Teroris Beli Paspor di "Web Gelap"

Dythia Novianty

Minggu, 07 Mei 2017 | 20:45 WIB
Teroris Beli Paspor di "Web Gelap"
Ilustrasi paspor Inggris. [Shutterstock]

Suara.com - Waspadalah! Beberapa paspor Inggris diketahui telah dibeli di "Web Gelap" oleh para teroris seharga 750 Euro (Rp10 jutaan). 

Rob Wainwright, yang mengepalai kepolisian UE, mengatakan hal tersebut diungkap para teroris melalui jaringan internet yang tersembunyi. Dia mengatakan bahwa hal itu membuat gerakan bawah tanah para teroris akan semakin luas dan sulit dipantau para petugas.

Dirinya sangat prihatin dengan perdagangan paspor curian tersebut.

"Itu berarti penjahat dan teroris mendapatkan barang-barang kriminal dengan cara lebih aman, membuat lebih sulit ... untuk melihat apa yang sedang terjadi dan siapa yang melakukannya," ucapnya.

Menurut penelitian oleh perusahaan pengiriman HM Transpor Demokrat Liberal DX, telah kehilangan 1.291 paspor sejak 2011.

"Ini menunjukkan bagaimana gerombolan penjahat dan bahkan teroris berpotensi mencoba masuk dan menggunakan paspor orang lain. Ini berisiko bagi keamanan nasional," kata Tim Farron, pemimpin partai tersebut.

Perdagangan paspor curian hanyalah manifestasi terbaru bagaimana web gelap terekploitasi.

Pada bulan Oktober tahun lalu, sebuah penyelidikan oleh BBC South East menemukan bahwa tiket kereta api palsu dijual di web gelap oleh kelompok Robin Hood yang mengaku bertindak atas nama penumpang yang marah dengan harga kereta api yang tinggi.

Periset di King's College, London menemukan bahwa Browser Tor, merancang untuk menutupi identitas orang secara online, digunakan untuk tujuan ilegal.

baca juga

Mereka menemukan bahwa 57 persen situs yang dirancang untuk browser digunakan memfasilitasi aktivitas kriminal, termasuk obat-obatan terlarang, keuangan gelap, dan pornografi yang ekstrem. [The Telegraph]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Filipina: Ulama Syiah Jadi Target Paket Bom

Polisi Filipina: Ulama Syiah Jadi Target Paket Bom

News | Minggu, 07 Mei 2017 | 15:10 WIB

Teroris Meledakan Diri saat Ingin Ditangkap Densus Bangladesh

Teroris Meledakan Diri saat Ingin Ditangkap Densus Bangladesh

News | Minggu, 07 Mei 2017 | 14:36 WIB

Dikira Teroris, Menteri Somalia Tewas Ditembak Pengawal

Dikira Teroris, Menteri Somalia Tewas Ditembak Pengawal

News | Jum'at, 05 Mei 2017 | 12:05 WIB

Dua Jenazah Terduga Pelaku Teror Tuban Dipulangkan

Dua Jenazah Terduga Pelaku Teror Tuban Dipulangkan

News | Rabu, 12 April 2017 | 02:03 WIB

Barang Bukti Terduga Teroris Tuban Dibawa ke Polda Jatim

Barang Bukti Terduga Teroris Tuban Dibawa ke Polda Jatim

News | Minggu, 09 April 2017 | 22:13 WIB

Terkini

Mengenang KH Syukron Mamun, Pengasuh Daarul Rahman yang Tutup Usia di Umur 84 Tahun

Mengenang KH Syukron Mamun, Pengasuh Daarul Rahman yang Tutup Usia di Umur 84 Tahun

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:07 WIB

Kebakaran Gudang Kapal Fiber di Kepulauan Seribu, Ini Kronologinya

Kebakaran Gudang Kapal Fiber di Kepulauan Seribu, Ini Kronologinya

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Kenshi Yonezu Umumkan Tur Dunia 2027, Siap Konser di 10 Kota

Kenshi Yonezu Umumkan Tur Dunia 2027, Siap Konser di 10 Kota

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Apakah 180 BPM Normal saat Lari? Ini Cara Menghitung Heart Rate Sesuai Usia

Apakah 180 BPM Normal saat Lari? Ini Cara Menghitung Heart Rate Sesuai Usia

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:46 WIB

IHSG Kebakaran Hingga Polisi Turun Tangan, IHSG Kini Selangkah Lagi Setara Zimbabwe?

IHSG Kebakaran Hingga Polisi Turun Tangan, IHSG Kini Selangkah Lagi Setara Zimbabwe?

Bisnis | Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:44 WIB

Catat! Ini Cara Memilih Parfum Sesuai Karakter, Mulai dari Aroma Floral hingga Warm

Catat! Ini Cara Memilih Parfum Sesuai Karakter, Mulai dari Aroma Floral hingga Warm

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:42 WIB

Synchronize Fest 2026: Barasuara dan Penonton Bersatu Suarakan Isu Karhutla

Synchronize Fest 2026: Barasuara dan Penonton Bersatu Suarakan Isu Karhutla

Video | Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:40 WIB

Kapolda Riau Minta Polisi Cepat Tangani Laporan: Jangan Nunggu Viral!

Kapolda Riau Minta Polisi Cepat Tangani Laporan: Jangan Nunggu Viral!

Riau | Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:37 WIB

Urutan Skincare Wardah Crystal Secret Pagi dan Malam yang Benar, Kulit Kusam Auto Cerah

Urutan Skincare Wardah Crystal Secret Pagi dan Malam yang Benar, Kulit Kusam Auto Cerah

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:30 WIB

WALHI Desak Penegakan Hukum Karhutla Tak Hanya Sasar Pelaku Lapangan

WALHI Desak Penegakan Hukum Karhutla Tak Hanya Sasar Pelaku Lapangan

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:30 WIB

×