Demi Anak-anak, Presiden Filipina Tak Ragu Bunuh Bandar Narkoba

Ardi Mandiri

Selasa, 04 April 2017 | 02:14 WIB
Demi Anak-anak, Presiden Filipina Tak Ragu Bunuh Bandar Narkoba
Presiden Filipina Rodrigo Duterte menunjukkan sejumlah foto yang diklaim bukti pembunuhan warga Muslim oleh tentara AS di era tahun 1900-an. (AFP)

Suara.com - Presiden Filipina Rodrigo Duterte, Senin, mengatakan kepada anak-anak sekolah bahwa ia tidak akan ragu membunuh guna melindungi mereka dari bencana obat terlarang dan mendorong mereka mendaftar sebagai tentara untuk membela negara dari musuh.

Saat berbicara dalam acara Pramuka di istana presiden, Duterte tidak berbasa-basi, dengan mengatakan ia akan membunuh pengedar "jika Anda menyentuh anak-anak kami".

Duterte berulang kali menolak kecaman internasional tentang perang berdarah terhadap obat-obatan terlarang, saat lebih dari 8.000 orang tewas sejak dia berkuasa pada 30 Juni tahun lalu.

Polisi mengambil tanggung jawab untuk sepertiga dari kematian itu, dengan mengutip membela diri selama gerakan anti-narkotika.

Duterte juga mengatakan ia berencana untuk mengembalikan pelatihan militer dasar n di perguruan tinggi untuk menanamkan disiplin, meningkatkan tindakan keras pemerintah terhadap narkotika.

"Saya perlu tentara, saya perlu Pramuka. Siapa yang ingin menjadi tentara? "tanyanya." Saya bergantung pada kalian, apakah kalian siap? Jawab saya, anak-anak. Selalu mencintai negara." Duterte mengatakan negara telah menjadi terlalu libertarian saat anak muda menolak Pramuka dan program pelatihan militer dan mengonsumsi alkohol, melakukan perkelahian jalanan dan obat-obatan terlarang.

Pada Maret, seorang pensiunan polisi Filipina, dalam dengar pendapat dengan Senat mengaku membunuh hampir 200 orang saat menjadi anggota "pasukan jagal" di bawah Presiden Rodrigo Duterte saat masih menjabat wali kota Davao.

Arturo Lascanas mengaku berbohong pada sidang sama --untuk menyelidiki pembunuhan di luar hukum di bawah Duterte-- pada Oktober.

Dia terpaksa berbohong karena khawatir akan keselamatan keluarganya dan mendapat perintah dari kepolisian untuk "membantah semua hal".

Lascanas mengatakan membunuh 300 orang, sekitar 200 di antaranya saat menjadi anggota "pasukan jagal Davao". Dia terakhir kali menewaskan orang pada 2015.

Selain itu, Lascanas juga mengungkap dua pembunuhan yang dia lakukan terhadap pengkritik Duterte setelah mendapat instruksi dari seorang pengawal Duterte--yang saat itu masih menjadi wali kota.

Lascanas, yang sempat menangis di depan media saat pertama kalinya mengungkap cerita rahasianya dua pekan lalu, adalah orang kedua yang bersaksi di hadapan Senat terkait dugaan keterlibatan Duterte terhadap pasukan jagal anti-narkoba.

Pembela Duterte menolak tudingan tersebut dan menyebutnya sebagai rekayasa untuk merongrong sang pemimpin dan kebijakan anti-narkotikanya.

Duterte sendiri telah berulangkali membantah telah terlibat dalam pembunuhan ekstra judisial, baik sebagai presiden maupun selama 22 tahun menjabat sebagai wali kota Davao. Kepala kepolisian nasional Ronald dela Rosa, mantan kepala polisi kota Davao di bawah Duterte, menyebut keberadaan pasukan jagal tersebut sebagai mitos yang diciptakan oleh media.

Sementara itu, sejumlah kelompok pembela hak asasi manusia mencatat sekitar 1.400 pembunuhan mencurigakan di Davao saat Duterte menjadi wali kotanya. Mereka juga mengkritik kebijakan perang narkotika itu, yang menimbulkan dampak sama. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gerilyawan Komunis Terima Tawaran Gencatan Senjata Duterte

Gerilyawan Komunis Terima Tawaran Gencatan Senjata Duterte

News | Sabtu, 01 April 2017 | 14:49 WIB

Filipina Kecam Film Ini karena Dianggap Lecehkan Presiden Duterte

Filipina Kecam Film Ini karena Dianggap Lecehkan Presiden Duterte

News | Selasa, 07 Maret 2017 | 20:05 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×