Cerita Rahasia dari Dalam Padepokan Dimas Kanjeng

Siswanto

Kamis, 06 Oktober 2016 | 19:30 WIB
Cerita Rahasia dari Dalam Padepokan Dimas Kanjeng
Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Selasa (4/10/2016) [suara.com/Andi Sirajuddin]

Suara.com - Kesetiaan para pengikut Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi benar-benar mengagumkan. Mereka tetap bertahan di tenda padepokan hampir setengah bulan setelah Taat Pribadi ditahan Polda Jawa Timur.

Suara.com mencoba menelusuri langsung, hal yang membuat mereka bertahan di tenda-tenda. Apakah memang karena menunggu pencairan dana seperti yang ramai diperbincangkan, ataukah ada hal lain yang melatarbelakangi.

Mencari Padepokan Dimas Kanjeng di Desa Wangkal tidak sulit. Berada di Kota Kraksaan, sekitar 15 kilometer arah selatan Ibu Kota Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Padepokan ini tahun 2008 pernah heboh dengan zakat Rp1 miliar.

Di sekitar padepokan, saat ini terlihat berjejer sekitar 74 pondok bambu dan beratap terpal. Sementara di dekatnya, berdiri bangunan-bangunan mewah yang berdiri di atas lahan seluas sekitar empat hektar.

Masuk ke padepokan melewati gapura besar bertuliskan Padepokan Dimas Kanjeng. Di komplek itulah rumah Taat Pribadi berdiri.

Di depan rumah Taat Pribadi, terdapat pendopo mewah dikelilingi kaca. Pendopo itu bernama Rahmatan Lil Alamin. Di depannya berdiri dua patung semar.

Di pinggir sisi timur pendopo, berdiri bangunan berlantai dua bernama Asrama Putra. Di sinilah, tempat pembunuhan terhadap pengikut Taat Pribadi bernama Abdul Gani. Beberapa waktu lalu, polisi melakukan rekonstruksi kasus di sana.

Saat ini, bangunan-bangunan tersebut telah diberi police line.

Seluruh aktivitas para pengikut padepokan dipusatkan di deretan tenda pada lapangan kedua. Di tempat itulah sekitar tiga ribu orang ’mondok, sambil menunggu pencairan uang yang digandakan Taat Pribadi.

Di dalam komplek, juga disediakan fasilitas buat pengikut, seperti kamar mandi, WC, tempat hiburan, dan tempat olah kebugaran tubuh.

Keberadaan padepokan memang telah menggerakkan roda perekonomian warga sekitar. Di luar bangunan utama, sekarang menjamur toko makanan milik warga desa.

Kenapa mereka bertahan

Salah satu pengikut Taat Pribadi, Abdul Kamil, mengatakan bertahan di padepokan karena merasa punya beban untuk menjaga padepokan. Dia mengaku sudah lima tahun di sana. Dia mengenal padepokan ini pada 2011 lalu, dia diajak kerabat yang sudah lebih dulu jadi pengikut.

Ketika ditanya soal mahar yang selama ini ramai diperbincangkan, Kamil mengaku sudah mengikhlaskannya.

"Memang saya sudah ngasih mahar saat pembangunan masjid dan padepokan ini. Tapi, itu sudah saya ikhlaskan," ujar lelaki asal Madura.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Setelah di Penjara, Dimas Kanjeng Kembali Berjaya? Fakta di Balik Padepokannya yang Kembali Ramai

Setelah di Penjara, Dimas Kanjeng Kembali Berjaya? Fakta di Balik Padepokannya yang Kembali Ramai

Entertainment | Kamis, 30 Oktober 2025 | 15:13 WIB

8 Kasus Dukun Palsu Pengganda Uang yang Pernah Bikin Gempar Seluruh Indonesia

8 Kasus Dukun Palsu Pengganda Uang yang Pernah Bikin Gempar Seluruh Indonesia

Your Say | Rabu, 10 Mei 2023 | 17:32 WIB

4 Kasus Dukun Pengganda Uang yang Menggemparkan, Terbaru Kasus Mbah Slamet

4 Kasus Dukun Pengganda Uang yang Menggemparkan, Terbaru Kasus Mbah Slamet

Your Say | Jum'at, 07 April 2023 | 08:45 WIB

Selain Dukun Mbah Slamet, Ini 3 Kasus Penggandaan Uang yang Telan Korban Jiwa

Selain Dukun Mbah Slamet, Ini 3 Kasus Penggandaan Uang yang Telan Korban Jiwa

News | Rabu, 05 April 2023 | 17:36 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×