Israel Menolak Hadiri Konferensi Timur Tengah di Paris

Adhitya Himawan

Selasa, 08 November 2016 | 06:35 WIB
Israel Menolak Hadiri Konferensi Timur Tengah di Paris
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, (2/2). (Reuters/Gali Tibbon)

Israel, pada hari Senin (7/11/2016), secara resmi menolak undangan Prancis untuk mengikuti konferensi soal Timur Tengah di Paris tahun ini. Israel menganggap pertemuan itu mengalihkan tujuan perundingan langsung dengan Palestina.

Dalam suatu pertemuan di Jerusalem bersama penasihat keamanan nasional sementara Israel dan penasihat diplomatik Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, utusan Prancis Pierre Vimot dikabari bahwa Israel tidak mau terlibat dalam upaya membangkitkan kembali perundingan, yang buyar pada 2014.

"(Mereka) mengatakan kepada utusan Prancis secara jelas dan tegas bahwa sikap Israel untuk memajukan proses perdamaian dan mencapai kesepakatan hanya akan diterapkan melalui perundingan langsung antara Israel dan Otoritas Palestina," kata kantor PM Netanyahu melalui pernyataan.

Vimont, yang kemudian bertemu dengan para pejabat Palestina di Ramallah, tidak memberikan komentar soal pertemuannya itu. Namun, kementerian luar negeri Prancis mengatakan pihaknya masih berencana untuk menyelenggarakan konferensi Timur Tengah pada akhir tahun ini.

Saeb Erekat, seorang pejabat tinggi Palestina, mengatakan Vimon telah menjelaskan pada pertemuan tersebut bahwa Prancis akan mengeluarkan undangan terkait pelaksanaan konferensi Desember.

Juru bicara Presiden Mahmoud Abbas, Nabil Abu Rdainah, mengatakan, "Kami mendukung dan menyambut baik penyelenggaraan konferensi, tidak soal apakah Israel berpartisipasi atau tidak." Prancis, tahun ini, telah beberapa kali berupaya menghidupkan kembali proses perdamaian dengan menyelenggarakan konferensi awal pada Juni.

Pada konferensi Juni, Perserikatan Bangsa-bangsa, Uni Eropa, Amerika Serikat dan negara-negara besar Arab berkumpul untuk membahas berbagai proposal. Pembahasan berlangsung tanpa kehadiran pihak Israel maupun Palestina.

Rencana yang dibuat dalam pertemuan itu adalah melangsungkan konferensi lanjutan sebelum akhir tahun dengan melibatkan Israel dan Palestina.

Pertemuan Juni sekaligus melihat kemungkinan apakah kedua pihak berseteru itu untuk bisa dibawa ke meja perundingan.

Perundingan terakhir antara Israel dan Palestina, yang didukung AS, pada 2014 gagal.

Israel, yang menganggap Amerika Serikat sebagai perantara utama di Timur Tengah, telah sekian lama meyakini bahwa perundingan langsung dengan Palestina bisa mengarah pada perdamaian dan. Sebaliknya, Israel melihat upaya-upaya Prancis tersebut sebagai suatu pengalihan.

Palestina mengatakan pihaknya tidak akan melanjutkan perundingan dengan Israel sampai Israel menghentikan pembangunan permukiman di tanah Palestina yang didudukinya dan yang diproyeksikan Palestina sebagai wilayah untuk membentuk negara independen. Perundingan, menurut Palestina, juga bisa dimulai kembali hanya jika Israel memenuhi komitmen-komitmennya, termasuk membebaskan para tahanan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Israel Kritik AS Tak Paksakan Penyelesaian Konflik di Palestina

