PM Ceko: Ada Kemungkinan Partai Komunis Bergabung Tahun Depan

Dythia Novianty

Rabu, 05 Oktober 2016 | 22:06 WIB
PM Ceko: Ada Kemungkinan Partai Komunis Bergabung Tahun Depan
Presiden Ceko Milos Zeman. [Reuters]

Suara.com - Partai berkuasa Republik Ceko tampak mempertimbangkan berkoalisi dengan Partai Komunis (KSCM) pada tahun depan, kata perdana menteri ke harian setempat. Koalisi itu akan mengawali kerja sama yang tabu selama 27 tahun belakangan.

Bohuslav Sobotka berbicara ke harian "Hospordarske Noviny" bahwa Partai Sosial Demokrat membuka peluang kemungkinan berkoalisi dengan KSCM pada pemilihan umum di Oktober 2017.

Kemungkinan tersebut disampaikan setelah KSCM menghapus agenda anti-Uni Eropa (UE) dan tidak lagi menentang Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).

Keputusan tersebut adalah pijakan baru bagi partai itu, yang memerintah Ceko sejak 1948 hingga dijatuhkan pada 1989. Dalam masa itu, Ceko menjadi negara bagian penting Uni Soviet.

"Saya dapat membayangkan kerja sama dengan Komunis untuk menguatkan keamanan Republik Ceko, mengingat mereka tak lagi meragukan keanggotaan NATO dan mendukung langkah pemerintah pro-UE," kata Sobotka.

Meski KSCM belum menyatakan demikian, komentar Perdana Menteri mengindikasikan pihaknya akan memberi tempat bagi oposisi di pemerintahan yang terpilih secara demokratis.

Pernyataan itu juga dapat merefleksikan jajak pendapat pemilu nantinya.

Survei Institut CVVM terbaru sejak September lalu menunjukkan, Partai Sosial Demokrat menerima 23 persen suara, tertinggal dari koalisinya, Partai ANO 28,5 persen, disusul partai komunis 15 persen.

Sejumlah anggota KSCM telah mengisi kursi jabatan pemerintahan daerah. Namun, koalisi di tingkat nasional masih dianggap tabu, mengingat sejarah kelam pemerintahan totalitarian masa lalu, berikut kebijakan luar negerinya yang mendukung Rusia.

Sobotka mengatakan, partainya siap bekerja sama di tingkat wilayah dengan KSCM dan jelang pemilihan daerah pada Jumat dan Sabtu. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

×