Israel Mulai Gusur Kompleks Hunian Ilegal di Tepi Barat

Yazir Farouk

Kamis, 02 Februari 2017 | 07:49 WIB
Israel Mulai Gusur Kompleks Hunian Ilegal di Tepi Barat
Rumah-rumah di kawasan permukiman Yahudi di Eli, Tepi Barat, sebelah selatan Nablus. (Reuters/Ronen Zvulun)

Suara.com - Kepolisian Israel mulai menggusur permukiman ilegal Amona di Tepi Barat pada Rabu (1/2/2017) waktu setempat.

"Operasi Locked Garden 2 sudah dimulai," kata seorang juru bicara kepolisian Israel.

Siaran langsung televisi Israel memperlihatkan bus-bus dipenuhi ribuan polisi memasuki Amona. Mereka hendak melaksanakan perintah pengadilan untuk mengosongkan permukiman tersebut
yang dibangun di atas tanah pribadi Palestina.

Militer telah mengeluarkan perintah kepada para warga untuk keluar dari kompleks dalam waktu 48 jam. Para personel menghadang jalan-jalan yang mengarah ke permukiman itu.

Namun, ratusan pegiat kanan-tengah tiba di Amona untuk menentang penggusuran. Para pegiat menghalangi diri mereka sendiri di rumah-rumah dan di sebuah tempat ibadah Yahudi ketika polisi meminta mereka keluar secara baik-baik. Tidak ada bentrokan muncul pada proses penggusuran.

Amona, yang berada di sebelah timur kota Ramallah, Palestina, merupakan salah satu dari 100 permukiman ilegal yang bertebaran di Tepi Barat.

Kompleks-kompleks hunian itu dibangun oleh kalangan ultrakanan tanpa izin dari pihak berwenang Israel. Selama ini, pemerintah hanya menutup mata terhadap pembangunan perumahan ilegal tersebut.

Berdasarkan hukum internasional, seluruh pendirian rumah di wilayah tersebut merupakan tindakan ilegal karena dilakukan di atas tanah-tanah yang diduduki Israel pada Perang Timur Tengah 1967. Tanah-tanah itu diharapkan Palestina sebagai wilayah untuk membangun negaranya di masa depan.

Selama beberapa bulan terakhir, Amona telah menjadi simbol gerakan permukiman garis keras dan masalah utama dalam dunia politik Israel maupun bagi masyarakat luas.

baca juga

Pengadilan tertinggi Israel pada 2014 menetapkan bahwa Amona harus digusur karena permukiman itu dibangun di atas tanah pribadi Palestina. Pengadilan kemudian menentukan 8 Februari sebagai hari terakhir pengosongan Amona.

Penggusuran tersebut merupakan yang pertama kalinya dilakukan oleh pemerintah Israel terhadap kompleks hunian ilegal Yahudi dalam empat tahun terakhir ini. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PM Israel: Harus Ada Penjelasan untuk Uji Coba Rudal Iran

PM Israel: Harus Ada Penjelasan untuk Uji Coba Rudal Iran

News | Selasa, 31 Januari 2017 | 19:47 WIB

Pria Palestina Ditembak Mati Tentara Israel

Pria Palestina Ditembak Mati Tentara Israel

News | Kamis, 26 Januari 2017 | 06:51 WIB

Ngotot Bangun Pemukiman, Jerman Kecam Israel

Ngotot Bangun Pemukiman, Jerman Kecam Israel

News | Kamis, 26 Januari 2017 | 06:46 WIB

Presiden Palestina Kecam Pembangunan Ribuan Rumah Israel

Presiden Palestina Kecam Pembangunan Ribuan Rumah Israel

News | Rabu, 25 Januari 2017 | 08:22 WIB

Israel Penjarakan Remaja Palestina di Kasus Lalu Lintas

Israel Penjarakan Remaja Palestina di Kasus Lalu Lintas

News | Selasa, 24 Januari 2017 | 06:15 WIB

Terkini

Menghadapi Infertilitas dan Pentingnya Pendampingan Tepat bagi Pasangan Usia Subur

Menghadapi Infertilitas dan Pentingnya Pendampingan Tepat bagi Pasangan Usia Subur

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 06:19 WIB

Tok! MK Tolak Gugatan Ijazah Gibran

Tok! MK Tolak Gugatan Ijazah Gibran

Foto | Rabu, 07 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Kalbar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:19 WIB

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:11 WIB

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Sumsel | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:05 WIB

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:00 WIB

×