Mantan PM Portugal Pimpin Persaingan Bakal Calon Sekjen PBB

Dythia Novianty

Selasa, 27 September 2016 | 07:41 WIB
Mantan PM Portugal Pimpin Persaingan Bakal Calon Sekjen PBB
Mantan Perdana Menteri Portugal Antonio Guterres. [Shutterstock]

Suara.com - Mantan Perdana Menteri (PM) Portugal Antonio Guterres, Senin (26/9/2016) waktu setempat, memimpin perolehan nilai dalam jajak pendapat rahasia, sebagai calon terkuat untuk menjabat sebagai sekretaris jenderal PBB menggantikan Ban Ki-moon.

Pemungutan suara tak resmi dan tertutup itu dilakukan kelima kalinya oleh para anggota Dewan Keamanan PBB. Guterres unggul empat angka dibandingkan saingan terdekatnya, Vuk Jeremic, yang merupakan mantan menteri luar negeri Serbia dan mantan presiden Majelis Umum PBB.

Selain sebagai perdana menteri Portugal, Guterres juga pernah menjadi kepala Badan PBB urusan Pengungsi. Dalam pemungutan suara itu, Guterres mengumpulkan 12 nilai dukungan, dua nilai penolakan, dan satu nilai tanpa keputusan.

Jeremic mendapat angka 8-6-1. Miroslav Lajcak, mantan menteri luar negeri Republik Slovakia, berada di posisi ketiga dengan perolehan 8-7-0.

Majelis Umum PBB, yang beranggotakan 193 negara, sedang melakukan proses seleksi untuk mencari pengganti Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon.

Ban akan mengakhiri jabatannya pada 31 Desember 2016 setelah menjalankan tugas sebagai Sekjen PBB selama dua kali periode lima tahun.

Piagam PBB hanya membolehkan Dewan Keamanan yang beranggotakan 15 negara merekomendasikan satu calon untuk diajukan ke Majelis Umum guna dapat disetujui.

Tahun ini, semua kandidat masing-masing diwawancarai selama dua jam oleh para anggota Majelis Umum sementara Dewan Keamanan melakukan pemungutan suara rahasia, yang hasilnya bocor secara cepat dan luas.

Kandidat perempuan yang paling banyak mengumpulkan nilai di Dewan Keamanan adalah Susanna Malcorra, mantan luar negeri Argentina dengan angka 7-7-1. Ia bersaing ketat dengan Danilo Turk, mantan presiden Slovania.

Direktur Jenderal Badan Ilmu Pengetahuan dan Pendidikan PBB (UNESCO), Irina Bokova, berada di tempat keenam dengan mengumpulkan 6-7-1. Helen Clark, mantan perdana menteri Selandia Baru yang juga saat ini menjabat sebagai kepala Program Pembangunan PBB, bersaing ketat dengan mantan luar negeri Makedonia, Srgjan Kerim, dengan angka 6-9-0. Mantan luar negeri Moldova, Natalia Gharman, berada di posisi terakhir. Ia mendapatkan nilai 3-11-1.

Selama ini, ada dorongan agar sekjen PBB berikutnya datang dari Eropa Timur, yang belum pernah menempatkan wakilnya pada posisi tersebut. Juga ada harapan kuat dari banyak pihak agar perempuan tampil sebagai pemimpin PBB. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PBB Khawatirkan Ketegangan Arab Saudi vs Iran

PBB Khawatirkan Ketegangan Arab Saudi vs Iran

News | Selasa, 05 Januari 2016 | 03:06 WIB

Terkini

Wanita Penusuk Sopir Taksi Listrik di Jakut Bawa Pisau dan Buku Primbon Saat Beraksi

Wanita Penusuk Sopir Taksi Listrik di Jakut Bawa Pisau dan Buku Primbon Saat Beraksi

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:19 WIB

Jangan Cuma Stimulus Pasar, DPR Minta Skema KPR Subsidi 6% ke 'Missing Middle' Harus Tepat Sasaran

Jangan Cuma Stimulus Pasar, DPR Minta Skema KPR Subsidi 6% ke 'Missing Middle' Harus Tepat Sasaran

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Cuti Panjang Kini Bisa Diambil Setelah 5 Tahun Kerja, Tapi Durasi Dipangkas

Cuti Panjang Kini Bisa Diambil Setelah 5 Tahun Kerja, Tapi Durasi Dipangkas

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:11 WIB

Review Film Other Mommy: Adaptasi Novel Josh Malerman yang Penuh Ketegangan

Review Film Other Mommy: Adaptasi Novel Josh Malerman yang Penuh Ketegangan

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:10 WIB

Bukan Cuma Dua Musim, Laboratorium Sedusun Bongkar Mitos lewat Kearifan Gunungkidul

Bukan Cuma Dua Musim, Laboratorium Sedusun Bongkar Mitos lewat Kearifan Gunungkidul

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:10 WIB

Para Ibu di Desa Kawasi Belajar Mandiri Pangan, Langsung Dari Pekarangan Rumah

Para Ibu di Desa Kawasi Belajar Mandiri Pangan, Langsung Dari Pekarangan Rumah

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:07 WIB

Heboh Dugaan Kekerasan Guru di SMKN 27 Jakarta, Terduga Pelaku Resmi Dinonaktifkan

Heboh Dugaan Kekerasan Guru di SMKN 27 Jakarta, Terduga Pelaku Resmi Dinonaktifkan

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:04 WIB

Arti Hati Berdebar Tiba-tiba Menurut Primbon Jawa vs Gejala Medis Arrhythmia

Arti Hati Berdebar Tiba-tiba Menurut Primbon Jawa vs Gejala Medis Arrhythmia

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:04 WIB

Rupiah Tahan Banting, Paling Kuat se-Asia di Level Rp17.889

Rupiah Tahan Banting, Paling Kuat se-Asia di Level Rp17.889

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Isi Lengkap Curhatan 10 Halaman Cristiano Ronaldo: Tuduh Jesus Pembohong dan Pembual

Isi Lengkap Curhatan 10 Halaman Cristiano Ronaldo: Tuduh Jesus Pembohong dan Pembual

Bola | Rabu, 07 Oktober 2026 | 16:59 WIB

×