Mensesneg Pastikan Grasi Antasari Tak Bermuatan Politik

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Rabu, 15 Februari 2017 | 12:37 WIB
Mensesneg Pastikan Grasi Antasari Tak Bermuatan Politik
Mantan Ketua KPK Antasari Azhar bersama adik mendiang Nasruddin Zulkarnaen, Andi Syamsudin, saat jumpa pers usai memberikan laporan terkait kasus SMS gelap tahun 2011 lalu, di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (14/2/2017). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Menteri Sekretaris Negara Pratikno menyatakan bahwa grasi yang diberikan oleh Presiden Joko Widodo kepada mantan Ketua KPK Antasari Azhar sesuai Undang-Undang dan melalui saran dari Mahkamah Agung.

Hal ini ditegaskan Pratikno menjawab tudingan mantan presiden sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menyebut pemberian grasi kepada Antasari oleh Jokowi bermotif politik.

"Mengenai pertanyaan prihal pemberian grasi kepada saudara Antasari saya ingin tegaskan, Presiden itu merujuk kepada sebagaimana diperintahkan konstitusi. ‎Jadi kalau anda baca UUD, presiden dalam memberikan grasi itu harus memperhatikan, mempertimbangkan Mahkamah Agung. Jadi prosedur itu dilalui betul oleh Presiden," kata Pratikno kepada wartawan di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/2/2017).

Pratikno pun tampak memegang dokumen-dokumen terkait pemberian grasi Antasari tersebut‎. Dia menambahkan, selain melalui pertimbangan MA, Presiden juga telah meminta pertimbangan dari Jaksa Agung, Menko Polhukam dan Menkum HAM dalam pemberian grasi itu.

"Mahkamah Agung telah memberikan pertimbangan tersebut, yang isinya adalah pantas diberi grasi. Atas rujukan itu presiden memberikan grasi," ujar dia.

Maka dari itu, Pratikno meminta kepada semua pihak, termasuk SBY agar tidak mengait-ngaitkan pemberian grasi tersebut dengan situasi politik dalam Pilkada DKI.

"Saya kira jangan dihubung-hubungkan. Ini dengan apa, agenda apa. Jadi kami sudah merujuk kepada proses yang berlaku dan sebagaimana dinyatakan dalam UUD kiita. Jadi itu saja, clear," tegas dia.

Dia menambahkan, bahwa grasi Antasari ini bukan yang pertama diberikan Jokowi. Sebelumnya ada ratusan grasi yang diberikan Jokowi.

"Ini bukan grasi pertama, ada ratusan grasi diberikan presiden. Jadi jangan dihubung-hubungkan terus dengan Istana. Kita kembalikan saja secara proporsional, bahwa grasi diberikan dengan biasa," tandas dia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PDIP Persilakan Antasari Azhar Jika Ingin Gabung

