Sopir Angkot Tabrak Pengemudi Ojek Online di Bogor Ternyata Hoax

Tomi Tresnady

Senin, 20 Maret 2017 | 23:15 WIB
Sopir Angkot Tabrak Pengemudi Ojek Online di Bogor Ternyata Hoax
Wali Kota Bogor Bima Arya. (suara.com/Pebriansyah Ariefana)

Suara.com - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto memastikan situasi dan kondisi di Kota Bogor aman terkendali pascakericuhan yang terjadi antara sopir angkot dan pengendara ojek "online", Senin (20/3/2017).

Bima juga mengkonfirmasi tidak ada aksi pembakaran angkot wilayahnya, seperti yang beredar melalui pesan berantai melalui jaringan grup WhatsApp. Selain itu, kabar sopir angkot tabrak pengemudi ojek "online" juga ternyata hoax

"Tidak ada pembakaran angkot, saya sudah liat foto-foto yang beredar ada angkot dibakar, wajah korban pengemudi ojek "online" yang babak belur. Itu tidak benar, tidak terjadi di wilayah Kota Bogor," kata Bima, seperti dilaporkan Antara.

Bima beserta jajaran Kodim 0606 dan Polresta Bogor Kota telah turun ke lapangan dan menjenguk korban pengendara ojek online yang diisukan ditabrak oleh sopir angkot.

Menurut Bima, pengendara ojek "online" tersebut sedang "off" atau tidak sedang beroperasi dan juga tidak menggunakan atribut ojek "online". Tukang ojek itu mengalami kecelakaan saat berkendaraan dan kakinya patah.

"Ini murni kecelakaan. Jadi tidak benar ada yang sopir angkot yang menabrak," katanya.

Bima menyebutkan, keributan yang terjadi antara sopir angkot dan ojek "online" terjadi karena beredarnya isu adanya pengendara ojek "online" yang ditabrak sopir angkot.

Hal tersebut memicu terjadinya aksi bentrok antara sopir angkot dan pengendara ojek "online" di Jalan Soleh Iskandar masuk wilayah hukum Kota Bogor.

"Kami sudah konfirmasi, tidak benar pengendara ojek 'online' ini ditabrak supir, memang benar tertabrak, tapi murni karena kecelakaan bukan ditabrak sopir angkot," katanya.

baca juga

Ia mengatakan, keributan terjadi antara angkot trayek 32 yang merupakan angkot wilayah Kabupaten Bogor dan beroperasi di wilayah perbatasan Kota Bogor dengan pengendara ojek "online".

"Kami sudah melakukan dialog dengan pengemudi ojek 'online' dan mencoba untuk menenangkan situasi. Aparat juga melakukan penyelidikan serta memproses secara hukum," kata Bima.

Untuk mengantisipasi pemogokan sopir angkot, pihaknya telah mengerahkan armada milik Satpol PP dibantu Kodim 0606 dan Polresta Bogor Kota untuk mengakomodir warga yang tidak terakomodasi oleh angkutan umum.

"Kami juga sudah menyiapkan antisipasi untuk esok hari. Berkoordinasi dengan Organda kota maupun kabupaten, serta pengemudi online ini," katanya.

Bima menambahkan, harus ada pengaturan mengenai keberadaan transportasi "online", baik dari pusat hingga ke tingkat daerah.

"Intinya semua mau diatur, jadi harus ada percepatan pengaturan online ini," katanya.

