Penyebab Tergelincirnya Wings Air di Semarang Masih Diselidiki

Arsito Hidayatullah

Senin, 26 Desember 2016 | 06:16 WIB
Penyebab Tergelincirnya Wings Air di Semarang Masih Diselidiki
Ilustrasi pesawat Wings Air. [Antara]

Suara.com - Penyebab tergelincirnya pesawat Wings Air saat mendarat di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, masih dalam penyelidikan pihak yang berwenang.

"Penyebab insiden ini masih dalam penyelidikan," kata Public Relations Manager Lion Air Group Andy M Saladin di Semarang, Minggu.

Menanggapi adanya dugaan bahwa tergelincirnya pesawat Wings Air akibat patah as roda, Andy mengaku belum dapat memastikannya.

"(Berdasarkan penyelidikan sementara) tidak ada yang luka dan tidak ada roda yang patah," ujarnya.

Salah seorang penumpang pesawat Wings Air, Nur Rohmah (18) mengungkapkan bahwa sempat terjadi guncangan keras saat pesawat mendarat.

"Setelah itu, posisi pesawat miring ke kanan dan sayap bagian kanan menghantam landasan hingga terlihat percikan api," kata warga Semarang itu.

Penumpang lainnya, Vindarin (50) mengaku mendengar suara keras seperti benda patah saat pesawat yang ditumpanginya mendarat.

"Mendengar suara seperti roda patah itu, para penumpang panik dan ketakutan hingga akhirnya bisa diselamatkan petugas," ujarnya.

Dalam keterangan tertulisnya, Presiden Direktur Lion Air Group Edward Sirait mengatakan bahwa pesawat Wings Air ATR 72-600 dengan nomor penerbangan IW 1896 dengan registrasi PK WGW rute Bandung-Semarang mengalami "overshoot" atau keluar runway pada saat melakukan proses pendaratan di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang.

"Pada pukul 18.24 WIB, pesawat Wings Air IW 1896 dengan rute Bandung menuju Semarang mengalami 'overshoot' di Semarang pada saat melalukan pendaratan. Cuaca pada saat melakukan pendaratan memang hujan tapi kita akan menuggu hasil lebih lanjut dari lembaga yan berwenang," katanya.

Edward menambahkan bahwa dalam penerbangan dengan Pilot in Command Capt George Tarun Rajan itu terdapat 68 penumpang dan empat kru yang semuanya dalam keadaan selamat dan saat ini penumpang telah dievakuasi ke terminal. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pesawat Wings Air Tergelincir, Bandara Semarang Ditutup Sementara

Pesawat Wings Air Tergelincir, Bandara Semarang Ditutup Sementara

News | Minggu, 25 Desember 2016 | 22:05 WIB

Wings Air Tergelincir di Bandara Ahmad Yani Semarang

Wings Air Tergelincir di Bandara Ahmad Yani Semarang

News | Minggu, 25 Desember 2016 | 20:06 WIB

Wings Air Perkuat Akses di Sumatera Utara dan Nusa Tenggara

Wings Air Perkuat Akses di Sumatera Utara dan Nusa Tenggara

Bisnis | Sabtu, 12 November 2016 | 12:07 WIB

Lion Air Group Diprotes Lagi, Kini Wings Air, Ini Kronologisnya

Lion Air Group Diprotes Lagi, Kini Wings Air, Ini Kronologisnya

News | Jum'at, 10 Juni 2016 | 11:43 WIB

Terkini

Dua Pegawai Rutan Depok Diduga Jadi Penyedia Sabu dan Alat Musik untuk Pesta Narkoba

Dua Pegawai Rutan Depok Diduga Jadi Penyedia Sabu dan Alat Musik untuk Pesta Narkoba

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:50 WIB

500 Dapur MBG Kena Suspend, Ada yang Masak di Bawah Sarang Burung Walet

500 Dapur MBG Kena Suspend, Ada yang Masak di Bawah Sarang Burung Walet

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:46 WIB

OJK Terima 35.438 Pengaduan Keuangan Ilegal, Terbanyak dari Pinjol Nakal

OJK Terima 35.438 Pengaduan Keuangan Ilegal, Terbanyak dari Pinjol Nakal

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:45 WIB

Kabut Asap Karhutla, Pemkab Kuansing Kembali Minta Siswa Belajar dari Rumah

Kabut Asap Karhutla, Pemkab Kuansing Kembali Minta Siswa Belajar dari Rumah

Riau | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:36 WIB

AI, Kripto, dan Kejahatan Siber Jadi Ancaman Nyata Perbankan Global

AI, Kripto, dan Kejahatan Siber Jadi Ancaman Nyata Perbankan Global

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:33 WIB

Drishyam: The Conclusion, Ketika Hukum Berbenturan dengan Hati Nurani

Drishyam: The Conclusion, Ketika Hukum Berbenturan dengan Hati Nurani

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Anggota DPRD Bekasi Dituntut 10 Bulan, Keluarga Korban Pengeroyokan: Tidak Masuk Akal!

Anggota DPRD Bekasi Dituntut 10 Bulan, Keluarga Korban Pengeroyokan: Tidak Masuk Akal!

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:27 WIB

OJK Ungkap Dugaan Penggelapan Dana di Asuransi Bintang, Libatkan Oknum Internal dan Eksternal

OJK Ungkap Dugaan Penggelapan Dana di Asuransi Bintang, Libatkan Oknum Internal dan Eksternal

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:20 WIB

Banjir Rob Mengintai Pesisir Jateng, BMKG Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Banjir Rob Mengintai Pesisir Jateng, BMKG Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:16 WIB

Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?

Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:13 WIB

×