Indonesia Akan Bicara Gerakan Intifada Palestina di Iran

Tomi Tresnady | Suara.com

Senin, 20 Februari 2017 | 08:10 WIB
Indonesia Akan Bicara Gerakan Intifada Palestina di Iran
Presiden Joko Widodo (kiri) dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas tersenyum hangat saat bertemu dalam acara KTT Luar Biasa Organisasi Kerjasama Islam (OKI) di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Minggu (6/3/2016).

Suara.com - Upaya rakyat Palestina belum berakhir dalam memperjuangkan kebebasan mereka dari pendudukan Israel sejak 1948 saat bangsa penjajah tersebut mengumumkan berdirinya negara itu di tanah suci Umat Islam tersebut.

Gerakan perlawanan rakyat Palestina melawan penjajah Israel yang terkenal dengan sebutan intifada pun belum membuahkan hasil.

Gerakan intifada pertama dimulai pada 1987 dan berakhir pada Setember 1993, dan gerakan intifada yang kedua atau yang disebut intifada Al-Aqsa berlangsung dari tahun 2000 hingga 2005.

Lebih dari 5.000 orang Palestina gugur dalam perjuangan merebut kemerdekaan itu dan 1.400 orang Israel tewas dalam peristiwa yang sama tersebut.

Dalam usaha mewujudkan cita-cita bangsa Palestina untuk merdeka dan mendirikan negara Palestina, berbagai kegiatan telah diselenggarakan tak hanya oleh Palestina tapi juga oleh beberapa negara lain seperti Iran yang akan menjadi tuan rumah Konferensi Internasional ke-6 Dalam Mendukung Gerakan Intifada Palestina di Teheran pada 21-22 Februari 2017.

Atas dasar undang-undang Iran tentang dukungan bagi rakyat Palestina, Parlemen negara tersebut telah menyelenggarakan konferensi internasional dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina selama lima kali.

Konferensi pertama dilaksanakan pada 19-22 Oktober 1991 yang disusul dengan konferensi yang ke-2 pada 24-25 April 2001, yang ke-3 pada 14-15 April, 2005, ke-4 pada 4-5 Maret, 2009 dan ke-5 pada 1-2 Oktober 2011.

Parlemen Iran menyelenggarakan semua konferensi tersebut di Teheran yang dihadiri oleh anggota parlemen,tokoh politik, budayawan dan ahli di bidang ilmu pengetahuan dari berbagai negara di dunia.

Seorang Pejabat Diplomasi Publik di Kedutaan Besar Iran di Jakarta, Ali Pahlevani Rad mengatakan baru-baru ini bahwa konferensi yang digelar oleh Parlemen Iran tersebut akan dihadiri oleh beberapa anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Indonesia.

Salah seorang anggota Parlemen Indonesia diharapkan menjadi pembicara di konferensi tersebut yang juga akan dihadiri oleh perwakilan dari salah satu partai politik di Palestina, Hamas.

Menurut Kantor Berita Iran, IRNA, konferensi tersebut akan dihadiri oleh 80 delegasi asing dari berbagai negara di dunia, 700 tamu asing dan perwakilan organisasi pro-Palestina juga akan berpartisipasi dalam kegiatan itu yang diawali dengan pesan dari pemimpin tertinggi Revolusi Islam Iran, Ayatollah Seyed Ali Khamenei.

Ali Pahlevani menjelaskan, dalam rangkaian kunjungan ke Iran tersebut, anggota DPR dan DPD Indonesia juga dijadwalkan bertemu dengan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Iran, Ali Larijani.

Pada kesempatan kunjungan ke negeri para Ayatollah itu, ketua DPD Indonesia, H. Mohammad Saleh juga akan memberi kuliah umum tentang Islam dan demokrasi di Universitas Teheran sebelum melakukan pertemuan dengan masyarakat Indonesia di Wisma Indonesia Kedutaan Besar Indonesia di Teheran, dan menghadiri Forum Silaturrahim Pelajar Indonesia di Universitas Teheran.

Peran Indonesia Di antara negara-negara yang mendukung perjuangan rakyat Palestina untuk merdeka adalah Indonesia yang atas dasar amanat Undang-Undang Dasar 1945 telah menyelenggarakan berbagai kegiatan seperti Konferensi Asia Afrika di Bandung, Jawa Barat, pada 19-24 April 2015.

