Pendekatan Siber Dipakai Polisi untuk Lawan Terorisme

Adhitya Himawan

Kamis, 22 Desember 2016 | 06:30 WIB
Pendekatan Siber Dipakai Polisi untuk Lawan Terorisme
Jenazah terduga teroris yang ditembak Densus 88 Mabes Polri, di Tangerang Selatan, Banten, Rabu (21/2/2016). [Antara/Fakhri Hermansyah]

Kepala Kepolisian RI (Kapolri) Tito Karnavian mengatakan pihaknya menghadapi terorisme lewat pendekatan siber sebagai salah satu upaya melawan terorisme yang bergerak di dunia maya.

Dia mengatakan perlawanan terhadap terorisme lewat siber termasuk juga melakukan patroli siber dan serangan siber pada hubungan komunikasi dan jaringan terorisme.

"Kita harus menggunakan kemampuan 'cyber counter terrorisme' juga. Jadi melakukan 'cyber patrol' (patroli dunia maya), 'cyber attack' (serangan siber) kepada mereka, termasuk 'cyber surveillance' (pengawasan siber) kepada mereka," kata Tito di Jakarta Selatan, Rabu malam (21/12/2016).

Patroli siber tersebut dilakukan oleh tim pasukan siber yaitu dengan memantau aktivitas atau pergerakan jaringan terorisme lewat dunia maya.

"Ada tim 'cyber army', 'cyber troops' (pasukan siber), mereka tiap hari kerjanya hanya membaca website," tuturnya.

Dalam memantau laman website, tim tersebut melakukan pelacakan terhadap situs yang menjadi komunikasi para teroris di dunia maya.

"Kemudian ketangkap satu nanti ada 'chatting room'-nya, mereka kemudian chatting room-nya diikuti ikut masuk dalam gabung dengan mereka itu di antaranya," tuturnya.

Pelacakan itu tersebut juga dapat dilakukan terhadap alat pengiriman pesan seperti whatsapp dan instagram.

"Kan teknik-teknik 'cyber patrol' ini juga sama sebenarnya dengan teknik-teknik dalam dunia nyata ada yang menggunakan 'surveillance' (pengawasan) nyata gitu ya diikuti ada juga kita," ujarnya.

Setelah masuk dalam obrolan komunikasi jaringan teroris itu, Tito mengatakan, pihak kepolisian melakukan penyamaran untuk masuk seolah-seolah menjadi bagian kelompok-kelompok teroris dengan menggunakan berbagai akun termasuk ikut 'chatting' dalam komunitas mereka.

Kapolri mengatakan pemerintah mewaspadai adanya perekrutan teroris melalui media sosial.

"Memang adanya rekruitmen lewat media sosial namanya 'cyber terorism'. Jadi bergerak di dunia maya. Jadi istilah mereka 'cyber jihad'," tuturnya.

Kapolri menuturkan terorisme yang bergerak di dunia maya itu, melakukan rekruitmen dan pelatihan melalui dunia maya.

"Jadi 'cyber recruitment' (rekrutmen lewat dunia maya, 'cyber training' (pelatihan lewat dunia maya), jadi latihannya tidak melalui fisik tapi hanya 'online' (dalam jaringan)," tuturnya.

Para teroris mempelajari cara membuat bom lewat dunia maya. Mereka juga membuat "cyber operation" (operasi lewat dunia maya), yakni mensurvei target dan melakukan pendanaan terorisme dalam jaringan.

"Mereka menggunakan bit coin, yang dipakai di dunia maya," tuturnya.

Ancaman terorisme yang dihadapi adalah jaringan teroris. Pihak kepolisian telah menjajaki dari dulu jaringan kelompok teroris hingga sel-sel terkecil.

"Sebagian besar terdeteksi tapi mereka juga sebagian besar berusaha menghindari deteksi intelijen dengan menggunakan metode-metode termasuk sistem komunikasi mereka," ujarnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Airin Siap Ganti Rugi Kerusakan Kontrakan Teroris di Tangsel

Airin Siap Ganti Rugi Kerusakan Kontrakan Teroris di Tangsel

News | Kamis, 22 Desember 2016 | 01:37 WIB

Polisi Berhasil Ledakkan 11 Bom di Tangsel, Sisa 3 Lagi

Polisi Berhasil Ledakkan 11 Bom di Tangsel, Sisa 3 Lagi

News | Kamis, 22 Desember 2016 | 00:40 WIB

Amankan Natal dan Tahun Baru, 150 Ribu Aparat Dikerahkan

Amankan Natal dan Tahun Baru, 150 Ribu Aparat Dikerahkan

News | Rabu, 21 Desember 2016 | 17:50 WIB

Bom Tangsel, Komisi I DPR Minta Pemerintah Waspada

Bom Tangsel, Komisi I DPR Minta Pemerintah Waspada

News | Rabu, 21 Desember 2016 | 14:36 WIB

Bom Tangsel Diduga Berkaitan dengan Jaringan Teroris Bekasi

Bom Tangsel Diduga Berkaitan dengan Jaringan Teroris Bekasi

News | Rabu, 21 Desember 2016 | 14:21 WIB

Jenis Bom Tangsel Beda dengan Bom Panci

Jenis Bom Tangsel Beda dengan Bom Panci

News | Rabu, 21 Desember 2016 | 14:14 WIB

Detik-detik Penemuan Bom dan Penembakan Tiga Terduga Teroris

Detik-detik Penemuan Bom dan Penembakan Tiga Terduga Teroris

News | Rabu, 21 Desember 2016 | 12:29 WIB

Densus 88 Tembak Mati Tiga Terduga Teroris di Tangsel

Densus 88 Tembak Mati Tiga Terduga Teroris di Tangsel

News | Rabu, 21 Desember 2016 | 12:01 WIB

Densus 88 Temukan Bom Aktif di Tangsel

Densus 88 Temukan Bom Aktif di Tangsel

News | Rabu, 21 Desember 2016 | 11:39 WIB

Densus 88 Gerebek Lokasi Terduga Teroris di Tangsel

Densus 88 Gerebek Lokasi Terduga Teroris di Tangsel

News | Rabu, 21 Desember 2016 | 11:34 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×