Israel Kritik AS Tak Paksakan Penyelesaian Konflik di Palestina

News | Senin, 07 November 2016 | 08:58 WIB

Arab Saudi Stop Sementara Pendanaan untuk Palestina

Arab Saudi Stop Sementara Pendanaan untuk Palestina

News | Rabu, 02 November 2016 | 06:55 WIB

Olok-olok Kematian Bayi Palestina, 13 Warga Israel Dituntut

Olok-olok Kematian Bayi Palestina, 13 Warga Israel Dituntut

News | Kamis, 27 Oktober 2016 | 00:31 WIB

Tahun Baru Yahudi, Israel Tutup Wilayah Gaza dan Tepi Barat

Tahun Baru Yahudi, Israel Tutup Wilayah Gaza dan Tepi Barat

News | Minggu, 23 Oktober 2016 | 19:04 WIB

Petani Miskin Gaza Sambut Panen Zaitun

Petani Miskin Gaza Sambut Panen Zaitun

News | Rabu, 19 Oktober 2016 | 07:50 WIB

UNESCO: Israel Caplok Yerusalem, Akui Al-Aqsa Milik Muslim

UNESCO: Israel Caplok Yerusalem, Akui Al-Aqsa Milik Muslim

News | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 17:40 WIB

Lagi, Tentara Zionis Israel Tembak Mati Bocah Palestina

Lagi, Tentara Zionis Israel Tembak Mati Bocah Palestina

News | Kamis, 13 Oktober 2016 | 19:37 WIB

Bantuan Kemanusiaan Uni Eropa Pada Suriah Terbesar Dalam Sejarah

Bantuan Kemanusiaan Uni Eropa Pada Suriah Terbesar Dalam Sejarah

News | Selasa, 27 September 2016 | 03:57 WIB

Facebook Dituding Dukung Penjajahan Israel atas Palestina

Facebook Dituding Dukung Penjajahan Israel atas Palestina

Tekno | Selasa, 27 September 2016 | 08:07 WIB

Obama Desak Israel Hengkang dari Tanah Palestina

Obama Desak Israel Hengkang dari Tanah Palestina

News | Rabu, 21 September 2016 | 02:32 WIB

Terkini

Berawal dari Teguran Knalpot Bising, 'Bang Jago' di Bekasi yang Geruduk Rumah Warga Ditangkap Polisi

Berawal dari Teguran Knalpot Bising, 'Bang Jago' di Bekasi yang Geruduk Rumah Warga Ditangkap Polisi

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:07 WIB

Dapat Rating di Atas 9, "Warga Rusun 609" Bikin Penonton Ngakak Brutal dan Nonton Dua Kali

Dapat Rating di Atas 9, "Warga Rusun 609" Bikin Penonton Ngakak Brutal dan Nonton Dua Kali

Entertainment | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:04 WIB

Sinopsis Love in Disguise: Kisah Detektif yang Nyamar Jadi Sekretaris Pria

Sinopsis Love in Disguise: Kisah Detektif yang Nyamar Jadi Sekretaris Pria

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Pembangunan Data Center AI Jatiluhur Disetop, IESR Minta Kajian Dampak Dibuka ke Publik

Pembangunan Data Center AI Jatiluhur Disetop, IESR Minta Kajian Dampak Dibuka ke Publik

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:00 WIB

INKA Tak Mampu, Danantara Punya Opsi Impor KRL Bekas dari Jepang

INKA Tak Mampu, Danantara Punya Opsi Impor KRL Bekas dari Jepang

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:58 WIB

Bukan Sekadar Tembok Beton, Giant Sea Wall Wajib Lindungi Ruang Melaut Nelayan Jakarta

Bukan Sekadar Tembok Beton, Giant Sea Wall Wajib Lindungi Ruang Melaut Nelayan Jakarta

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:56 WIB

Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari

Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:54 WIB

Dukung MBG, Kini Rocky Gerung Dikasih Jabatan Wantimpres dari Presiden Prabowo

Dukung MBG, Kini Rocky Gerung Dikasih Jabatan Wantimpres dari Presiden Prabowo

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:53 WIB

Dari Jualan hingga Cari Modal, UMKM Cirebon Mulai Masuk Ekosistem Digital

Dari Jualan hingga Cari Modal, UMKM Cirebon Mulai Masuk Ekosistem Digital

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:52 WIB

Hendrix and Rocket: Being Brave, Ketika Keberanian Dimulai dari Rasa Takut

Hendrix and Rocket: Being Brave, Ketika Keberanian Dimulai dari Rasa Takut

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:45 WIB

×