Pada peringatan ke-60 Konferensi Asia-Afrika tersebut, tiga dokumen utama telah dihasilkan yang satu di antaranya adalah Deklarasi Palestina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lelaki Palestina Jadi Ayah saat Berusia Nyaris 100 Tahun

Lelaki Palestina Jadi Ayah saat Berusia Nyaris 100 Tahun

News | Senin, 06 Februari 2017 | 19:12 WIB

Wapres JK Dukung Palestina Larang Benderanya Dibawa-bawa Berdemo

Wapres JK Dukung Palestina Larang Benderanya Dibawa-bawa Berdemo

News | Kamis, 26 Januari 2017 | 15:06 WIB

Pria Palestina Ditembak Mati Tentara Israel

Pria Palestina Ditembak Mati Tentara Israel

News | Kamis, 26 Januari 2017 | 06:51 WIB

Ngotot Bangun Pemukiman, Jerman Kecam Israel

Ngotot Bangun Pemukiman, Jerman Kecam Israel

News | Kamis, 26 Januari 2017 | 06:46 WIB

Palestina Minta Benderanya Tak Dipakai dalam Demo di Indonesia

Palestina Minta Benderanya Tak Dipakai dalam Demo di Indonesia

News | Rabu, 25 Januari 2017 | 16:40 WIB

Presiden Palestina Kecam Pembangunan Ribuan Rumah Israel

Presiden Palestina Kecam Pembangunan Ribuan Rumah Israel

News | Rabu, 25 Januari 2017 | 08:22 WIB

Israel Penjarakan Remaja Palestina di Kasus Lalu Lintas

Israel Penjarakan Remaja Palestina di Kasus Lalu Lintas

News | Selasa, 24 Januari 2017 | 06:15 WIB

Remaja Palestina Tewas Diterjang Enam Tembakan Tentara Israel

Remaja Palestina Tewas Diterjang Enam Tembakan Tentara Israel

News | Selasa, 17 Januari 2017 | 09:27 WIB

Palestina Minta Dukungan Indonesia Bahas Perdamaian Timur Tengah

Palestina Minta Dukungan Indonesia Bahas Perdamaian Timur Tengah

News | Selasa, 17 Januari 2017 | 06:38 WIB

Presiden Palestina: Resolusi DK PBB Landasan Hukum Penyelesaian

Presiden Palestina: Resolusi DK PBB Landasan Hukum Penyelesaian

News | Senin, 26 Desember 2016 | 05:48 WIB

Terkini

Amien Rais Desak Reshuffle Total: Akui Kesalahan Tak Bikin Prabowo Jadi Pemimpin Tempe

Amien Rais Desak Reshuffle Total: Akui Kesalahan Tak Bikin Prabowo Jadi Pemimpin Tempe

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:18 WIB

AS Rencanakan Serangan Baru ke Iran? Puluhan Pesawat Amunisi

AS Rencanakan Serangan Baru ke Iran? Puluhan Pesawat Amunisi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:16 WIB

Awas Ancaman Hantavirus! Jangan Asal Bersihkan Kotoran Tikus, Ini Tips Amannya

Awas Ancaman Hantavirus! Jangan Asal Bersihkan Kotoran Tikus, Ini Tips Amannya

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:10 WIB

Operasi Pencarian Kapal Migran WNI yang Tenggelam di Malaysia Resmi Dihentikan

Operasi Pencarian Kapal Migran WNI yang Tenggelam di Malaysia Resmi Dihentikan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:00 WIB

Saling Terhubung via HT, 21 'Sniper' Pasang Badan Jaga Kampung Narkoba di Samarinda Selama 4 Tahun!

Saling Terhubung via HT, 21 'Sniper' Pasang Badan Jaga Kampung Narkoba di Samarinda Selama 4 Tahun!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:51 WIB

Dibanding Era Habibie, Tekanan Rupiah Kini Dinilai Lebih Berat karena Utang Luar Negeri Membengkak

Dibanding Era Habibie, Tekanan Rupiah Kini Dinilai Lebih Berat karena Utang Luar Negeri Membengkak

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:50 WIB

Perang AS - Iran Makin Parah, Donald Trump Lakukan Hal Tak Terduga Ini

Perang AS - Iran Makin Parah, Donald Trump Lakukan Hal Tak Terduga Ini

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:47 WIB

Mendagri Apresiasi Inflasi 2,42 Persen, Minta Pemda Waspadai Dampak Geopolitik Global

Mendagri Apresiasi Inflasi 2,42 Persen, Minta Pemda Waspadai Dampak Geopolitik Global

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:42 WIB

Nama Hakim dan Dosen UGM Diduga Dicatut di Struktur Yayasan Daycare Little Aresha

Nama Hakim dan Dosen UGM Diduga Dicatut di Struktur Yayasan Daycare Little Aresha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:39 WIB

Anggota DPR Sentil Prabowo: Orang Desa Bukan Hidup di Zaman Batu, Pasti Terasa Kalau Dolar Naik

Anggota DPR Sentil Prabowo: Orang Desa Bukan Hidup di Zaman Batu, Pasti Terasa Kalau Dolar Naik

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:37 WIB