PDIP Persilakan Antasari Azhar Jika Ingin Gabung

News | Rabu, 15 Februari 2017 | 12:01 WIB

Antasari Aman Jika Punya Bukti Rekayasa Kasus Pembunuhan

Antasari Aman Jika Punya Bukti Rekayasa Kasus Pembunuhan

News | Rabu, 15 Februari 2017 | 11:41 WIB

PDIP Bertanya Kenapa SBY Serang Jokowi Tiap Punya Masalah

PDIP Bertanya Kenapa SBY Serang Jokowi Tiap Punya Masalah

News | Rabu, 15 Februari 2017 | 10:42 WIB

Napi Rutan Pondok Bambu Bingung SBY Sering Curhat di Twitter

Napi Rutan Pondok Bambu Bingung SBY Sering Curhat di Twitter

News | Rabu, 15 Februari 2017 | 10:24 WIB

Jika Laporan Antasari Tak Dituntaskan, Elite akan Perang Terbuka

Jika Laporan Antasari Tak Dituntaskan, Elite akan Perang Terbuka

News | Rabu, 15 Februari 2017 | 09:53 WIB

Demokrat: Kalau Agus Kalah Berarti Serangan Antasari Berhasil

Demokrat: Kalau Agus Kalah Berarti Serangan Antasari Berhasil

News | Rabu, 15 Februari 2017 | 08:11 WIB

Gara-gara Merasa Si Kuat Injak Si Lemah, SBY Disuruh ke On Clinic

Gara-gara Merasa Si Kuat Injak Si Lemah, SBY Disuruh ke On Clinic

News | Rabu, 15 Februari 2017 | 00:04 WIB

Merasa Dizalimi, SBY: "Saya Percaya Keadilan Allah Akan Datang"

Merasa Dizalimi, SBY: "Saya Percaya Keadilan Allah Akan Datang"

News | Selasa, 14 Februari 2017 | 22:53 WIB

SBY Resmi Laporkan Antasari ke Bareskrim

SBY Resmi Laporkan Antasari ke Bareskrim

News | Selasa, 14 Februari 2017 | 22:40 WIB

Dapat Grasi dari Jokowi, SBY Sudah Menduga 'Serangan' Antasari

Dapat Grasi dari Jokowi, SBY Sudah Menduga 'Serangan' Antasari

News | Selasa, 14 Februari 2017 | 22:37 WIB

Terkini

Jenazah ABK Arupadhatu 1 Dimakamkan, 7 Korban Masih Hilang

Jenazah ABK Arupadhatu 1 Dimakamkan, 7 Korban Masih Hilang

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 08:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Cerah Berawan hingga Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Cerah Berawan hingga Hujan Ringan

News | Jum'at, 25 September 2026 | 07:59 WIB

Cara Membuat Kue Bolu dengan Magic Com, Hasil Lembut Matang Merata Anti Gagal

Cara Membuat Kue Bolu dengan Magic Com, Hasil Lembut Matang Merata Anti Gagal

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 07:54 WIB

Uang Kertas Bertanda Tangan Menkeu Purbaya Masih Terus Dicetak

Uang Kertas Bertanda Tangan Menkeu Purbaya Masih Terus Dicetak

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 07:49 WIB

Sandal Tertinggal di Bibir Pantai, Remaja 17 Tahun Hilang di Laut Pesisir Barat

Sandal Tertinggal di Bibir Pantai, Remaja 17 Tahun Hilang di Laut Pesisir Barat

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 07:46 WIB

Langsung Telepon Atlet! Prabowo Ucapkan Selamat Usai Indonesia Sabet Emas Pertama Asian Games 2026

Langsung Telepon Atlet! Prabowo Ucapkan Selamat Usai Indonesia Sabet Emas Pertama Asian Games 2026

News | Jum'at, 25 September 2026 | 07:43 WIB

Modus Licik Dua Eks Petugas BUMN di Pacitan: 286 KTP Warga Dibajak demi Kredit Fiktif Rp681 Juta

Modus Licik Dua Eks Petugas BUMN di Pacitan: 286 KTP Warga Dibajak demi Kredit Fiktif Rp681 Juta

Jatim | Jum'at, 25 September 2026 | 07:30 WIB

IHSG Dibayangi Aksi Asing Kabur Bawa Rp1,42 Triliun: Analis Beri Rekomendasi Saham Ini

IHSG Dibayangi Aksi Asing Kabur Bawa Rp1,42 Triliun: Analis Beri Rekomendasi Saham Ini

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 07:28 WIB

Perbedaan Chemical, Physical, dan Hybrid Sunscreen: Mana yang Paling Cocok untuk Jerawat?

Perbedaan Chemical, Physical, dan Hybrid Sunscreen: Mana yang Paling Cocok untuk Jerawat?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 07:25 WIB

Indonesia Desak PBB Hentikan Impunitas Penyerang Pekerja Kemanusiaan di Zona Konflik

Indonesia Desak PBB Hentikan Impunitas Penyerang Pekerja Kemanusiaan di Zona Konflik

News | Jum'at, 25 September 2026 | 07:24 WIB

×