Empat Orang Kaya Kekayaannya Sama dengan 100 Juta Warga Miskin

Siswanto | Dian Rosmala | Suara.com

Rabu, 14 Juni 2017 | 20:47 WIB
Empat Orang Kaya Kekayaannya Sama dengan 100 Juta Warga Miskin
Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia Chusnul Mar'iyah [suara.com/Dian Rosmala]
Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia Chusnul Mar'iyah pertanyakan dimana posisi Indonesia di tengah kecamuk politik internasional dan tantangan globalisasi saat ini. Negara Indonesia yang dikenal kaya akan sumber daya alam tak henti-hentinya mengimpor kebutuhan pokok.

"80 persen kebutuhan garam industri Indonesia, itu impor dari Australia. Negara mana yang dikasih barokah oleh Tuhan isinya garam, kenapa tidak bersyukur," kata Chusnul dalam seminar bertajuk Memotret Nasionalisme Baru Indonesia di Balai Kartini, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (14/6/2017).

Mestinya, kata dia, negara hadir untuk menjaga para petani garam agar bisa memproduksi, dan menjaga kedaulatan dan ketahanan pangan. Jadi tidak hanya bicara soal ketahanan melulu.

Mantan anggota KPU mengatakan hal yang dibutuhkan untuk menambah kedaulatan nasionalisme Indonesia saat ini, adalah kadaulatan martabat bangsa. Dalam konteks ini, harus diperjelas, dimana posisi kedaulatan identitas bangsa di mata bangsa asing.

"Kalau kita bicara sumber daya alam, siapa yang mengeksploitasi? Negara Indonesia sangat kaya raya dengan sumber daya alam, tetapi rakyatnya miskin," tutur Chusnul.

Ia menyebutkan empat orang terkaya di Indonesia sama kekayaannya dengan 100 juta rakyat miskin di Indonesia, bagaimana mau bicara disparitas?  

Sebanyak 74 persen tanah dikuasai oleh satu persen orang kaya Indonesia, 49 persen kekayaan dikuasai oleh satu persen orang kaya, katanya.

"Kalau bertanya kebenarannya, itu saya kutip dari buku Paradoks Indonesia," kata Chusnul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

700 Bahasa Daerah Terancam Punah! Warisan Budaya Indonesia di Ujung Tanduk?

700 Bahasa Daerah Terancam Punah! Warisan Budaya Indonesia di Ujung Tanduk?

Your Say | Kamis, 16 Oktober 2025 | 12:27 WIB

Sirene Darurat Intoleransi Meraung, Alissa Wahid Ajak Bangsa Kembali ke DNA Asli

Sirene Darurat Intoleransi Meraung, Alissa Wahid Ajak Bangsa Kembali ke DNA Asli

News | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 23:56 WIB

Bukan karena Ultah Prabowo, Fadli Zon soal HKN: 17 Oktober Bertepatan Lahirnya Bhinneka Tunggal Ika

Bukan karena Ultah Prabowo, Fadli Zon soal HKN: 17 Oktober Bertepatan Lahirnya Bhinneka Tunggal Ika

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 20:12 WIB

Berbeda Itu Menyenangkan! Serunya Panen Karya P5 di SMA Negeri 1 Purwakarta

Berbeda Itu Menyenangkan! Serunya Panen Karya P5 di SMA Negeri 1 Purwakarta

Your Say | Senin, 26 Mei 2025 | 07:38 WIB

Menkomdigi: Bhinneka Tunggal Ika Harus Konsisten Dipromosikan ke Dunia Internasional

Menkomdigi: Bhinneka Tunggal Ika Harus Konsisten Dipromosikan ke Dunia Internasional

Bisnis | Jum'at, 22 November 2024 | 05:43 WIB

Memaknai Butir Pancasila dan Lambangnya: Pondasi Kejayaan Bangsa Indonesia

Memaknai Butir Pancasila dan Lambangnya: Pondasi Kejayaan Bangsa Indonesia

Lifestyle | Rabu, 31 Juli 2024 | 10:58 WIB

RONA: Fenomena Anti Kritik dan Ancaman Besarnya Terhadap Keberagaman

RONA: Fenomena Anti Kritik dan Ancaman Besarnya Terhadap Keberagaman

Your Say | Minggu, 21 Agustus 2022 | 07:09 WIB

Bhinneka Tunggal Tawa: Berbeda-beda Ternyata Sama Saja

Bhinneka Tunggal Tawa: Berbeda-beda Ternyata Sama Saja

Your Say | Rabu, 15 Juni 2022 | 08:02 WIB

Terkini

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:12 WIB

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:05 WIB

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:01 WIB

Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia

Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:00 WIB

Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar

Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:27 WIB

Presiden Prabowo Tegas! Jenderal Pun Bisa Disikat Jika Tak Sejalan Reformasi TNI-Polri

Presiden Prabowo Tegas! Jenderal Pun Bisa Disikat Jika Tak Sejalan Reformasi TNI-Polri

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:21 WIB