Usai 100 Tahanan Tewas Dibantai, Brasil Hadapi Krisis Serius

Dythia Novianty

Senin, 09 Januari 2017 | 07:57 WIB
Usai 100 Tahanan Tewas Dibantai, Brasil Hadapi Krisis Serius
Kondisi sesak penuh penjara di Brasil. [AFP]

Suara.com - Pemerintah Brasil sedang berjuang mengatasi penjara penuh sesak dan kekerasan yang merajalela. Setelah sebelumnya hampir 100 tahanan tewas dalam seminggu, akibat dibantai secara sadis, seperti dipenggal atau bahkan dipotong-potong.

Ini adalah salah satu krisis paling serius yang dihadapi Michel Temer, Presiden Brasil, sejak merebut kekuasaan tahun lalu setelah kepelimpinan Dilma Rousseff.

Kritikus menggambarkan, respon pemerintahan Temer tidak memadai dan ditolak oleh semua bidang pemerintahan serta diminta bertanggung jawab atas insiden yang terjadi.

"Ini merupakan tantangan bagi peradaban," kata José Moisés, seorang profesor ilmu politik di University of São Paulo.

Setelah 56 tahanan tewas dalam kerusuhan antara geng narkoba saingan yang dimulai pada 1 Januari di kompleks Anísio Jobim Penitentiary, Manaus, negara bagian Amazonas, diikuti oleh empat tewas keesokan harinya di penjara terdekat. Tampaknya, membuat Temer harus segera menanggapi.

Dia menyebutnya sebagai "kecelakaan yang mengerikan" dan mengatakan bahwa negara jelas bertanggung jawab dalam peristiwa ini. Komentarnya tersebut langsung direspon masyarakat luas.

"Pemerintah melihat tragedi ini seolah-olah itu tak terduga. Ini tidak masuk akal," kata Maria Laura Canineu, Direktur Human Rights Watch, Brasil.

Canineu menunjukkan laporan Desember 2015 dari Mekanisme Pencegahan dan Pemberantasan Penyiksaan Nasional, sekelompok peneliti independen terkait dengan Departemen Kehakiman, menggambarkan situasi buruk yang terjadi di penjara Anísio Jobim. Di mana tahanan takut mereka bisa disiksa dan dibunuh dalam sebuah kerusuhan.

Menambah daftar pembantaian baru-baru ini, 33 meninggal pada 6 Januari dalam kerusuhan penjara di luar Boa Vista, di Roraima, utara Brasil.

baca juga

Polisi mengatakan dua geng narkoba saingan, terlibat dalam perang berdarah untuk menguasai menguntungkan rute penyelundupan narkoba Amazon dan berada di balik pembunuhan mengerikan dalam beberapa hari terakhir.

Pembunuhan dan perampokan telah melonjak di kota Manaus sejak pembunuhan penjara, seperti yang diungkapkan Gerson Feitosa, seorang kopral polisi dan presiden asosiasi polisi setempat.

"Orang-orang takut. Setelah pembantaian itu, perang di jalan-jalan telah dimulai," ujarnya.

Alexandre de Moraes, menteri keadilan, merilis draf Rencana Keamanan Publik Nasional pada 6 Januari yang diumumkan pada bulan Oktober. Proposal bertujuan untuk mengurangi kasus pembunuhan, memodernisasi sistem penjara dan meningkatkan kerjasama antara badan-badan keamanan dan negara-negara tetangga dalam memerangi kejahatan terorganisir lintas batas.

Termasuk membangun lima penjara federal baruuntuk 220 tahanan berbahaya, blocker ponsel, scanner tubuh dan gelang kaki.

Kekerasan telah menjadi masalah selama puluhan tahun di penjara penuh sesak Brasil. [NY Times]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lagi, Kerusuhan di Penjara Brasil, 33 Napi Tewas

Lagi, Kerusuhan di Penjara Brasil, 33 Napi Tewas

News | Sabtu, 07 Januari 2017 | 06:52 WIB

Kerusuhan di Penjara Brasil, Banyak Napi Tewas Terpenggal

Kerusuhan di Penjara Brasil, Banyak Napi Tewas Terpenggal

News | Selasa, 03 Januari 2017 | 07:40 WIB

Kerusuhan Penjara di Brasil,  Enam Napi Dipenggal dan Dibakar

Kerusuhan Penjara di Brasil, Enam Napi Dipenggal dan Dibakar

News | Selasa, 18 Oktober 2016 | 23:25 WIB

Terkini

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 06:00 WIB

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 05:05 WIB

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

×