pelaku Bom New York Pernah Tikam Orang, Tapi Dilepas

Ternyata Pelaku Bom New York Pernah Tikam Orang, Tapi Dilepas

News | Selasa, 20 September 2016 | 13:59 WIB

FBI Rilis Foto Tersangka Bom New York

FBI Rilis Foto Tersangka Bom New York

News | Senin, 19 September 2016 | 19:10 WIB

Ternyata, Inilah Isi 2 Bom yang Meneror New York

Ternyata, Inilah Isi 2 Bom yang Meneror New York

News | Senin, 19 September 2016 | 14:04 WIB

Bom New York Belum Ada yang Bertanggung Jawab

Bom New York Belum Ada yang Bertanggung Jawab

News | Senin, 19 September 2016 | 03:24 WIB

Terkini

Modal Tekun dan Kehati-hatian, Wanita Asal Blitar Ini Tak Menyerah Merintis Usaha Dua Kali

Modal Tekun dan Kehati-hatian, Wanita Asal Blitar Ini Tak Menyerah Merintis Usaha Dua Kali

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 14:42 WIB

5 Shio yang Disebut Paling Cepat Kaya dari Usaha Sampingan, Ada Kamu?

5 Shio yang Disebut Paling Cepat Kaya dari Usaha Sampingan, Ada Kamu?

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 14:35 WIB

Make Munir Live Again: Merawat Ingatan Kasus HAM di Aksi Kamisan Jogja

Make Munir Live Again: Merawat Ingatan Kasus HAM di Aksi Kamisan Jogja

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 14:32 WIB

Heboh Tahanan Kasus Narkoba di Rutan Balige Meninggal, Apa Sebabnya?

Heboh Tahanan Kasus Narkoba di Rutan Balige Meninggal, Apa Sebabnya?

Sumut | Sabtu, 26 September 2026 | 14:32 WIB

Polres Metro Bongkar Praktik Bisnis Gelap Solar Subsidi: Modus Borong SPBU untuk Ditimbun

Polres Metro Bongkar Praktik Bisnis Gelap Solar Subsidi: Modus Borong SPBU untuk Ditimbun

Lampung | Sabtu, 26 September 2026 | 14:31 WIB

Koleksi Tas Mewah Deputi II Bakom RI Timothy Ivan Triiyono Disorot, Capai Puluhan Juta!

Koleksi Tas Mewah Deputi II Bakom RI Timothy Ivan Triiyono Disorot, Capai Puluhan Juta!

News | Sabtu, 26 September 2026 | 14:30 WIB

Career Break bagi Perempuan: Jeda Karier atau Tanda Kehilangan Arah?

Career Break bagi Perempuan: Jeda Karier atau Tanda Kehilangan Arah?

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 14:30 WIB

Lapas Rasa Apartemen di Cibinong, Ahmad Sahroni: Jangan Hukum Keras di Depan, Lemah di Belakang

Lapas Rasa Apartemen di Cibinong, Ahmad Sahroni: Jangan Hukum Keras di Depan, Lemah di Belakang

Bogor | Sabtu, 26 September 2026 | 14:28 WIB

Arti Suara Kucing Menangis Melengking di Luar Rumah Saat Malam Hari Menurut Kepercayaan Jawa

Arti Suara Kucing Menangis Melengking di Luar Rumah Saat Malam Hari Menurut Kepercayaan Jawa

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 14:25 WIB

Kakanwil Imigrasi Sumut Buka Rakor dengan Perwakilan Asing di Medan

Kakanwil Imigrasi Sumut Buka Rakor dengan Perwakilan Asing di Medan

Sumut | Sabtu, 26 September 2026 | 14:24 WIB

×