Bima juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan foto-foto yang belum terkonfirmasi keaslian sumbernya karena dapat memperkeruh kisruh antara sopir dan pengendara "online".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi: Pelaku Pembunuhan Anggota FBR Bukan dari Kelompok Kei

Polisi: Pelaku Pembunuhan Anggota FBR Bukan dari Kelompok Kei

News | Rabu, 15 Maret 2017 | 02:32 WIB

Presiden Jokowi Pamer Anak Kambing di Facebook

Presiden Jokowi Pamer Anak Kambing di Facebook

Tekno | Senin, 13 Maret 2017 | 22:51 WIB

Bentrok dengan LSM, Belasan Debt Collector Diamankan

Bentrok dengan LSM, Belasan Debt Collector Diamankan

News | Jum'at, 10 Maret 2017 | 00:03 WIB

Kawan Perempuannya Diganggu, Dua Kelompok Bentrok di Jayapura

Kawan Perempuannya Diganggu, Dua Kelompok Bentrok di Jayapura

News | Sabtu, 04 Maret 2017 | 03:02 WIB

Warga Bogor Ucapkan Selamat Datang Pada Raja Salman

Warga Bogor Ucapkan Selamat Datang Pada Raja Salman

News | Rabu, 01 Maret 2017 | 14:44 WIB

Bima Arya Kaget Masyarakat Kumpul Lebih Awal Sambut Raja Salman

Bima Arya Kaget Masyarakat Kumpul Lebih Awal Sambut Raja Salman

News | Rabu, 01 Maret 2017 | 12:50 WIB

Inilah Nasi Kesukaan Raja Salman!

Inilah Nasi Kesukaan Raja Salman!

Lifestyle | Selasa, 28 Februari 2017 | 12:43 WIB

Terkini

Menlu Sugiono Terima Menlu Maxim, Bahas Pesiapan Kunjungan Presiden Republik Belarus ke Indonesia

Menlu Sugiono Terima Menlu Maxim, Bahas Pesiapan Kunjungan Presiden Republik Belarus ke Indonesia

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:09 WIB

Ironi Galian Maut Manggarai: Proyek Cegah Tawuran, Tapi Renggut Nyawa Anak

Ironi Galian Maut Manggarai: Proyek Cegah Tawuran, Tapi Renggut Nyawa Anak

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:57 WIB

Aktivis 98 Kritik Manajemen Politik Prabowo: Lamban, Bikin Rumit Situasi

Aktivis 98 Kritik Manajemen Politik Prabowo: Lamban, Bikin Rumit Situasi

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:53 WIB

Dudung Takziah ke Rumah Peserta SPPI yang Meninggal, Pastikan Pelatihan Fisik Dihapus!

Dudung Takziah ke Rumah Peserta SPPI yang Meninggal, Pastikan Pelatihan Fisik Dihapus!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:47 WIB

Amankan 10 Orang dalam OTT, KPK Minta Bupati dan Sekda Kuansing Serahkan Diri

Amankan 10 Orang dalam OTT, KPK Minta Bupati dan Sekda Kuansing Serahkan Diri

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:41 WIB

7 Alasan Hakim Andi Nilai Nadiem Makarim Seharusnya Divonis Bebas

7 Alasan Hakim Andi Nilai Nadiem Makarim Seharusnya Divonis Bebas

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:39 WIB

Bekerja di Pub Belum Tentu Korban TPPO, Polisi Buru Pelaku Lain Kasus Eltras

Bekerja di Pub Belum Tentu Korban TPPO, Polisi Buru Pelaku Lain Kasus Eltras

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:39 WIB

Belajar dari Jepang hingga Belanda, Calon Manajer KDMP Butuh Skill Bisnis, Bukan Retret Fisik

Belajar dari Jepang hingga Belanda, Calon Manajer KDMP Butuh Skill Bisnis, Bukan Retret Fisik

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:31 WIB

Sasar Anak Main HP Depan Rumah, Penjambret di Kalideres Jual Curian Buat Beli Sabu!

Sasar Anak Main HP Depan Rumah, Penjambret di Kalideres Jual Curian Buat Beli Sabu!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:22 WIB

Tak Terima Kliennya Divonis 10 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Nadiem Akan Laporkan Majelis Hakim ke KY

Tak Terima Kliennya Divonis 10 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Nadiem Akan Laporkan Majelis Hakim ke KY

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:17 WIB

×